alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Produksi Rumput Laut Capai 10 Ribu Ton

SIDOARJO – Kekayaan hasil budidaya rumput laut di Kabupaten Sidoarjo sangat besar. Lahan budidaya seluas 335 hektare dari ratusan petambak tersebut mampu menghasilkan 10.113.700 kilogram atau 10.113 ton pada 2019. Tahun 2020 meningkat menjadi 10.176.500 kilogram atau 10.176 ton.

Pembudidaya rumput laut tersebar dari Desa Gebang Kecamatan Sidoarjo, hingga ke Desa Kupang Kecamatan Jabon. Dan kualitas rumput laut terbaik ada di Kecamatan Jabon.

Kepala seksi pemberdayaan pembudidaya Dinas Perikanan Sidoarjo Dika Gunawan Siswantoro menjelaskan keberhasilan budidaya rumput laut di Kecamatan Jabon didukung oleh kekayaan alam dengan unsur tanah berpasir dan kadar salinitas tinggi. “Sehingga menghasilkan rumput laut yang berkualitas, bersih, berukuran besar. Lebih gemuk,” katanya.

Selain faktor alam di Kecamatan Jabon, pengembangan budidaya rumput laut dari pembibitan, pelatihan hingga pendampingan teknologi didukung berbagai stakeholder. Mulai akademisi, pihak swasta hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dika menambahkan potensi besar hasil budidaya rumput laut harus di dukung infrastuktur yang lebih memadai. Seperti di Dusun Tanjungsari Desa Kupang Kecamatan Jabon. “Karena itu terputus 10 km dari aspal terakhir, harus dilanjutkan. Mereka juga butuh jembatan untuk kirim rumput laut,” jelasnya.

Kemudian petambak juga meminta bisa mengekspor rumput laut langsung ke user. Agar harga jual lebih tinggi daripada harus melalui pengepul. Sebab selama ini petambak kurang diuntungkan dengan harga yang diberikan dari pengepul. “Dari pihak kabupaten sudah memfasilitasi hingga ke kementerian agar ekspor ini langsung ke user,” pungkasnya.

Sebab potensi rumput laut untuk ekspor sangat besar. Hampir 80 persen komoditas olahan, menggunakan bahan dari rumput laut. Dan Sidoarjo menjadi langganan ekspor ke negara Tiongkok, Jepang, dan Australia. (rpp/opi)

SIDOARJO – Kekayaan hasil budidaya rumput laut di Kabupaten Sidoarjo sangat besar. Lahan budidaya seluas 335 hektare dari ratusan petambak tersebut mampu menghasilkan 10.113.700 kilogram atau 10.113 ton pada 2019. Tahun 2020 meningkat menjadi 10.176.500 kilogram atau 10.176 ton.

Pembudidaya rumput laut tersebar dari Desa Gebang Kecamatan Sidoarjo, hingga ke Desa Kupang Kecamatan Jabon. Dan kualitas rumput laut terbaik ada di Kecamatan Jabon.

Kepala seksi pemberdayaan pembudidaya Dinas Perikanan Sidoarjo Dika Gunawan Siswantoro menjelaskan keberhasilan budidaya rumput laut di Kecamatan Jabon didukung oleh kekayaan alam dengan unsur tanah berpasir dan kadar salinitas tinggi. “Sehingga menghasilkan rumput laut yang berkualitas, bersih, berukuran besar. Lebih gemuk,” katanya.

Selain faktor alam di Kecamatan Jabon, pengembangan budidaya rumput laut dari pembibitan, pelatihan hingga pendampingan teknologi didukung berbagai stakeholder. Mulai akademisi, pihak swasta hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dika menambahkan potensi besar hasil budidaya rumput laut harus di dukung infrastuktur yang lebih memadai. Seperti di Dusun Tanjungsari Desa Kupang Kecamatan Jabon. “Karena itu terputus 10 km dari aspal terakhir, harus dilanjutkan. Mereka juga butuh jembatan untuk kirim rumput laut,” jelasnya.

Kemudian petambak juga meminta bisa mengekspor rumput laut langsung ke user. Agar harga jual lebih tinggi daripada harus melalui pengepul. Sebab selama ini petambak kurang diuntungkan dengan harga yang diberikan dari pengepul. “Dari pihak kabupaten sudah memfasilitasi hingga ke kementerian agar ekspor ini langsung ke user,” pungkasnya.

Sebab potensi rumput laut untuk ekspor sangat besar. Hampir 80 persen komoditas olahan, menggunakan bahan dari rumput laut. Dan Sidoarjo menjadi langganan ekspor ke negara Tiongkok, Jepang, dan Australia. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/