alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Libatkan 70 Pelaku Usaha Mikro Pasarkan Produk Lewat Virtual

SIDOARJO – Pameran virtual menjadi solusi yang ditawarkan Pemkab Sidoarjo dalam menggeliatkan kembali pemasaran produk usaha mikro di tengah pandemi Covid-19. Aneka produk dari 70 pelaku usaha mikro dipamerkan dengan konsep digital dan realistik atau tiga dimensi.

Suasana berbeda dirasakan saat pameran. Biasanya para pengunjung dan peserta untuk hadir langsung ke hall atau venue yang ditentukan, kini kondisinya sudah berbeda.

Sehingga dengan pameran virtual ini, pengunjung hanya perlu mengakses laman website yang tersedia. Dari laman tersebut antara penjual dan pengunjung tetap bisa bertukar informasi. Caranya, melalui pesan teks. Meskipun berlangsung virtual, pengunjung juga bisa melakukan transaksi pembelian.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi mengungkapkan, pemkab terus berupaya memberi semangat dan meningkatkan perekonomian pelaku usaha mikro yang sempat terpuruk.

“Pameran virtual ini baru pertama kali. Paling tidak, kami mengenalkan dulu pada usaha mikro, pemasaran model baru,” katanya, Jumat (19/11).

Lebih lanjut, Edi menambahkan, selain pameran, pendampingan perluasan pemasaran yang sudah dilakukan yakni fasilitas temu bisnis. Hingga pelatihan kemahiran digital marketing di platform jual beli online.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor mengatakan, usaha mikro merupakan sektor yang masih bertahan meskipun tergempur pandemi Covid-19. Hal ini harus diperkuat melalui pemasaran. Usaha mikro sudah saatnya go digital. Ia menilai bahwa usaha yang mampu mengikuti zaman, akan cepat berkembang.

“Maka yang perlu di dorong adalah terbiasa jual beli online,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Pameran virtual menjadi solusi yang ditawarkan Pemkab Sidoarjo dalam menggeliatkan kembali pemasaran produk usaha mikro di tengah pandemi Covid-19. Aneka produk dari 70 pelaku usaha mikro dipamerkan dengan konsep digital dan realistik atau tiga dimensi.

Suasana berbeda dirasakan saat pameran. Biasanya para pengunjung dan peserta untuk hadir langsung ke hall atau venue yang ditentukan, kini kondisinya sudah berbeda.

Sehingga dengan pameran virtual ini, pengunjung hanya perlu mengakses laman website yang tersedia. Dari laman tersebut antara penjual dan pengunjung tetap bisa bertukar informasi. Caranya, melalui pesan teks. Meskipun berlangsung virtual, pengunjung juga bisa melakukan transaksi pembelian.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi mengungkapkan, pemkab terus berupaya memberi semangat dan meningkatkan perekonomian pelaku usaha mikro yang sempat terpuruk.

“Pameran virtual ini baru pertama kali. Paling tidak, kami mengenalkan dulu pada usaha mikro, pemasaran model baru,” katanya, Jumat (19/11).

Lebih lanjut, Edi menambahkan, selain pameran, pendampingan perluasan pemasaran yang sudah dilakukan yakni fasilitas temu bisnis. Hingga pelatihan kemahiran digital marketing di platform jual beli online.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor mengatakan, usaha mikro merupakan sektor yang masih bertahan meskipun tergempur pandemi Covid-19. Hal ini harus diperkuat melalui pemasaran. Usaha mikro sudah saatnya go digital. Ia menilai bahwa usaha yang mampu mengikuti zaman, akan cepat berkembang.

“Maka yang perlu di dorong adalah terbiasa jual beli online,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/