alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Vera ke Ajang Nasional, Sella ke Lomba Tingkat Provinsi

Anak-Anak Istimewa Semangat Meraih Prestasi

Dua siswa ini, Veranica Imanuella Kalameha dan Sella Afiamita, jadi lebih istimewa dengan bakat yang dipunya. Keterbatasan fisik yang ada tidak menghalangi mereka mendulang prestasi. Jika Vera menyanyi, Sella mampu memoles wajah dengan makeup karakter. Keduanya tengah bersiap mengikuti lomba di ajang nasional dan tingkat provinsi Jawa Timur.

Rizky Putri Pratimi
Wartawan Radar Sidoarjo

Ditemui di Sekolah Luar Biasa (SLB) Harmoni, Vera dan Sella tengah sibuk berlatih. Pasalnya kedua siswa istimewa ini akan dikirim ke kompetisi bakat anak berkebutuhan khusus.

Vera mewakili Provinsi Jawa Timur ke Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMPLB/SMALB. Sella mewakili Kabupaten Sidoarjo ke Lomba Keterampilan Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN) SMPLB/SMALB bidang kecantikan.

Saat dijumpai di ruang guru, kemarin (20/9), mereka berlatih dengan pendampingan guru masing-masing. Seperti Vera, ia dengan seksama mendengarkan iringan piano dari sang pelatih Deny Tri Saksono.

LATIHAN: Vera terus melatih vokalnya dengan iringan piano Deny Tri Saksono sebagai persiapan mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMPLB/SMALB. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Sesuai dengan ketentuan lomba, Vera harus menyanyikan dua buah lagu. Lagu berbahasa Indonesia Semua Bisa Jadi Nyata dan berbahasa Inggris, All By Myself dari Celline Dion.

Vera menceritakan, tidak mudah menghafal lirik lagu bahasa Inggris. Vera yang memiliki keterbatasan pengelihatan ini butuh bantuan orang lain untuk menghafal dan mengucapkan kosakata bahasa Inggris dengan benar. “Dibantu mama,” katanya polos.

Sementara itu, di sudut lain ruang guru itu, Sella tengah asyik menggambar sketsa sisik ular pada wajahnya. Menggambarkan karakter Nyi Blorong, sesuai tema lomba Budaya Nusantara.

Agar tampil maksimal, makeup karakter tersebut harus dibuat sedetil mungkin. Dari wajah hingga dada. Busana dan aksesoris yang dikenakan juga mendukung makeup yang dibuat. “Berlatih terus, tidak ada yang susah,” ucap remaja kelahiran Sidoarjo 16 Januari 2001 ini.

Dengan bakat dan pengalamannya dalam makeup karakter, Sella sudah sering diminta orang terdekat. Terutama acara-acara karnaval di lingkungan rumahnya.

Khanif Istiqomah sebagai guru pendamping menjelaskan jika tidak paham, ia yang akan menggambarkan. “Seperti menggambar kepala ular, itu bagaimana caranya. Kasih contoh,” jelasnya. (*/nis)

Anak-Anak Istimewa Semangat Meraih Prestasi

Dua siswa ini, Veranica Imanuella Kalameha dan Sella Afiamita, jadi lebih istimewa dengan bakat yang dipunya. Keterbatasan fisik yang ada tidak menghalangi mereka mendulang prestasi. Jika Vera menyanyi, Sella mampu memoles wajah dengan makeup karakter. Keduanya tengah bersiap mengikuti lomba di ajang nasional dan tingkat provinsi Jawa Timur.

Rizky Putri Pratimi
Wartawan Radar Sidoarjo

Ditemui di Sekolah Luar Biasa (SLB) Harmoni, Vera dan Sella tengah sibuk berlatih. Pasalnya kedua siswa istimewa ini akan dikirim ke kompetisi bakat anak berkebutuhan khusus.

Vera mewakili Provinsi Jawa Timur ke Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMPLB/SMALB. Sella mewakili Kabupaten Sidoarjo ke Lomba Keterampilan Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (LKSN) SMPLB/SMALB bidang kecantikan.

Saat dijumpai di ruang guru, kemarin (20/9), mereka berlatih dengan pendampingan guru masing-masing. Seperti Vera, ia dengan seksama mendengarkan iringan piano dari sang pelatih Deny Tri Saksono.

LATIHAN: Vera terus melatih vokalnya dengan iringan piano Deny Tri Saksono sebagai persiapan mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMPLB/SMALB. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Sesuai dengan ketentuan lomba, Vera harus menyanyikan dua buah lagu. Lagu berbahasa Indonesia Semua Bisa Jadi Nyata dan berbahasa Inggris, All By Myself dari Celline Dion.

Vera menceritakan, tidak mudah menghafal lirik lagu bahasa Inggris. Vera yang memiliki keterbatasan pengelihatan ini butuh bantuan orang lain untuk menghafal dan mengucapkan kosakata bahasa Inggris dengan benar. “Dibantu mama,” katanya polos.

Sementara itu, di sudut lain ruang guru itu, Sella tengah asyik menggambar sketsa sisik ular pada wajahnya. Menggambarkan karakter Nyi Blorong, sesuai tema lomba Budaya Nusantara.

Agar tampil maksimal, makeup karakter tersebut harus dibuat sedetil mungkin. Dari wajah hingga dada. Busana dan aksesoris yang dikenakan juga mendukung makeup yang dibuat. “Berlatih terus, tidak ada yang susah,” ucap remaja kelahiran Sidoarjo 16 Januari 2001 ini.

Dengan bakat dan pengalamannya dalam makeup karakter, Sella sudah sering diminta orang terdekat. Terutama acara-acara karnaval di lingkungan rumahnya.

Khanif Istiqomah sebagai guru pendamping menjelaskan jika tidak paham, ia yang akan menggambarkan. “Seperti menggambar kepala ular, itu bagaimana caranya. Kasih contoh,” jelasnya. (*/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/