alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Indah Kurnia Resmikan Desa Devisa Rumput Laut Agar Bisa Segera Ekspor

SIDOARJO – Sidoarjo kini punya Desa Devisa Rumput Laut. Tempatnya di Kecamatan Jabon. Anggota DPR RI Indah Kurnia meresmikan langsung dan bertemu dengan petani rumput laut di sana, Sabtu (18/12).

Anggota Komisi XI itu juga berdialog dengan petani rumput laut. Salah satunya dengan koordinator petani rumput laut Mustofa di Jabon.

Salah satu perbincangannya adalah masalah permodalan. Ternyata sejauh ini belum ada bank yang membantu permodalan para petani rumput laut di desa devisa itu

“Nah, ini yang perlu menjadi perhatian perbankan. Rumput laut ini potensi lho. Betul kan Pak Mustofa ?,” tanya Indah Kurnia yang diamini oleh Mustofa.

Indah Kurnia berharap perbankan harus terlibat memberikan pembiayaan. Sebab ini potensi bisnis yang sangat bagus. Apalagi, rumput laut di Jabon bisa diekspor.

“Sejak sekitar tahun 2010 saya datang ke tempat ini mengajak Bank Indonesia. Lalu kami fokus mendampingi hingga saat ini dan LPEI kami minta untuk mendampingi para petani di Desa Kupang agar bisa melakukan ekspor,” ujar anggota Fraksi PDIP itu.

 

Mustofa mengatakan, satu petani bisa menghasilkan 2 ton rumput laut sekali panen. Jumlah petani tergabung menjadi anggota koperasi Sumber Mulyo 5758 sebanyak 56 petani.

“Potensinya memang besar. Kami sangat bersyukur mendapat pendampingan dan motivasi,” jelas Mustofa

Ketua Koperasi Sumber Mulyo 5758 Hery Sudarmono menyampaikan terima kasih atas pendampingan dari LPEI dan Indah Kurnia terhadap petani rumput laut.

“Kami akan bekerja keras agar kami bisa segera ekspor. Kalau bisa tahun depan,” ucapnya.

Direktur Pelaksana II Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Maqin Norhadi mengatakan, Indah Kurnia terus intens mendorong atas terealisasinya desa devisa rumput laut Sidoarjo.

“Kami juga optimistis jika para petani rumput laut bisa ekspor produknya,” pungkasnya. (son/vga)

SIDOARJO – Sidoarjo kini punya Desa Devisa Rumput Laut. Tempatnya di Kecamatan Jabon. Anggota DPR RI Indah Kurnia meresmikan langsung dan bertemu dengan petani rumput laut di sana, Sabtu (18/12).

Anggota Komisi XI itu juga berdialog dengan petani rumput laut. Salah satunya dengan koordinator petani rumput laut Mustofa di Jabon.

Salah satu perbincangannya adalah masalah permodalan. Ternyata sejauh ini belum ada bank yang membantu permodalan para petani rumput laut di desa devisa itu

“Nah, ini yang perlu menjadi perhatian perbankan. Rumput laut ini potensi lho. Betul kan Pak Mustofa ?,” tanya Indah Kurnia yang diamini oleh Mustofa.

Indah Kurnia berharap perbankan harus terlibat memberikan pembiayaan. Sebab ini potensi bisnis yang sangat bagus. Apalagi, rumput laut di Jabon bisa diekspor.

“Sejak sekitar tahun 2010 saya datang ke tempat ini mengajak Bank Indonesia. Lalu kami fokus mendampingi hingga saat ini dan LPEI kami minta untuk mendampingi para petani di Desa Kupang agar bisa melakukan ekspor,” ujar anggota Fraksi PDIP itu.

 

Mustofa mengatakan, satu petani bisa menghasilkan 2 ton rumput laut sekali panen. Jumlah petani tergabung menjadi anggota koperasi Sumber Mulyo 5758 sebanyak 56 petani.

“Potensinya memang besar. Kami sangat bersyukur mendapat pendampingan dan motivasi,” jelas Mustofa

Ketua Koperasi Sumber Mulyo 5758 Hery Sudarmono menyampaikan terima kasih atas pendampingan dari LPEI dan Indah Kurnia terhadap petani rumput laut.

“Kami akan bekerja keras agar kami bisa segera ekspor. Kalau bisa tahun depan,” ucapnya.

Direktur Pelaksana II Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Maqin Norhadi mengatakan, Indah Kurnia terus intens mendorong atas terealisasinya desa devisa rumput laut Sidoarjo.

“Kami juga optimistis jika para petani rumput laut bisa ekspor produknya,” pungkasnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/