alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Manfaatkan Teknologi di Lapas untuk Permudah Keluarga WBP

Kirim Barang, Cek Posisinya di Aplikasi Cak Man

Pemanfaatan teknologi saat ini sudah dilakukan di hampir semua lini. Di Lapas Sidoarjo, ada layanan pengecekan barang titipan. Konsepnya mirip dengan ekspedisi pengiriman barang. Pengirim bisa mengetahui posisi barang masih diantar atau sudah sampai ke tujuan.

Annisa Firdausi, Wartawan Sidoarjo

Inovasi yang diberi nama Cak Man (Lacak Pengiriman) tersebut mulai diujicobakan, Sabtu (5/3) lalu. Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto mengapresiasi layanan untuk menjamin kepastian pengiriman barang itu.

Cara kerjanya, pengunjung yang menitipkan barang untuk Warga Binaan Pemsyarakatan (WBP) via loket pelayanan terpadu maupun drive thru akan mendapatkan kode resi. Kode tersebut kemudian dimasukkan dalam aplikasi.

“Nanti terlihat tracking-nya, barang titipan sudah sampai mana, jika sudah diterima, ada fotonya,” katanya.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin yakin bahwa barang yang dititipkan kepada petugas sudah diterima oleh keluarganya di dalam lapas. Saat ini memang masih dalam tahap ujicoba. Sosialisasi kepada pengunjung juga terus dilakukan.

Sejak pandemi, mengirimkan barang kepada WBP memang harus dititipkan petugas. Sebab layanan bertemu langsung masih belum diperbolehkan. Dengan aplikasi tersebut bisa meningkatkan kepercayaan pengunjung terhadap petugas.

Sementara itu, Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji menyebutkan bahwa pihaknya menerapkan aturan tersebut sebagai implementasi pembangunan zona integritas di lingkungan kerjanya.

Dengan adanya kepastian pelayanan membuat penyimpangan dalam proses layanan bisa dihilangkan. Terutama dalam hal pelayanan penitipan barang selama pandemi.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Teguh. (*/vga)

Kirim Barang, Cek Posisinya di Aplikasi Cak Man

Pemanfaatan teknologi saat ini sudah dilakukan di hampir semua lini. Di Lapas Sidoarjo, ada layanan pengecekan barang titipan. Konsepnya mirip dengan ekspedisi pengiriman barang. Pengirim bisa mengetahui posisi barang masih diantar atau sudah sampai ke tujuan.

Annisa Firdausi, Wartawan Sidoarjo

Inovasi yang diberi nama Cak Man (Lacak Pengiriman) tersebut mulai diujicobakan, Sabtu (5/3) lalu. Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto mengapresiasi layanan untuk menjamin kepastian pengiriman barang itu.

Cara kerjanya, pengunjung yang menitipkan barang untuk Warga Binaan Pemsyarakatan (WBP) via loket pelayanan terpadu maupun drive thru akan mendapatkan kode resi. Kode tersebut kemudian dimasukkan dalam aplikasi.

“Nanti terlihat tracking-nya, barang titipan sudah sampai mana, jika sudah diterima, ada fotonya,” katanya.

Dengan begitu, masyarakat akan semakin yakin bahwa barang yang dititipkan kepada petugas sudah diterima oleh keluarganya di dalam lapas. Saat ini memang masih dalam tahap ujicoba. Sosialisasi kepada pengunjung juga terus dilakukan.

Sejak pandemi, mengirimkan barang kepada WBP memang harus dititipkan petugas. Sebab layanan bertemu langsung masih belum diperbolehkan. Dengan aplikasi tersebut bisa meningkatkan kepercayaan pengunjung terhadap petugas.

Sementara itu, Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji menyebutkan bahwa pihaknya menerapkan aturan tersebut sebagai implementasi pembangunan zona integritas di lingkungan kerjanya.

Dengan adanya kepastian pelayanan membuat penyimpangan dalam proses layanan bisa dihilangkan. Terutama dalam hal pelayanan penitipan barang selama pandemi.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Teguh. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/