alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Mendag Bertemu dengan Mendag Jepang Bahas Investasi

THAILAND – Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Hal tersebut disampaikan di sela Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC di  Bangkok, Thailand pada 21-22 Mei 2022.

Hal  tersebut disampaikan Mendag  Lutfi  dalam pertemuan  bilateral  dengan  Menteri  Ekonomi, Perdagangan,  dan  Industri Jepang  Koichi  Hagiuda,  Sabtu  (21/5).  Pertemuan  bilateral  tersebut di adakan  di  sela-sela  Pertemuan  Menteri-Menteri  Perdagangan  APEC  (APEC  MRT)  di  Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future  Initiative.  Hal  ini untuk memastikan inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi ekonomi kawasan,” kata Mendag Lutfi saat pertemuan bilateral.

Mendag  Lutfi  mengungkapkan,  setidaknya ada tiga hal  yang  menjadi perhatian  Indonesia  terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Sementara itu terkait G20, Mendag Lutfi mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun ini.  Ia berharap dukungan Jepang terhadap presidensi tahun ini akan membantu  negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat. Mendag  Lutfi  juga  menyampaikan, keinginan  Amerika  Serikat untuk bekerjasama dalam skema Indo—Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo—Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership(RCEP),  Mendag  Lutfi  mengatakan  Indonesia  sedang memfinalisasi ratifikasi  RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022.

Terkait  Indonesia—Japan  Economic  Partnership  Agreement(IJEPA),  Mendag  Lutfi  mengapresiasi upaya tim perunding  Indonesia  dan  Jepang  yang  telah menggelar pertemuan intersesi  pada Maret—April  2022  untuk membahas isu-isu  yang  belum disepakati.  Mendag  Lutfi  mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara.Mendag  Lutfi  juga  mengapresiasi tema  yang  akan diangkat Jepang pada  Expo  2025  Osaka yaitu terkait dengan sustainable    development    goals.

Menanggapi hal ini,    Menteri    Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka.

Menteri  Hagiuda menyampaikan juga pandangan Jepang terhadap  IPEF  dan  respons Jepang terhadap peran  RCEP  dalam pengembangan ekonomi kawasan. Selainitu, kedua menteri  juga mendiskusikan kerjasama investasi proyek energi,   yaitu   Investment   Renewable   Energy Hydroelectric Project.

Pada  Januari–Maret  2022,  total  perdagangan  Indonesia  dan  Jepang mencapai  USD  9,98  miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,25  miliar.  Pada  2021  ekspor  Indonesia  ke Jepang mencapai  USD  17,85  miliar,  sementara impor Indonesia dariJepang sebesar USD 14,64 miliar.

Indonesia mencatatkan surplus USD 3,21 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah,  filet  ikan  beku,  dan  moluska.  Sementara itu,  impor utama  Indonesia  dari Jepang adalah suku cadang  dan  aksesori kendaraan bermotor,  kendaraan bermotor,  mesin lainnya,  alat berat shovel, dan logam campuran. (*/vga)

THAILAND – Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Koichi Hagiuda menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia kepada Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi. Hal tersebut disampaikan di sela Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC di  Bangkok, Thailand pada 21-22 Mei 2022.

Hal  tersebut disampaikan Mendag  Lutfi  dalam pertemuan  bilateral  dengan  Menteri  Ekonomi, Perdagangan,  dan  Industri Jepang  Koichi  Hagiuda,  Sabtu  (21/5).  Pertemuan  bilateral  tersebut di adakan  di  sela-sela  Pertemuan  Menteri-Menteri  Perdagangan  APEC  (APEC  MRT)  di  Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya untuk menjalankan Asia Japan Investing for Future  Initiative.  Hal  ini untuk memastikan inisiatif tersebut akan bermanfaat bagi ekonomi kawasan,” kata Mendag Lutfi saat pertemuan bilateral.

Mendag  Lutfi  mengungkapkan,  setidaknya ada tiga hal  yang  menjadi perhatian  Indonesia  terkait inisiatif tersebut. Hal-hal tersebut yaitu terkait hasil yang diharapkan, mekanisme pendanaan, dan rencana waktu implementasinya.

Sementara itu terkait G20, Mendag Lutfi mengapresiasi dukungan Jepang terhadap Presidensi G20 tahun ini.  Ia berharap dukungan Jepang terhadap presidensi tahun ini akan membantu  negara anggota G20 untuk menghasilkan capaian-capaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat. Mendag  Lutfi  juga  menyampaikan, keinginan  Amerika  Serikat untuk bekerjasama dalam skema Indo—Pacific Economic Framework (IPEF) harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo—Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

Sementara itu terkait Regional Comprehensive Economic Partnership(RCEP),  Mendag  Lutfi  mengatakan  Indonesia  sedang memfinalisasi ratifikasi  RCEP, yang diharapkan selesai di paruh pertama 2022.

Terkait  Indonesia—Japan  Economic  Partnership  Agreement(IJEPA),  Mendag  Lutfi  mengapresiasi upaya tim perunding  Indonesia  dan  Jepang  yang  telah menggelar pertemuan intersesi  pada Maret—April  2022  untuk membahas isu-isu  yang  belum disepakati.  Mendag  Lutfi  mengajak Menteri Hagiuda untuk saling menaruh perhatian pada isu-isu yang menjadi kepentingan masing-masing negara.Mendag  Lutfi  juga  mengapresiasi tema  yang  akan diangkat Jepang pada  Expo  2025  Osaka yaitu terkait dengan sustainable    development    goals.

Menanggapi hal ini,    Menteri    Hagiuda menyampaikan langkah-langkah Jepang dalam mempersiapkan perhelatan Expo 2025 Osaka.

Menteri  Hagiuda menyampaikan juga pandangan Jepang terhadap  IPEF  dan  respons Jepang terhadap peran  RCEP  dalam pengembangan ekonomi kawasan. Selainitu, kedua menteri  juga mendiskusikan kerjasama investasi proyek energi,   yaitu   Investment   Renewable   Energy Hydroelectric Project.

Pada  Januari–Maret  2022,  total  perdagangan  Indonesia  dan  Jepang mencapai  USD  9,98  miliar. Nilai ini tumbuh 36,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,25  miliar.  Pada  2021  ekspor  Indonesia  ke Jepang mencapai  USD  17,85  miliar,  sementara impor Indonesia dariJepang sebesar USD 14,64 miliar.

Indonesia mencatatkan surplus USD 3,21 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Jepang pada 2021 adalah udang beku, minyak kelapa sawit, timah,  filet  ikan  beku,  dan  moluska.  Sementara itu,  impor utama  Indonesia  dari Jepang adalah suku cadang  dan  aksesori kendaraan bermotor,  kendaraan bermotor,  mesin lainnya,  alat berat shovel, dan logam campuran. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/