alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Perempuan Garda Terdepan Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi

SIDOARJO – Organisasi sosial perempuan memiliki peranan penting dalam pembangunan. Baik dalam kesejahteraan ekonomi maupun penguatan kelembagaan.

Sebagai salah satu bentuk realisasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial mengumpulkan organisasi sosial pemberdayaan perempuan di Pendapa Delta Wibawa, Senin (28/12).

Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kependudukan (P3AK) Pemprov Jatim Ida Tri Wulandari menjelaskan, secara tidak langsung, organisasi sosial perempuan tidak hanya bergerak di sektor ekonomi. Mereka juga bergerak dari sektor politik dan sosial.

“Diharapkan nantinya penguatan kelembagaan bisa membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di masa mendatang,” harap Ida.

Pemprov Jatim melalui Dinas P3AK selalu bersinergi dengan Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Sekretariat Provinsi Jatim untuk melakukan pembinaan bagi kaum Hawa.

“Di masa pemulihan bisa menjadi tugas perempuan di garda depan, baik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui produk mereka ataupun lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ada lima amanat dari Presiden kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya peran perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan anak, penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak dan penurunan angka pekerja anak.

“Dari lima arahan Presiden ini, kita bersama-sama dengan lembaga organisasi sosial perempuan khususnya untuk mengatasi permasalahan yang ada saat ini,” jelas Ida. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Organisasi sosial perempuan memiliki peranan penting dalam pembangunan. Baik dalam kesejahteraan ekonomi maupun penguatan kelembagaan.

Sebagai salah satu bentuk realisasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial mengumpulkan organisasi sosial pemberdayaan perempuan di Pendapa Delta Wibawa, Senin (28/12).

Kabid Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kependudukan (P3AK) Pemprov Jatim Ida Tri Wulandari menjelaskan, secara tidak langsung, organisasi sosial perempuan tidak hanya bergerak di sektor ekonomi. Mereka juga bergerak dari sektor politik dan sosial.

“Diharapkan nantinya penguatan kelembagaan bisa membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di masa mendatang,” harap Ida.

Pemprov Jatim melalui Dinas P3AK selalu bersinergi dengan Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Sekretariat Provinsi Jatim untuk melakukan pembinaan bagi kaum Hawa.

“Di masa pemulihan bisa menjadi tugas perempuan di garda depan, baik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui produk mereka ataupun lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ada lima amanat dari Presiden kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya peran perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan anak, penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak dan penurunan angka pekerja anak.

“Dari lima arahan Presiden ini, kita bersama-sama dengan lembaga organisasi sosial perempuan khususnya untuk mengatasi permasalahan yang ada saat ini,” jelas Ida. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/