alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Pengusaha Optimistis Jalani 2021

SIDOARJO – Para pelaku usaha di Sidoarjo lebih optimistis menjalani tahun 2021. Program vaksinasi yang telah berjalan diharapkan mampu mendongkrak perekonomian.

Mall Director Lippo Plaza Sidoarjo, Erick Richardo mengungkapkan, pandemi Covid -19 memang sangat berdampak pada usaha. Termasuk bagi pengelola mal atau pusat perbelanjaan. “Pengunjung menurun, terutama waktu sore hingga malam,” katanya, Jumat (29/1).

Menyambut tahun 2021, Erick mengaku lebih optimistis. Paling tidak dengan adanya vaksinasi Covid-19 bisa menggerakkan perekonomian di Sidoarjo. “Strateginya tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan di mal. Karena Covid-19 juga tidak tahu kapan selesai. Namun dengan protokol ketat, masyarakat tidak takut belanja,” sambungnya.

Demikian halnya dengan Bagas. Pemilik usaha rumah makan di Jalan Pagerwojo itu lebih percaya diri menyambut 2021. Betapa tidak, tahun 2020, usaha rumah makan juga anjlok lantaran efek pandemi Covid-19.

Banyaknya pembatasan kegiatan mengakibatkan daya beli masyarakat juga menurun. “Semoga lebih ada kelonggaran, agar masyarakat bisa kembali ke rumah makan,” katanya.

Selama pandemi Covid 19, pengusaha rumah makan banyak mengandalkan penjualan secara online. Karena, makan di tempat sangat terbatas. (son/opi)

SIDOARJO – Para pelaku usaha di Sidoarjo lebih optimistis menjalani tahun 2021. Program vaksinasi yang telah berjalan diharapkan mampu mendongkrak perekonomian.

Mall Director Lippo Plaza Sidoarjo, Erick Richardo mengungkapkan, pandemi Covid -19 memang sangat berdampak pada usaha. Termasuk bagi pengelola mal atau pusat perbelanjaan. “Pengunjung menurun, terutama waktu sore hingga malam,” katanya, Jumat (29/1).

Menyambut tahun 2021, Erick mengaku lebih optimistis. Paling tidak dengan adanya vaksinasi Covid-19 bisa menggerakkan perekonomian di Sidoarjo. “Strateginya tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan di mal. Karena Covid-19 juga tidak tahu kapan selesai. Namun dengan protokol ketat, masyarakat tidak takut belanja,” sambungnya.

Demikian halnya dengan Bagas. Pemilik usaha rumah makan di Jalan Pagerwojo itu lebih percaya diri menyambut 2021. Betapa tidak, tahun 2020, usaha rumah makan juga anjlok lantaran efek pandemi Covid-19.

Banyaknya pembatasan kegiatan mengakibatkan daya beli masyarakat juga menurun. “Semoga lebih ada kelonggaran, agar masyarakat bisa kembali ke rumah makan,” katanya.

Selama pandemi Covid 19, pengusaha rumah makan banyak mengandalkan penjualan secara online. Karena, makan di tempat sangat terbatas. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/