alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Anggarkan Rp 20 M untuk Pulihkan Ekonomi Pasca Covid-19 bagi UMKM

SIDOARJO – Percepatan pemulihan ekonomi menjadi salah satu fokus Pemkab Sidoarjo tahun depan. Anggaran pun sedang disiapkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, pemulihan ekonomi dilakukan dengan memberikan stimulus. Terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Caranya dengan memberikan Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma).

Anggaran yang sedang disiapkan cukup fantastis. Sebesar Rp 20 miliar. Anggaran tersebut masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022. “Saat ini masih dalam pembahasan, tetapi kami ajukan nilainya Rp 20 miliar,” katanya.

Selain itu, ada juga bantuan modal usaha mikro wanita dan pendampingan pelatihan. Anggaran yang diajukan sebesar Rp 1,6 miliar.

Zaini berharap stimulus yang diberikan bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. Dimulai dari usaha mikro. Terutama usaha rumahan yang banyak dijalankan oleh ibu-ibu.

Tahun ini Pemkab sudah menyalurkan stimulus dalam bentuk Kartu Usaha Rakyat Daerah (Kurda). Pada tahap pertama sebesar Rp 13 miliar. Sedangkan tahap kedua Rp 3,3 miliar.

Selain melalui stimulus, pemulihan ekonomi juga dilakukan lewat sisi kesehatan. Yakni dengan promosi kesehatan dan percepatan vaksinasi. Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko tertular Covid-19.

Menurut dia, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin, maka herd immunity akan lebih cepat tercapai. “Dengan begitu, harapannya ekonomi bisa pulih seperti sebelumnya,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sidoarjo itu. (nis/vga)

SIDOARJO – Percepatan pemulihan ekonomi menjadi salah satu fokus Pemkab Sidoarjo tahun depan. Anggaran pun sedang disiapkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, pemulihan ekonomi dilakukan dengan memberikan stimulus. Terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Caranya dengan memberikan Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma).

Anggaran yang sedang disiapkan cukup fantastis. Sebesar Rp 20 miliar. Anggaran tersebut masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022. “Saat ini masih dalam pembahasan, tetapi kami ajukan nilainya Rp 20 miliar,” katanya.

Selain itu, ada juga bantuan modal usaha mikro wanita dan pendampingan pelatihan. Anggaran yang diajukan sebesar Rp 1,6 miliar.

Zaini berharap stimulus yang diberikan bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. Dimulai dari usaha mikro. Terutama usaha rumahan yang banyak dijalankan oleh ibu-ibu.

Tahun ini Pemkab sudah menyalurkan stimulus dalam bentuk Kartu Usaha Rakyat Daerah (Kurda). Pada tahap pertama sebesar Rp 13 miliar. Sedangkan tahap kedua Rp 3,3 miliar.

Selain melalui stimulus, pemulihan ekonomi juga dilakukan lewat sisi kesehatan. Yakni dengan promosi kesehatan dan percepatan vaksinasi. Hal itu dilakukan untuk mengurangi resiko tertular Covid-19.

Menurut dia, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan vaksin, maka herd immunity akan lebih cepat tercapai. “Dengan begitu, harapannya ekonomi bisa pulih seperti sebelumnya,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sidoarjo itu. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/