alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 21 September 2021

Diminati, Ajukan Tambahan Kurda

SIDOARJO – Stimulus memulihkan ekonomi telah diterima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta. Pemkab menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) melalui BPR Delta Artha. Anggaran Kurda ini disiapkan sebesar Rp 12 miliar. Pada Desember lalu, Rp 1 miliar Kurda telah dikucurkan untuk pelaku UMKM.

Direktur Utama BPR Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati Atmaja menjelaskan, nominal Kurda yang akan dikucurkan Januari 2021 ini sama. Yakni Rp 1 miliar. Hal tersebut sesuai dengan target yang diberikan. Setiap bulan Kurda dikucurkan Rp 1 miliar. “Harapannya anggaran Rp 12 miliar bisa terserap untuk satu tahun,” katanya.

Sofi, sapaan akrabnya membenarkan bahwa antusiasme pelaku UMKM sangat besar untuk bisa menikmati Kurda dari pemkab. “Bunganya ringan, tiga persen,” jelasnya.

Misalkan saja pada Desember 2020, Kurda yang terserap sebesar Rp 600 juta. Rinciannya, Rp 200 juta dimanfaatkan pelaku usaha kecil menengah binaan Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo. Sisanya, Rp 400 juta dimanfaatkan pelaku usaha mikro binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo. Selain dua dinas tersebut, binaan UMKM di dinas lain seperti Dinas Perikanan serta Dinas Pangan dan Pertanian pun menikmati program yang sama.

Sofi menambahkan program Kurda ada tiga kategori pinjaman yakni Rp 1 juta hingga Rp 10 juta, kedua Rp 10 juta- Rp 50 juta, dan ketiga di atas Rp 50 juta. Limit kredit usaha perdagangan dan mikro sampai dengan Rp 100 juta.

Calon pemohon pinjaman diberlakukan dengan persyaratan berbeda-beda, tergantung nilai pinjamannya. “Pinjaman antara Rp 1 juta-10 juta mudah, atau Rp 10-50 juta tidak perlu SIUP. Tapi jika di atas Rp 50 juta diminta melampirkan NPWP, SIUP serta jaminan, misalnya berupa BPKB atau SHM,” jelasnya.

Melihat antusiasme pelaku UMKM yang tinggi akan Kurda, BPR Delta Artha melalui PAK 2021 akan mengusulkan penambahan anggaran. “Sudah ada ancang-ancang di PAK kami ajukan tambahan Kurda,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi berharap pelaku usaha dan koperasi yang benar-benar membutuhkan, bisa memanfaatkan program Kurda dengan baik. “Semoga program itu banyak membantu para pelaku usaha mikro dan lembaga koperasi di Sidoarjo,” pungkasnya. (rpp/opi)

SIDOARJO – Stimulus memulihkan ekonomi telah diterima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta. Pemkab menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) melalui BPR Delta Artha. Anggaran Kurda ini disiapkan sebesar Rp 12 miliar. Pada Desember lalu, Rp 1 miliar Kurda telah dikucurkan untuk pelaku UMKM.

Direktur Utama BPR Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati Atmaja menjelaskan, nominal Kurda yang akan dikucurkan Januari 2021 ini sama. Yakni Rp 1 miliar. Hal tersebut sesuai dengan target yang diberikan. Setiap bulan Kurda dikucurkan Rp 1 miliar. “Harapannya anggaran Rp 12 miliar bisa terserap untuk satu tahun,” katanya.

Sofi, sapaan akrabnya membenarkan bahwa antusiasme pelaku UMKM sangat besar untuk bisa menikmati Kurda dari pemkab. “Bunganya ringan, tiga persen,” jelasnya.

Misalkan saja pada Desember 2020, Kurda yang terserap sebesar Rp 600 juta. Rinciannya, Rp 200 juta dimanfaatkan pelaku usaha kecil menengah binaan Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo. Sisanya, Rp 400 juta dimanfaatkan pelaku usaha mikro binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo. Selain dua dinas tersebut, binaan UMKM di dinas lain seperti Dinas Perikanan serta Dinas Pangan dan Pertanian pun menikmati program yang sama.

Sofi menambahkan program Kurda ada tiga kategori pinjaman yakni Rp 1 juta hingga Rp 10 juta, kedua Rp 10 juta- Rp 50 juta, dan ketiga di atas Rp 50 juta. Limit kredit usaha perdagangan dan mikro sampai dengan Rp 100 juta.

Calon pemohon pinjaman diberlakukan dengan persyaratan berbeda-beda, tergantung nilai pinjamannya. “Pinjaman antara Rp 1 juta-10 juta mudah, atau Rp 10-50 juta tidak perlu SIUP. Tapi jika di atas Rp 50 juta diminta melampirkan NPWP, SIUP serta jaminan, misalnya berupa BPKB atau SHM,” jelasnya.

Melihat antusiasme pelaku UMKM yang tinggi akan Kurda, BPR Delta Artha melalui PAK 2021 akan mengusulkan penambahan anggaran. “Sudah ada ancang-ancang di PAK kami ajukan tambahan Kurda,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi berharap pelaku usaha dan koperasi yang benar-benar membutuhkan, bisa memanfaatkan program Kurda dengan baik. “Semoga program itu banyak membantu para pelaku usaha mikro dan lembaga koperasi di Sidoarjo,” pungkasnya. (rpp/opi)


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags