alexametrics
31 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Pencetakan Kartu Identitas Anak Sidoarjo, Buka Layanan di Mal

Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) Sidoarjo

Jumlah kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) usia 0-17 tahun terus bertambah. Di Sidoarjo dari 456 ribu anak, per November sebanyak 36,83 persen di antaranya atau 185 ribu anak telah memiliki KIA.

RIZKY PUTRI PRATIMI, Wartawan Radar Sidoarjo

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma menjelaskan, capaian kepemilikan KIA di Sidoarjo melebihi target nasional. Yakni 30 persen.

Target itu, kata Reddy, terus dipacu dari tahun ke tahun. Upaya yang dilakukan antara lain bekerjasama dengan stakeholder terkait. Di antaranya dengan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), organisasi perempuan dan hingga pusat perbelanjaan.

Seperti pekan ini, Dispendukcapil membuka layanan di salah satu mal di Jalan Raya Jati. “Ternyata antusiasme orang tua sangat besar,” katanya.

Di luar perkiraan, 100 keping kartu KIA yang disiapkan ternyata belum cukup mengakomodir permintaan yang masuk. Habis dalam waktu sekejap.

“Sampai kita tambah kuota 200 KIA lagi. Mendatangkan dua printer tambahan,” jelasnya.

Melihat antusiasme tersebut, layanan KIA di dalam mal akan dilakukan lagi di akhir pekan ini dan ditempat yang sama. Lebih lanjut, kata Reddy, layanan cetak KIA juga dilakukan di seluruh kecamatan. Rata-rata setiap harinya pemkab melayani pencetakan 1.500 KIA.

Sementara itu, Dispendukcapil menargetkan jika tahun depan 50 persen anak sudah mengantongi KIA. Sehingga pada 2024, 100 persen anak punya KIA. Nah, harapannya ketika target sudah 70 persen pada 2023, ia berharap ada koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bahwa KIA bisa jadi salah satu syarat mendaftar sekolah. (*/vga)

Pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) Sidoarjo

Jumlah kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) usia 0-17 tahun terus bertambah. Di Sidoarjo dari 456 ribu anak, per November sebanyak 36,83 persen di antaranya atau 185 ribu anak telah memiliki KIA.

RIZKY PUTRI PRATIMI, Wartawan Radar Sidoarjo

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma menjelaskan, capaian kepemilikan KIA di Sidoarjo melebihi target nasional. Yakni 30 persen.

Target itu, kata Reddy, terus dipacu dari tahun ke tahun. Upaya yang dilakukan antara lain bekerjasama dengan stakeholder terkait. Di antaranya dengan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), organisasi perempuan dan hingga pusat perbelanjaan.

Seperti pekan ini, Dispendukcapil membuka layanan di salah satu mal di Jalan Raya Jati. “Ternyata antusiasme orang tua sangat besar,” katanya.

Di luar perkiraan, 100 keping kartu KIA yang disiapkan ternyata belum cukup mengakomodir permintaan yang masuk. Habis dalam waktu sekejap.

“Sampai kita tambah kuota 200 KIA lagi. Mendatangkan dua printer tambahan,” jelasnya.

Melihat antusiasme tersebut, layanan KIA di dalam mal akan dilakukan lagi di akhir pekan ini dan ditempat yang sama. Lebih lanjut, kata Reddy, layanan cetak KIA juga dilakukan di seluruh kecamatan. Rata-rata setiap harinya pemkab melayani pencetakan 1.500 KIA.

Sementara itu, Dispendukcapil menargetkan jika tahun depan 50 persen anak sudah mengantongi KIA. Sehingga pada 2024, 100 persen anak punya KIA. Nah, harapannya ketika target sudah 70 persen pada 2023, ia berharap ada koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bahwa KIA bisa jadi salah satu syarat mendaftar sekolah. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/