alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Usaha Variasi Hiasan Mahar, Digemari Calon Pengantin

Dihiasi Bunga Kering, Digemari Calon Pengantin

Mahar menjadi salah satu bagian yang penting dalam sebuah pernikahan. Ragam hiasan mahar era kini makin dikemas menarik sebelum diberikan ke calon pasangan pengantin.

Rizky Putri Pratimi Wartawan Radar Sidoarjo

Mahar untuk acara pernikahan yang unik dan berkesan masih banyak dibutuhkan pasangan calon pengantin yang hendak melangsungkan pernikahan. Hal itu tentu akan menjadi benda kenangan yang tak terlupakan bagi pasangan suami istri.

Perajin mahar di Kota Delta, Aisha Marsha Azmi mengatakan, saat ini pasangan calon pengantin menggemari tren desain rustik. Dimana mahar disusun dengan rapi dan dihias dengan rangkaian bunga asli yang dikeringkan. Dibentuk menggunakan uang mainan atau imitasi logam mulia sesuai nominal yang merepresentasikan angka-angka tertentu sebagai simbol perkawinan.

Dalam menghias mahar, Aisha banyak menggunakan varian bunny tail, coriander, baby breathe, caspia, buah pinus dan biji rotan. Lalu, dikombinasikan bunga artificial import anggrek ataupun mawar. Agar semakin menarik Aisha menambahkan dengan rangkaian kapas yang dibentuk sedemikian rupa.

“Mahar dengan hiasan bunga kering punya banyak kelebihan. Bisa jadi pajangan, perawatan mudah serta lebih awet,” ungkapnya.

Lebih elegan lagi karena dibingkai dengan kaca akrilik, berpigura kayu yang memberikan kesan natural. Bentuknya pun tidak harus persegi. Bisa oval atau bulat. Karena mahar tersebut bisa sebagai pajangan di rumah.

Untuk membuat satu buah mahar, estimasi membuatnya tiga hari. Pesanan harus masuk, paling lambat tiga minggu sebelum acara. “Tidak bisa pesan mendakak. Bahan baku bunga kering kita beli import. Harus pesan dulu,” pungkasnya. (*/vga)


Dihiasi Bunga Kering, Digemari Calon Pengantin

Mahar menjadi salah satu bagian yang penting dalam sebuah pernikahan. Ragam hiasan mahar era kini makin dikemas menarik sebelum diberikan ke calon pasangan pengantin.

Rizky Putri Pratimi Wartawan Radar Sidoarjo

Mahar untuk acara pernikahan yang unik dan berkesan masih banyak dibutuhkan pasangan calon pengantin yang hendak melangsungkan pernikahan. Hal itu tentu akan menjadi benda kenangan yang tak terlupakan bagi pasangan suami istri.

Perajin mahar di Kota Delta, Aisha Marsha Azmi mengatakan, saat ini pasangan calon pengantin menggemari tren desain rustik. Dimana mahar disusun dengan rapi dan dihias dengan rangkaian bunga asli yang dikeringkan. Dibentuk menggunakan uang mainan atau imitasi logam mulia sesuai nominal yang merepresentasikan angka-angka tertentu sebagai simbol perkawinan.

Dalam menghias mahar, Aisha banyak menggunakan varian bunny tail, coriander, baby breathe, caspia, buah pinus dan biji rotan. Lalu, dikombinasikan bunga artificial import anggrek ataupun mawar. Agar semakin menarik Aisha menambahkan dengan rangkaian kapas yang dibentuk sedemikian rupa.

“Mahar dengan hiasan bunga kering punya banyak kelebihan. Bisa jadi pajangan, perawatan mudah serta lebih awet,” ungkapnya.

Lebih elegan lagi karena dibingkai dengan kaca akrilik, berpigura kayu yang memberikan kesan natural. Bentuknya pun tidak harus persegi. Bisa oval atau bulat. Karena mahar tersebut bisa sebagai pajangan di rumah.

Untuk membuat satu buah mahar, estimasi membuatnya tiga hari. Pesanan harus masuk, paling lambat tiga minggu sebelum acara. “Tidak bisa pesan mendakak. Bahan baku bunga kering kita beli import. Harus pesan dulu,” pungkasnya. (*/vga)


Most Read

Berita Terbaru