alexametrics
27 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Juanda Operasionalkan GeNose Mulai 1 April

SIDOARJO – Penumpang pesawat nampaknya bakal segera dapat menikmati layanan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Bandara. Salah satunya Bandara Internasional Juanda yang rencananya bakal dioperasikan mulai 1 April ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wedo Asrul Rose, dalam simulasi penggunaan GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda kemarin (25/3). Menurutnya, penerapan GeNose itu juga diharapkan dapat mendongkrak pergerakan penumpang sekaligus memutar roda perekonomian khususnya di bidang penerbangan. “GeNoze memiliki durasi pemeriksaan yang singkat dan lebih murah dibandingkan tes Antigen,” katanya.

Wedo menguraikan, simulasi itu melibatkan 150 pegawai yang ada di Bandara. Setelah dicoba, satu penumpang membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menuntaskan pemeriksaan kesehatan yang juga menjadi syarat penerbangan itu. “Kami belum mulai memberlakukan GeNoz karena masih menunggu kebijakan Satgas Covid Nasional maupun Dirjen Perhubungan,” imbuhnya.

Dalam simulasi itu, pihak Bandara juga telah menyiapkan 6 unit mesin GeNose, 500 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, area ruang konsultasi, ruang isolasi, serta 4 meja pengambilan hasil. Bandara Internasional Juanda dipilih karena memang menjadi salah satu bandara yang memberi kontribusi besar secara traffic penumpang di lingkungan Angkasa Pura I.

Nantinya, ketika sudah resmi dapat digunakan, akan ada beberapa syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan. Salah satunya memiliki tiket penerbangan dan dalam kondisi sehat. “Ini juga salah satu persiapan mudik lebaran,” imbuh Wedo.

Selain di Bandara Internasional Juanda, pihak AP I juga telah mensimulasi penggunaan GeNoze C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo Kamis (18/3) lalu.

Di lain kesempatan, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) juga sangat mendukung peningkatan pelayanan di bandara. Salah satunya, ia juga akan menyiapkan 1.300 vaksin untuk para pegawai Bandara Juanda. “Bandara adalah etalase awal Sidoarjo. Jadi harus memberikan layanan yang nyaman dan bisa memutus rantai Covid-19,” terang Gus Muhdlor yang juga menyempatkan berkunjung ke lokasi simulasi pemeriksaan GeNose di bandara. (son/opi)

SIDOARJO – Penumpang pesawat nampaknya bakal segera dapat menikmati layanan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Bandara. Salah satunya Bandara Internasional Juanda yang rencananya bakal dioperasikan mulai 1 April ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wedo Asrul Rose, dalam simulasi penggunaan GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda kemarin (25/3). Menurutnya, penerapan GeNose itu juga diharapkan dapat mendongkrak pergerakan penumpang sekaligus memutar roda perekonomian khususnya di bidang penerbangan. “GeNoze memiliki durasi pemeriksaan yang singkat dan lebih murah dibandingkan tes Antigen,” katanya.

Wedo menguraikan, simulasi itu melibatkan 150 pegawai yang ada di Bandara. Setelah dicoba, satu penumpang membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk menuntaskan pemeriksaan kesehatan yang juga menjadi syarat penerbangan itu. “Kami belum mulai memberlakukan GeNoz karena masih menunggu kebijakan Satgas Covid Nasional maupun Dirjen Perhubungan,” imbuhnya.

Dalam simulasi itu, pihak Bandara juga telah menyiapkan 6 unit mesin GeNose, 500 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, area ruang konsultasi, ruang isolasi, serta 4 meja pengambilan hasil. Bandara Internasional Juanda dipilih karena memang menjadi salah satu bandara yang memberi kontribusi besar secara traffic penumpang di lingkungan Angkasa Pura I.

Nantinya, ketika sudah resmi dapat digunakan, akan ada beberapa syarat dan prosedur bagi calon penumpang sebelum melakukan pemeriksaan. Salah satunya memiliki tiket penerbangan dan dalam kondisi sehat. “Ini juga salah satu persiapan mudik lebaran,” imbuh Wedo.

Selain di Bandara Internasional Juanda, pihak AP I juga telah mensimulasi penggunaan GeNoze C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo Kamis (18/3) lalu.

Di lain kesempatan, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) juga sangat mendukung peningkatan pelayanan di bandara. Salah satunya, ia juga akan menyiapkan 1.300 vaksin untuk para pegawai Bandara Juanda. “Bandara adalah etalase awal Sidoarjo. Jadi harus memberikan layanan yang nyaman dan bisa memutus rantai Covid-19,” terang Gus Muhdlor yang juga menyempatkan berkunjung ke lokasi simulasi pemeriksaan GeNose di bandara. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/