alexametrics
30 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Mal Buka, Protokol Kesehatan Masih Ketat

SIDOARJO – Sidoarjo adalah salah satu dari 20 wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Namun, di pusat perbelanjaan dan mal telah diizinkan buka. Kementerian Perdagangan pun meninjau penerapan protokol kesehatan (prokes) di mal yang ada Kota Delta, Jumat (20/8).

Kegiatan di pusat perbelanjaan dan mal diizinkan dengan kapasitas 50 persen. Mulai pukul 10.00 hingga 20.00. Aplikasi Peduli Lindungi wajib digunakan untuk screening terhadap semua pengunjung dan pegawai mal.

Tidak cukup hanya dengan menunjukkan dokumen atau kartu fisik sertifikat vaksin Covid-19, tetapi pengunjung mal harus menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 melalui aplikasi tersebut.

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan Nina Mora mengapresiasi kesiapan mal di Sidoarjo.

“Mal harus mematuhi seluruh aturan. Kita ingin pusat perbelanjaan tidak menjadi pusat penularan. Maka semua yang terkait protokol kesehatan dipatuhi di mal. Mudah-mudahan kalau tertib, mal di kota lain akan mengikuti,” katanya.

Pada pembukaan mal ini pengunjung di bawah 12 tahun belum diperbolehkan masuk. “Kalau anak-anak karena belum vaksin belum boleh masuk,” jelasnya.

Selain itu, restoran, kafe di dalam pusat perbelanjaan dan mal dapat menerima makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25 persen. Satu meja maksimal dua orang dan waktu makan maksimal 30 menit.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Tjarda menegaskan, lima mal di Kota Delta telah buka kembali. “Yang penting penerapan protokol kesehatan diutamakan. Ekonomi bisa berjalan pemkab sudah senang,” ungkapnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Sidoarjo adalah salah satu dari 20 wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Namun, di pusat perbelanjaan dan mal telah diizinkan buka. Kementerian Perdagangan pun meninjau penerapan protokol kesehatan (prokes) di mal yang ada Kota Delta, Jumat (20/8).

Kegiatan di pusat perbelanjaan dan mal diizinkan dengan kapasitas 50 persen. Mulai pukul 10.00 hingga 20.00. Aplikasi Peduli Lindungi wajib digunakan untuk screening terhadap semua pengunjung dan pegawai mal.

Tidak cukup hanya dengan menunjukkan dokumen atau kartu fisik sertifikat vaksin Covid-19, tetapi pengunjung mal harus menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 melalui aplikasi tersebut.

Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan Nina Mora mengapresiasi kesiapan mal di Sidoarjo.

“Mal harus mematuhi seluruh aturan. Kita ingin pusat perbelanjaan tidak menjadi pusat penularan. Maka semua yang terkait protokol kesehatan dipatuhi di mal. Mudah-mudahan kalau tertib, mal di kota lain akan mengikuti,” katanya.

Pada pembukaan mal ini pengunjung di bawah 12 tahun belum diperbolehkan masuk. “Kalau anak-anak karena belum vaksin belum boleh masuk,” jelasnya.

Selain itu, restoran, kafe di dalam pusat perbelanjaan dan mal dapat menerima makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25 persen. Satu meja maksimal dua orang dan waktu makan maksimal 30 menit.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Tjarda menegaskan, lima mal di Kota Delta telah buka kembali. “Yang penting penerapan protokol kesehatan diutamakan. Ekonomi bisa berjalan pemkab sudah senang,” ungkapnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/