alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Wisata Air Desa Penambangan Bakal Dilengkapi Speed Boat dan Jet Ski

Bakal Dilengkapi Speed Boat dan Jet Ski di Sungai Mangetan Kanal

Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo bakal memilik ikon wisata desa baru. Yakni wisata air lengkap dengan perahu dan jet ski.

Hendrik Muchlison, Wartawan Radar Sidoarjo

Lokasi wisata yang tengah digarap itu memanfaatkan Sungai Mangetan Kanal. Tepat di pinggiran jalan raya sebelum masuk ke gerbang Desa Penambangan.

Sungainya lebar dan airnya jarang kering. Sehingga cocok untuk wisata air. Saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Penambangan juga tengah mempersiapkan ikon baru itu. Sekarang baru ada satu perahu penumpang yang tersedia di lokasi itu.

“Nanti akan ditambah 1 jet ski dan 3 speed boat,” terang Kades Penambangan Helmy Firmansyah, Rabu (18/5).

Jet ski yang bakal dioperasikan juga sempat di uji coba di lokasi tersebut. Tapi sekarang masih perlu penyesuaian mesin. Jet ski yang biasa dioperasikan di air laut membutuhkan mesin khusus saat ditaruh sungai. Mengingat banyak lumpur dan rumput liar yang bisa merusak mesin.

Menurutnya, konsep pembangunan wisata air itu tidak hanya sekedar wisata perahu atau jet ski yang asyik dinaiki masyarakat. Tapi, pemdes memiliki semangat lebih. Yakni memadukan sarana edukasi kepada masyarakat agar mau menjaga dan merawat ekosistem yang ada di Sungai Mangetan Kanal.

“Makanya nanti akan dipasang papan berisi informasi ekosistem apa saja yang ada di sungai,” tuturnya.

Pembangunan wisata itu juga tidak hanya untuk pamer. Tetapi juga memiliki tujuan membantu serapan tenaga kerja bagi warga setempat. Jika wisata ramai maka warga dapat memanfaatkan dengan berjualan. Sehingga meningkatkan perekonomian juga.

Total ada sekitar 7 titik wisata yang akan dikembangkan di Desa Penambangan. Objek lainya yang bakal digarap adalah tempat outbond, wisata kuliner, hingga rencana pembangunan waduk.

Pengembangan Desa Penambangan jadi Desa Wisata itu juga berfungsi untuk meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Beberapa tahun ini pendapatan desa juga telah menunjukkan tren positif. Dari dulu yang hanya di angka Rp 100an juta sekarang bisa di angka Rp 500an juta. (*/vga)

Bakal Dilengkapi Speed Boat dan Jet Ski di Sungai Mangetan Kanal

Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo bakal memilik ikon wisata desa baru. Yakni wisata air lengkap dengan perahu dan jet ski.

Hendrik Muchlison, Wartawan Radar Sidoarjo

Lokasi wisata yang tengah digarap itu memanfaatkan Sungai Mangetan Kanal. Tepat di pinggiran jalan raya sebelum masuk ke gerbang Desa Penambangan.

Sungainya lebar dan airnya jarang kering. Sehingga cocok untuk wisata air. Saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Penambangan juga tengah mempersiapkan ikon baru itu. Sekarang baru ada satu perahu penumpang yang tersedia di lokasi itu.

“Nanti akan ditambah 1 jet ski dan 3 speed boat,” terang Kades Penambangan Helmy Firmansyah, Rabu (18/5).

Jet ski yang bakal dioperasikan juga sempat di uji coba di lokasi tersebut. Tapi sekarang masih perlu penyesuaian mesin. Jet ski yang biasa dioperasikan di air laut membutuhkan mesin khusus saat ditaruh sungai. Mengingat banyak lumpur dan rumput liar yang bisa merusak mesin.

Menurutnya, konsep pembangunan wisata air itu tidak hanya sekedar wisata perahu atau jet ski yang asyik dinaiki masyarakat. Tapi, pemdes memiliki semangat lebih. Yakni memadukan sarana edukasi kepada masyarakat agar mau menjaga dan merawat ekosistem yang ada di Sungai Mangetan Kanal.

“Makanya nanti akan dipasang papan berisi informasi ekosistem apa saja yang ada di sungai,” tuturnya.

Pembangunan wisata itu juga tidak hanya untuk pamer. Tetapi juga memiliki tujuan membantu serapan tenaga kerja bagi warga setempat. Jika wisata ramai maka warga dapat memanfaatkan dengan berjualan. Sehingga meningkatkan perekonomian juga.

Total ada sekitar 7 titik wisata yang akan dikembangkan di Desa Penambangan. Objek lainya yang bakal digarap adalah tempat outbond, wisata kuliner, hingga rencana pembangunan waduk.

Pengembangan Desa Penambangan jadi Desa Wisata itu juga berfungsi untuk meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Beberapa tahun ini pendapatan desa juga telah menunjukkan tren positif. Dari dulu yang hanya di angka Rp 100an juta sekarang bisa di angka Rp 500an juta. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/