alexametrics
28 C
Sidoarjo
Sunday, 22 May 2022

Usulan BPUM Masih Bergulir

SIDOARJO – Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi sejak 28 Agustus 2020 lalu. Hingga memasuki triwulan dua 2021 pelaku usaha mikro kecil di Kota Delta masih mengajukan usulan BPUM ini.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mohammad Edi Kurniadi menegaskan pada 2020 kemarin nilai bantuannya sebesar Rp 2,4 juta. Sementara itu tahun ini menjadi Rp 1,2 juta.

“Semua keputusan dari pusat, daerah hanya memfasilitasi warganya yang membutuhkan. Mereka yang mendapat bantuan BPUM ditransfer langsung ke rekening masing-masing, jadi tidak melalui kami,” tegas Edi Kurniadi.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro pada 2020 telah mengusulkan sekitar 113 ribu lebih usaha mikro kecil. “Kalau pendaftar yang sekarang ini tahun 2021 baru sekitar 200 pelaku usaha mikro,” terangnya.

Edi jelaskan kalau data usaha mikro di Sidoarjo yang tercatat di BPS Statistik tahun 2017 ada sebanyak 176 ribu lebih. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro tidak memiliki target, bisa sebanyak-banyaknya bagi warga yang pelaku usaha mikro bisa mendaftarkan sekarang juga.

“Kalau dilihat dari jumlah data usaha mikro sebesar itu, dibanding dengan yang sudah mengajukan masih sangat kecil sekali. Oleh karena itu, usaha mikro Sidoarjo silahkan mendaftar sebanyak-banyaknya,” imbuhnya.

Walaupun proses pendaftarannya dilakukan secara online, namun pemberkasannya, pemohon harap menyerahkannya ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo sebagai verifikasi datanya.

“Pelaku usaha mikro kecil datang ke kantor ini hanya melakukan verifikasi saja, yang sebenarnya sudah daftar secara online. Sekarang ini hanya mempercepat prosesnya saja,” kata Edi lagi.

Sementara itu ketentuan umumnya penerima BPUM adalah tidak berutang-piutang dengan bank. Mereka juga bukan anggota TNI/Polri/ASN/BUMN/BUMD.

Sedang syaratnya adalah foto kopi KTP, KK, Nomor Induk Berusaha dan Surat Keterangan Usaha dari desa setempat. Selain itu juga harus punya surat pernyataan tanggungjawab mutlak yang ditulis tangan. (rpp)

 

SIDOARJO – Bantuan Permodalan Usaha Mikro (BPUM) bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi sejak 28 Agustus 2020 lalu. Hingga memasuki triwulan dua 2021 pelaku usaha mikro kecil di Kota Delta masih mengajukan usulan BPUM ini.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Mohammad Edi Kurniadi menegaskan pada 2020 kemarin nilai bantuannya sebesar Rp 2,4 juta. Sementara itu tahun ini menjadi Rp 1,2 juta.

“Semua keputusan dari pusat, daerah hanya memfasilitasi warganya yang membutuhkan. Mereka yang mendapat bantuan BPUM ditransfer langsung ke rekening masing-masing, jadi tidak melalui kami,” tegas Edi Kurniadi.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro pada 2020 telah mengusulkan sekitar 113 ribu lebih usaha mikro kecil. “Kalau pendaftar yang sekarang ini tahun 2021 baru sekitar 200 pelaku usaha mikro,” terangnya.

Edi jelaskan kalau data usaha mikro di Sidoarjo yang tercatat di BPS Statistik tahun 2017 ada sebanyak 176 ribu lebih. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro tidak memiliki target, bisa sebanyak-banyaknya bagi warga yang pelaku usaha mikro bisa mendaftarkan sekarang juga.

“Kalau dilihat dari jumlah data usaha mikro sebesar itu, dibanding dengan yang sudah mengajukan masih sangat kecil sekali. Oleh karena itu, usaha mikro Sidoarjo silahkan mendaftar sebanyak-banyaknya,” imbuhnya.

Walaupun proses pendaftarannya dilakukan secara online, namun pemberkasannya, pemohon harap menyerahkannya ke Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo sebagai verifikasi datanya.

“Pelaku usaha mikro kecil datang ke kantor ini hanya melakukan verifikasi saja, yang sebenarnya sudah daftar secara online. Sekarang ini hanya mempercepat prosesnya saja,” kata Edi lagi.

Sementara itu ketentuan umumnya penerima BPUM adalah tidak berutang-piutang dengan bank. Mereka juga bukan anggota TNI/Polri/ASN/BUMN/BUMD.

Sedang syaratnya adalah foto kopi KTP, KK, Nomor Induk Berusaha dan Surat Keterangan Usaha dari desa setempat. Selain itu juga harus punya surat pernyataan tanggungjawab mutlak yang ditulis tangan. (rpp)

 

Most Read

Berita Terbaru


/