alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

UMKM Harus Bisa Beradaptasi dengan Perubahan Perilaku Konsumen

SIDOARJO – Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus berjuang agar dapat bertahan demi melangsungkan dan meningkatkan produk-produk bisnis penjualan mereka. Dengan adanya peralihan kecenderungan perilaku berbelanja secara online, UMKM dituntut untuk dapat beradaptasi dan berinovasi secara digital.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pandemi telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Dari yang dulu membeli produk secara langsung, sekarang semua beralih menuju online. Sehingga UMKM harus bisa beradaptasi di tengah perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya inisiatif program Kerja Bareng Untuk Negeri bersama dengan Shopee, pelaku UMKM diharapkan dapat terus meningkatkan performa bisnis secara optimal dengan terus meningkatkan pengetahuan dan literasi digital, membangun model bisnis yang adaptif serta penguatan akses pasar yang kolaboratif,” ungkap Tetep dalam webinar bertajuk Kerja Bareng Untuk Negeri belum lama ini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan jika UMKM merupakan salah satu penggerak roda ekonomi di Indonesia. Dengan semakin banyaknya yang hadir di Indonesia, para pelaku UMKM akan diberi kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan guna secara efektif dan optimal dapat beradaptasi dengan penerapan literasi digital demi melangsungkan bisnis UMKM nya di era digital saat ini.

“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Shopee Indonesia atas sinergi yang dilakukan dengan pemerintah dalam membantu UMKM khususnya dalam mendukung keberlangsungan bisnis dan memberdayakan mereka,” ungkap Luhut.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menambahkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri di tengah masa sulit ini harus bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang dan lompatan bagi para pelaku UMKM untuk berinovasi. UMKM memerlukan strategi yang tepat dalam memasuki pasar global.

“Besar harapan saya, dengan adanya inisiatif Kerja Bareng untuk Negeri dari Shopee dapat menjadi jawaban akan tantangan ekspansi ke pasar global yang harus dijawab UMKM soal inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Saya yakin UMKM Indonesia memiliki potensi segera pulih dari pandemi COVID-19 dan meningkatkan kapasitas karena kita punya sumber daya alam melimpah dan dukungan pemerintah,” papar Erick. (uta/opi)

SIDOARJO – Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus berjuang agar dapat bertahan demi melangsungkan dan meningkatkan produk-produk bisnis penjualan mereka. Dengan adanya peralihan kecenderungan perilaku berbelanja secara online, UMKM dituntut untuk dapat beradaptasi dan berinovasi secara digital.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pandemi telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Dari yang dulu membeli produk secara langsung, sekarang semua beralih menuju online. Sehingga UMKM harus bisa beradaptasi di tengah perubahan perilaku konsumsi masyarakat.

“Dengan adanya inisiatif program Kerja Bareng Untuk Negeri bersama dengan Shopee, pelaku UMKM diharapkan dapat terus meningkatkan performa bisnis secara optimal dengan terus meningkatkan pengetahuan dan literasi digital, membangun model bisnis yang adaptif serta penguatan akses pasar yang kolaboratif,” ungkap Tetep dalam webinar bertajuk Kerja Bareng Untuk Negeri belum lama ini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan jika UMKM merupakan salah satu penggerak roda ekonomi di Indonesia. Dengan semakin banyaknya yang hadir di Indonesia, para pelaku UMKM akan diberi kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan guna secara efektif dan optimal dapat beradaptasi dengan penerapan literasi digital demi melangsungkan bisnis UMKM nya di era digital saat ini.

“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Shopee Indonesia atas sinergi yang dilakukan dengan pemerintah dalam membantu UMKM khususnya dalam mendukung keberlangsungan bisnis dan memberdayakan mereka,” ungkap Luhut.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menambahkan, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri di tengah masa sulit ini harus bisa dimanfaatkan untuk membuka peluang dan lompatan bagi para pelaku UMKM untuk berinovasi. UMKM memerlukan strategi yang tepat dalam memasuki pasar global.

“Besar harapan saya, dengan adanya inisiatif Kerja Bareng untuk Negeri dari Shopee dapat menjadi jawaban akan tantangan ekspansi ke pasar global yang harus dijawab UMKM soal inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Saya yakin UMKM Indonesia memiliki potensi segera pulih dari pandemi COVID-19 dan meningkatkan kapasitas karena kita punya sumber daya alam melimpah dan dukungan pemerintah,” papar Erick. (uta/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/