alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Program Kurma Ditutup, Dinas Koperasi Usaha Mikro Seleksi Para Pendaftar 

SIDOARJO – Pendaftaran Program Kartu Perempuan Usaha Mandiri (KURMA) telah ditutup. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo kini tengah menyeleksi sejumlah kelompok usaha yang mendaftar.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, M Edi Kurniadi mengungkapkan, saat ini data pendaftar dari setiap kecamatan memang telah terkumpul. Sebagai tindak lanjut, pihaknya juga tengah menyeleksi sejumlah berkas pendaftar yang masuk. “Nanti akan kami umumkan pada Agustus,” terangnya, Rabu (29/6)

Edi menambahkan, ada beberapa persyaratan yang memang perlu dilengkapi para pendaftar agar bisa mengakses bantuan dalam program Kurma itu. Di antaranya adalah KTP anggota yang merupakan warga Sidoarjo, sudah beroperasi minimal 1 bulan, hingga surat keterangan dari desa terkait aktivitas usaha.

Edi menyebutkan, seleksi dalam program Kurma adalah seleksi administratif. Salah satunya juga menganalisa rencana bisnis dari kelompok usaha yang mendaftar. “Nanti akan dirangking, dan akan ada SK dari bupati,” imbuhnya.

Program Kurma merupakan salah satu prioritas dari Pemkab Sidoarjo tahun ini. Tujuannya adalah menggerakkan perekonomian di tingkat RT. Utamanya menyasar para kaum perempuan untuk mandiri berusaha.

Program tersebut juga tidak ada batas kuota. Diharapkan bisa membantu memutar roda ekonomi pascapandemi Covid-19. (son/vga)

SIDOARJO – Pendaftaran Program Kartu Perempuan Usaha Mandiri (KURMA) telah ditutup. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo kini tengah menyeleksi sejumlah kelompok usaha yang mendaftar.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, M Edi Kurniadi mengungkapkan, saat ini data pendaftar dari setiap kecamatan memang telah terkumpul. Sebagai tindak lanjut, pihaknya juga tengah menyeleksi sejumlah berkas pendaftar yang masuk. “Nanti akan kami umumkan pada Agustus,” terangnya, Rabu (29/6)

Edi menambahkan, ada beberapa persyaratan yang memang perlu dilengkapi para pendaftar agar bisa mengakses bantuan dalam program Kurma itu. Di antaranya adalah KTP anggota yang merupakan warga Sidoarjo, sudah beroperasi minimal 1 bulan, hingga surat keterangan dari desa terkait aktivitas usaha.

Edi menyebutkan, seleksi dalam program Kurma adalah seleksi administratif. Salah satunya juga menganalisa rencana bisnis dari kelompok usaha yang mendaftar. “Nanti akan dirangking, dan akan ada SK dari bupati,” imbuhnya.

Program Kurma merupakan salah satu prioritas dari Pemkab Sidoarjo tahun ini. Tujuannya adalah menggerakkan perekonomian di tingkat RT. Utamanya menyasar para kaum perempuan untuk mandiri berusaha.

Program tersebut juga tidak ada batas kuota. Diharapkan bisa membantu memutar roda ekonomi pascapandemi Covid-19. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/