alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 30 July 2021

Features

Monumen Perjuangan Prambon

Monumen Prambon di pertigaan Jalan Raya Temu, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon didirikan pada 1991. Bangunan itu sebagai penghargaan atas jasa dan jerih payah pengorbanan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan pejuang kemerdekaan saat itu.

Mengenal Ken Swagumilang, Atlet Panahan Sidoarjo

Ken Swagumilang memiliki keterbatasan fisik. Namun dibalik kekurangannya itu dia justru lebih bersemangat untuk terus berprestasi. Salah satunya dengan menjadi atlet panahan.

Museum Alas Trik Kedung Bocok Ingin Dijadikan Ikon Wisata Desa

Para pegiat sejarah dan masyarakat setempat memiliki harapan besar terhadap Museum Alas Trik. Bangunan di belakang kantor Desa itu ingin diperbaiki dan bisa dibuka untuk umum guna menjadi ikon wisata desa.

Pendamping Situs Bersejarah Alas Trik Diduga Jejak Awal Majapahit

Selain berada di dekat Kantor Desa Kedung Bocok, Museum Alas Trik juga dibangun dekat salah satu ikon desa. Yakni, Situs Alas Trik yang letaknya sekitar 100 meter dari lokasi museum.

Koleksi Artefak Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit

Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik memiliki bangunan untuk menyimpan benda-benda kuno peninggalan kerajaan Majapahit. Namanya Museum Alas Trik.

PPKM Model Komunitas Sidoasik

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dimaknai berbeda oleh komunitas Sidoasik. Tanpa mengabaikan protokol kesehatan yang ketat, komunitas itu menganggap PPKM sebagai Program Permainan Keluarga Merdeka. 

Ada Enam Batu Batu Kuno dihadapkan Gunung

Dusun Sigit, Desa Kedungkembar, Kecamatan Prambon menyimpan sejumlah sejarah peradaban masa lampau. Selain uang kuno dari Dinasti Tiongkok, gundukan tanah berupa batu di sawah juga diduga arca atau prasasti kuno.

Minion Tiga Tunas Rp 25 Juta, Green Bold Cukup Rp 1,5 Juta

Pecinta tanaman hias langka memang tak akan ada habisnya. Meski harganya selangit, tanaman hias langka akan tetap dicari. Salah satunya Aglonema. Tanaman hias yang berasal dari suku talas-talasan itu pun kini banyak diburu pecintanya.

Dwi Andriani Sulap Sampah Jadi Tas

Bagi sebagian besar orang, bungkus kopi saset merupakan sampah. Yang harus dibersihkan dengan cara dibakar atau dibuang ke tempat sampah. Namun berbeda dengan Dwi Andriani dan rekannya. Mereka menyulapnya menjadi kerajinan bernilai ekonomis.

Latest News