alexametrics
24 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Harga Cabai Mulai Turun, Sejumlah Sayuran Malah Naik

SIDOARJO – Setelah mengalami kenaikan selama sepekan terakhir, harga cabai mulai turun. Meski hanya sedikit, namun pedagang berharap penurunan terus terjadi hingga menyentuh harga normal. Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha.

Salah satu pedagang di Pasar Larangan Litha mengaku, Kamis (23/6) harga cabai rawit turun menjadi Rp 97.500 per kg. Padahal sehari sebelumnya harganya masih mencapai Rp 100 ribu per kg.

Selain cabai rawit, harga cabai merah juga turun. Dari semula Rp 68 ribu menjadi Rp 67 ribu per kg. Turunnya harga cabai ini diharapkan terus terjadi. Hal itu agar pembelinya kembali. Sebab sepekan terakhir lapaknya sepi pembeli. ”Kalaupun ada yang beli, ya cuma sedikit,” katanya.

Di sisi lain, ada sebagian komoditas sayur yang harganya justru naik. Mulai dari kentang yang naik menjadi Rp 12 ribu per kg dari harga semula Rp 11 ribu per kg. Begitu juga dengan harga tomat yang naik menjadi Rp 20 ribu per kg dari harga awal Rp 19 ribu per kg.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Deny Haryanto meminta Disperindag untuk terus memantau harga bahan pokok. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha rawan mengalami kenaikan.

Menurut dia, sejauh ini alasan harga cabai naik adalah karena harga pupuk yang melambung tinggi. Selain itu juga karena faktor cuaca.

Dia berharap Disperindag bisa memastikan bahwa tidak ada kemungkinan-kemungkinan terjadinya penimbunan atau permainan yang tidak dibenarkan. ”Juga diharapkan segera ada solusi agar kenaikan harga tidak semakin mencekik masyarakat,” ujarnya. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Setelah mengalami kenaikan selama sepekan terakhir, harga cabai mulai turun. Meski hanya sedikit, namun pedagang berharap penurunan terus terjadi hingga menyentuh harga normal. Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha.

Salah satu pedagang di Pasar Larangan Litha mengaku, Kamis (23/6) harga cabai rawit turun menjadi Rp 97.500 per kg. Padahal sehari sebelumnya harganya masih mencapai Rp 100 ribu per kg.

Selain cabai rawit, harga cabai merah juga turun. Dari semula Rp 68 ribu menjadi Rp 67 ribu per kg. Turunnya harga cabai ini diharapkan terus terjadi. Hal itu agar pembelinya kembali. Sebab sepekan terakhir lapaknya sepi pembeli. ”Kalaupun ada yang beli, ya cuma sedikit,” katanya.

Di sisi lain, ada sebagian komoditas sayur yang harganya justru naik. Mulai dari kentang yang naik menjadi Rp 12 ribu per kg dari harga semula Rp 11 ribu per kg. Begitu juga dengan harga tomat yang naik menjadi Rp 20 ribu per kg dari harga awal Rp 19 ribu per kg.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Deny Haryanto meminta Disperindag untuk terus memantau harga bahan pokok. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha rawan mengalami kenaikan.

Menurut dia, sejauh ini alasan harga cabai naik adalah karena harga pupuk yang melambung tinggi. Selain itu juga karena faktor cuaca.

Dia berharap Disperindag bisa memastikan bahwa tidak ada kemungkinan-kemungkinan terjadinya penimbunan atau permainan yang tidak dibenarkan. ”Juga diharapkan segera ada solusi agar kenaikan harga tidak semakin mencekik masyarakat,” ujarnya. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/