alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Semangat Berlatih Meski Turnamen Gagal

Menengok Latihan Rutin Enam Atlet Tinju Sidoarjo

Mencari dan mendidik para calon atlet pada cabang olahraga (cabor) tinju tentu tak mudah. Selain harus telaten, motivasi harus terus menerus dilakukan. Meski jarang ada event karena pandemi, namun latihan harus tetap digelar secara rutin.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo

Sore itu, sejumlah atlet tinju Sidoarjo terlihat bersiap lapangan karpet merah GOR Delta Sidoarjo. Mereka hendak memulai latihan rutin, tiga kali dalam sepekan. Yaitu Senin, Rabu, dan Jumat. Hanya itulah yang saat ini bisa dilakukan untuk menjaga fisik atlet.

“Turnamen saat ini belum ada, kemarin ada di Banyuwangi rencananya, dan gagal karena ada Covid-19 yang gak kunjung mereda,” kata asistem pelatih, Moch Komar.

Saat ini, ada sekitar enam atlet yang terus dibina dan rutin berlatih. Umurnya pun masih cukup muda. Yaitu mulai dari 14 hingga 19 tahun. Komar mengatakan, mereka hingga saat ini memiliki semangat yang tinggi untuk tetap berlatih di tengah sepinya turnamen.

Kondisi hujan juga tak menjadi halangan bagi para atlet untuk berlatih. Jika di GOR tak bisa dipakai karena hujan, maka para atlet harus pindah ke lantai dua gedung sekretariat KONI Sidoarjo. Bahkan jika kondisi juga tak memungkinkan, kadang latihan digelar di rumah.

“Beruntung sejarang Sidoarjo punya pelatih baru, yaitu Yani Malhendo. Itu membuat para atlet semakin semangat dan ingin seperti eks mantan atlet petinju Indonesia itu,” ujar Komar.

Menurut Komar, Yani Malhendo pernah membuat juara dunia petinju asal Filipina Manny Pacquiao keder. Komar berharap nantinya para atlet di Sidoarjo dapat tumbuh hingga ke ajang profesional. “Kalau perlu hingga membanggakan Indonesia, dan itu memang target kami,” jelasnya. (*/opi)

 

Menengok Latihan Rutin Enam Atlet Tinju Sidoarjo

Mencari dan mendidik para calon atlet pada cabang olahraga (cabor) tinju tentu tak mudah. Selain harus telaten, motivasi harus terus menerus dilakukan. Meski jarang ada event karena pandemi, namun latihan harus tetap digelar secara rutin.

LUKMAN AL FARISI/Wartawan Radar Sidoarjo

Sore itu, sejumlah atlet tinju Sidoarjo terlihat bersiap lapangan karpet merah GOR Delta Sidoarjo. Mereka hendak memulai latihan rutin, tiga kali dalam sepekan. Yaitu Senin, Rabu, dan Jumat. Hanya itulah yang saat ini bisa dilakukan untuk menjaga fisik atlet.

“Turnamen saat ini belum ada, kemarin ada di Banyuwangi rencananya, dan gagal karena ada Covid-19 yang gak kunjung mereda,” kata asistem pelatih, Moch Komar.

Saat ini, ada sekitar enam atlet yang terus dibina dan rutin berlatih. Umurnya pun masih cukup muda. Yaitu mulai dari 14 hingga 19 tahun. Komar mengatakan, mereka hingga saat ini memiliki semangat yang tinggi untuk tetap berlatih di tengah sepinya turnamen.

Kondisi hujan juga tak menjadi halangan bagi para atlet untuk berlatih. Jika di GOR tak bisa dipakai karena hujan, maka para atlet harus pindah ke lantai dua gedung sekretariat KONI Sidoarjo. Bahkan jika kondisi juga tak memungkinkan, kadang latihan digelar di rumah.

“Beruntung sejarang Sidoarjo punya pelatih baru, yaitu Yani Malhendo. Itu membuat para atlet semakin semangat dan ingin seperti eks mantan atlet petinju Indonesia itu,” ujar Komar.

Menurut Komar, Yani Malhendo pernah membuat juara dunia petinju asal Filipina Manny Pacquiao keder. Komar berharap nantinya para atlet di Sidoarjo dapat tumbuh hingga ke ajang profesional. “Kalau perlu hingga membanggakan Indonesia, dan itu memang target kami,” jelasnya. (*/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/