alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

UMKM Sasar Pasar Luar Negeri

SIDOARJO – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sidoarjo terus dibina agar mampu memasarkan produk lebih luas lagi. Tidak hanya menguasai pasar lokal namun mereka kini didorong agar mampu mengambil alih pasar mancanegara.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sidoarjo Ahmad Roid menjelaskan, pihaknya bersama asosiasi UKM Mendunia akan membina pelaku UMKM di Kota Delta agar tumbuh menjadi eksportir sejati.

“Dalam hal pemasaran kita bidik penjualan luar negeri,” ucapnya. Mengapa ? Roid menjabarkan, kondisi daya beli di dalam negeri masih rendah karena pandemi. Selain itu di pasaran, banyak dibanjiri produk luar negeri dengan harga murah.

“Ini sangat berat bagi UMKM. Kita carikan pasar lain dan mengambil peluang baru. Kita tingkatkan dan berikan mindset. Siapa yang beli ? Ya TKI kita yang ada di luar negeri,” ungkapnya, Senin (28/6).

Iko Sukma founder UKM Mendunia mengatakan, pelaku UMKM di Sidoarjo dianggap sudah mampu merebut pasar lokal. Kini saatnya mereka diedukasi untuk mampu menjual produk hingga mancanegara. Tanpa menunggu pengiriman dalam kapasitas besar.

Caranya bagaimana ? “Tidak ada broker atau instansi lain. Mereka didorong jadi personal eksportir berkembang ke corporate eksportir. Komoditinya bisa apa saja,” imbuhnya.

“Yang penting tahu marketnya dan tahu cara kirimnya. Itu semua dilakukan secara mandiri. Kalau impor bisa mandiri, kenapa ekspor tidak bisa mandiri. Sehingga UMKM jadi real eksportir,” terangnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sidoarjo terus dibina agar mampu memasarkan produk lebih luas lagi. Tidak hanya menguasai pasar lokal namun mereka kini didorong agar mampu mengambil alih pasar mancanegara.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sidoarjo Ahmad Roid menjelaskan, pihaknya bersama asosiasi UKM Mendunia akan membina pelaku UMKM di Kota Delta agar tumbuh menjadi eksportir sejati.

“Dalam hal pemasaran kita bidik penjualan luar negeri,” ucapnya. Mengapa ? Roid menjabarkan, kondisi daya beli di dalam negeri masih rendah karena pandemi. Selain itu di pasaran, banyak dibanjiri produk luar negeri dengan harga murah.

“Ini sangat berat bagi UMKM. Kita carikan pasar lain dan mengambil peluang baru. Kita tingkatkan dan berikan mindset. Siapa yang beli ? Ya TKI kita yang ada di luar negeri,” ungkapnya, Senin (28/6).

Iko Sukma founder UKM Mendunia mengatakan, pelaku UMKM di Sidoarjo dianggap sudah mampu merebut pasar lokal. Kini saatnya mereka diedukasi untuk mampu menjual produk hingga mancanegara. Tanpa menunggu pengiriman dalam kapasitas besar.

Caranya bagaimana ? “Tidak ada broker atau instansi lain. Mereka didorong jadi personal eksportir berkembang ke corporate eksportir. Komoditinya bisa apa saja,” imbuhnya.

“Yang penting tahu marketnya dan tahu cara kirimnya. Itu semua dilakukan secara mandiri. Kalau impor bisa mandiri, kenapa ekspor tidak bisa mandiri. Sehingga UMKM jadi real eksportir,” terangnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/