alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Sebanyak 1.300 Vaksin untuk Frontliner Bandara Juanda

SIDOARJO – Pemkab ingin menciptakan Sidoarjo menjadi etalase yang nyaman dan aman dari Covid-19. Pemkab ingin memulainya dari Bandara Internasional Juanda sebagai pintu masuk dan keluar warga dari Indonesia dan luar negeri. Untuk itu, 1.300 vaksin disediakan untuk frontliner bandara.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menjabarkan, mendekati liburan dan lebaran otomatis buruh migran dari luar negeri banyak yang kembali ke tanah air menggunakan jalur udara.

“Kami tidak ingin masalah seperti covid-19 dan sejenisnya datang ke Sidoarjo. Setiap buruh migran akan tertangani dengan baik, sebagai pendeteksi awal Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan tempat karantina,” jelasnya.

“Setiap orang yang bepergian masuk ke Indonesia yang masuk ke Indonesia, yang masuk lewat Bandara Internasional Juanda, warga sidoarjo asli, akan kita karantina dulu, hingga steril,” sambungnya.

Menurut Muhdlor, sebagai kepala daerah, diputuskan diputuskan boleh atau tidaknya mudik lebaran tahun ini jadi urusan belakang. “Yang terpenting kita sudah siapkan infrastrukturnya dan penunjang kami siap dengan kondisi apapun,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose, untuk pelaksanaannya direncanakan 1 April 2021, saat ini sedang menunggu regulasi dari pusat. simulasi GeNose C-19 ini ada 150 sampling, 500 dengan jumlah alatnya enam unit. Dengan GeNose diharapkan durasi lebih singkat dan biaya lebih murah dibanding antigen.

“GeNose diharapkan penumpang akan terdongkrak dan bisa meningkatkan perekonomian,” jelasnya.

Wendo Asrul Rose mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sidoarjo yang telah menyiapkan 1.300 vaksin untuk komunitas bandara, terutama untuk frontliner. “Ini sangat kita harapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keyakinan penumpang,” ucapnya. (rpp/opi)

SIDOARJO – Pemkab ingin menciptakan Sidoarjo menjadi etalase yang nyaman dan aman dari Covid-19. Pemkab ingin memulainya dari Bandara Internasional Juanda sebagai pintu masuk dan keluar warga dari Indonesia dan luar negeri. Untuk itu, 1.300 vaksin disediakan untuk frontliner bandara.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menjabarkan, mendekati liburan dan lebaran otomatis buruh migran dari luar negeri banyak yang kembali ke tanah air menggunakan jalur udara.

“Kami tidak ingin masalah seperti covid-19 dan sejenisnya datang ke Sidoarjo. Setiap buruh migran akan tertangani dengan baik, sebagai pendeteksi awal Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan tempat karantina,” jelasnya.

“Setiap orang yang bepergian masuk ke Indonesia yang masuk ke Indonesia, yang masuk lewat Bandara Internasional Juanda, warga sidoarjo asli, akan kita karantina dulu, hingga steril,” sambungnya.

Menurut Muhdlor, sebagai kepala daerah, diputuskan diputuskan boleh atau tidaknya mudik lebaran tahun ini jadi urusan belakang. “Yang terpenting kita sudah siapkan infrastrukturnya dan penunjang kami siap dengan kondisi apapun,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose, untuk pelaksanaannya direncanakan 1 April 2021, saat ini sedang menunggu regulasi dari pusat. simulasi GeNose C-19 ini ada 150 sampling, 500 dengan jumlah alatnya enam unit. Dengan GeNose diharapkan durasi lebih singkat dan biaya lebih murah dibanding antigen.

“GeNose diharapkan penumpang akan terdongkrak dan bisa meningkatkan perekonomian,” jelasnya.

Wendo Asrul Rose mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sidoarjo yang telah menyiapkan 1.300 vaksin untuk komunitas bandara, terutama untuk frontliner. “Ini sangat kita harapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keyakinan penumpang,” ucapnya. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/