alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Ayo Manfaatkan, BPPD Sidoarjo Bebaskan Denda Pajak Daerah

SIDOARJO – Berbagai inovasi dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk program pemulihan ekonomi. Salah satunya adalah dengan pembebasan denda administratif pajak daerah.

Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Ari Suryono mengungkapkan, penghapusan itu untuk pajak tahun 2021 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Yang belum bayar pajak mestinya kena denda. Tapi ini Bupati ada program pembebasan pajak,” terangnya, Rabu (25/5).

Ari menambahkan, program tersebut berlaku mulai 23 Mei sampai 30 September 2022. Dan berlaku untuk sembilan pajak daerah.

Sembilan pajak itu adalah pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, pajak bumi dan bangunan dan BPHTB. “Wajib pajak bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini,” imbuh Ari.

Program tersebut memiliki tujuan untuk pemulihan perekonomian di Sidoarjo. Diketahui pandemi Covid-19 tidak hanya menginfeksi sektor kesehatan. Tapi juga berdampak pada sektor ekonomi.

Banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Program tersebut juga untuk mendukung para wajib pajak aktif melaksanakan kewajibannya yakni membayar pajak. Saat ini pajak daerah juga telah banyak yang masuk ke kas daerah. Total realisasi pendapatan pajak daerah sampai saat ini juga telah mencapai Rp 396,6 miliar. (son/vga)

SIDOARJO – Berbagai inovasi dilakukan Pemkab Sidoarjo untuk program pemulihan ekonomi. Salah satunya adalah dengan pembebasan denda administratif pajak daerah.

Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Ari Suryono mengungkapkan, penghapusan itu untuk pajak tahun 2021 dan tahun-tahun sebelumnya.

“Yang belum bayar pajak mestinya kena denda. Tapi ini Bupati ada program pembebasan pajak,” terangnya, Rabu (25/5).

Ari menambahkan, program tersebut berlaku mulai 23 Mei sampai 30 September 2022. Dan berlaku untuk sembilan pajak daerah.

Sembilan pajak itu adalah pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, parkir, air tanah, pajak bumi dan bangunan dan BPHTB. “Wajib pajak bisa memanfaatkan kesempatan yang baik ini,” imbuh Ari.

Program tersebut memiliki tujuan untuk pemulihan perekonomian di Sidoarjo. Diketahui pandemi Covid-19 tidak hanya menginfeksi sektor kesehatan. Tapi juga berdampak pada sektor ekonomi.

Banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

Program tersebut juga untuk mendukung para wajib pajak aktif melaksanakan kewajibannya yakni membayar pajak. Saat ini pajak daerah juga telah banyak yang masuk ke kas daerah. Total realisasi pendapatan pajak daerah sampai saat ini juga telah mencapai Rp 396,6 miliar. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/