alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Inovasi Bisa Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

SIDOARJO – Peluang dan tantangan bisnis di sektor finansial, manufaktur dan jasa dalam menjaga pertumbuhan di era new normal diulas Pemkab Sidoarjo bersama puluhan pengusaha kecil hingga besar, Rabu (18/11). Melalui program-program unggulan diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan tidak mengabaikan sektor riil.

“Kita jangan sampai terjebak pada pertumbuhan ekonomi yang sudah bagus ini, kelas middle income kita sudah tinggi. Pertumbuhan ekonomi kita rata-rata di atas provinsi Jatim dan nasional,” kata Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono di seminar ekonomi outlook 2021,  Rabu (18/11).

Pendapatan per kapita Sidoarjo sudah mencapai Rp 94 juta per tahun. Kalau sudah ekonomi menengah ke atas jangan sampai merasa zona nyaman. “Hari ini kita coba petakan melalui ekonomi Outlook sehingga bisa menjadi rumusan kebijakan. Indikator kesenjangan antara yang miskin dengan yang kaya di Sidoarjo 0,7 persen. Kita mampu menekan pertumbuhan penduduk 1,8 persen”, ujarnya.

Sekda Achmad Zaini menambahkan, tingkat pertumbuhan ekonomi Sidoarjo 5,85 persen di triwulan tiga tahun 2020. Meskipun di tengah pendemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi Sidoarjo masih lebih baik dari Jawa Timur dan nasional. “Target kita tahun ini enam persen. Tahun depan pakai target lebih dari enam persen,” katanya.

Lalu apa strategi agar target bisa tercapai? Zaini meminta para pelaku usaha terutama UMKM agar bisa memanfaatkan fasilitasi kredit usaha daerah (KURDA) yang disediakan pemkab. “Dengan permodalan, diharapkan bisa menggerakkan usaha dan menghasilkan produk baru yang diinginkan masyarakat Sidoarjo,” tandasnya. (rpp/nis)

 

SIDOARJO – Peluang dan tantangan bisnis di sektor finansial, manufaktur dan jasa dalam menjaga pertumbuhan di era new normal diulas Pemkab Sidoarjo bersama puluhan pengusaha kecil hingga besar, Rabu (18/11). Melalui program-program unggulan diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan tidak mengabaikan sektor riil.

“Kita jangan sampai terjebak pada pertumbuhan ekonomi yang sudah bagus ini, kelas middle income kita sudah tinggi. Pertumbuhan ekonomi kita rata-rata di atas provinsi Jatim dan nasional,” kata Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono di seminar ekonomi outlook 2021,  Rabu (18/11).

Pendapatan per kapita Sidoarjo sudah mencapai Rp 94 juta per tahun. Kalau sudah ekonomi menengah ke atas jangan sampai merasa zona nyaman. “Hari ini kita coba petakan melalui ekonomi Outlook sehingga bisa menjadi rumusan kebijakan. Indikator kesenjangan antara yang miskin dengan yang kaya di Sidoarjo 0,7 persen. Kita mampu menekan pertumbuhan penduduk 1,8 persen”, ujarnya.

Sekda Achmad Zaini menambahkan, tingkat pertumbuhan ekonomi Sidoarjo 5,85 persen di triwulan tiga tahun 2020. Meskipun di tengah pendemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi Sidoarjo masih lebih baik dari Jawa Timur dan nasional. “Target kita tahun ini enam persen. Tahun depan pakai target lebih dari enam persen,” katanya.

Lalu apa strategi agar target bisa tercapai? Zaini meminta para pelaku usaha terutama UMKM agar bisa memanfaatkan fasilitasi kredit usaha daerah (KURDA) yang disediakan pemkab. “Dengan permodalan, diharapkan bisa menggerakkan usaha dan menghasilkan produk baru yang diinginkan masyarakat Sidoarjo,” tandasnya. (rpp/nis)

 

Most Read

Berita Terbaru


/