alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Tingkatkan PAD, Perlu Tertibkan Retribusi Kios GOR

SIDOARJO – Perekonomian yang mulai membaik tahun ini diharapkan bisa ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya melalui retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Apalagi GOR Delta Sidoarjo punya potensi yang cukup besar.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengatakan, tahun ini kawasan GOR harus betul-betul dibenahi. Tidak hanya fisiknya, tetapi juga dari retribusinya. Diketahui ada tunggakan retribusi senilai Rp 2,1 miliar dari kios-kios di kawasan tersebut.

Menurut dia, Pemkab Sidoarjo harus bertindak tegas. Jika memang sudah diberikan teguran dan tidak ada itikad baik, maka kios bisa ditarik. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk disewa pihak lain

Selain itu, dia menilai tarif retribusi juga harus diubah. Tarif yang ada di Perda nomor 9 tahun 2012 sudah usang. “Perlu diganti, apalagi sekarang wajah GOR sudah diperbarui,” katanya.

Dia melanjutkan, saat ini keamanan kawasan GOR sudah ditingkatkan dengan adanya pagar keliling dan pintu masuk one gate system. Selain itu juga ada kawasan kuliner yang baru lengkap dengan tempat duduk yang nyaman.

Hal ini tentu membuat nilai jual kios yang ada di dalamnya semakin tinggi. Sesuai dengan Perda nomor 9 tahun 2012, harga sewa kios untuk lokasi stadion hanya sebesar Rp 750 per meter per hari. Begitu juga untuk di kawasan luar kolam renang dan voli pantai.

Tahun lalu target retribusi tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp 500 juta. Namun hanya tercapai 56 persen atau Rp 281 juta. Memang sejak pandemi, kegiatan olahraga dan event lain yang sering digelar di GOR banyak berkurang.

Melihat perekonomian yang mulai meningkat tahun ini, dia berharap realisasinya bisa meningkat. “Kalau bisa yang ditargetkan penuh seratus persen,” ujarnya. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Perekonomian yang mulai membaik tahun ini diharapkan bisa ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya melalui retribusi tempat rekreasi dan olahraga. Apalagi GOR Delta Sidoarjo punya potensi yang cukup besar.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengatakan, tahun ini kawasan GOR harus betul-betul dibenahi. Tidak hanya fisiknya, tetapi juga dari retribusinya. Diketahui ada tunggakan retribusi senilai Rp 2,1 miliar dari kios-kios di kawasan tersebut.

Menurut dia, Pemkab Sidoarjo harus bertindak tegas. Jika memang sudah diberikan teguran dan tidak ada itikad baik, maka kios bisa ditarik. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk disewa pihak lain

Selain itu, dia menilai tarif retribusi juga harus diubah. Tarif yang ada di Perda nomor 9 tahun 2012 sudah usang. “Perlu diganti, apalagi sekarang wajah GOR sudah diperbarui,” katanya.

Dia melanjutkan, saat ini keamanan kawasan GOR sudah ditingkatkan dengan adanya pagar keliling dan pintu masuk one gate system. Selain itu juga ada kawasan kuliner yang baru lengkap dengan tempat duduk yang nyaman.

Hal ini tentu membuat nilai jual kios yang ada di dalamnya semakin tinggi. Sesuai dengan Perda nomor 9 tahun 2012, harga sewa kios untuk lokasi stadion hanya sebesar Rp 750 per meter per hari. Begitu juga untuk di kawasan luar kolam renang dan voli pantai.

Tahun lalu target retribusi tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp 500 juta. Namun hanya tercapai 56 persen atau Rp 281 juta. Memang sejak pandemi, kegiatan olahraga dan event lain yang sering digelar di GOR banyak berkurang.

Melihat perekonomian yang mulai meningkat tahun ini, dia berharap realisasinya bisa meningkat. “Kalau bisa yang ditargetkan penuh seratus persen,” ujarnya. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/