alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Bahan Pokok Dibanderol Murah di 8 Titik Operasi Pasar 

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo kembali menggelar operasi pasar. Kali ini titik operasi pasar diperbanyak. Sampai ke desa-desa agar masyarakat lebih mudah menjangkaunya.

Seperti operasi pasar yang berlangsung di Balai Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Senin (17/1). Komoditas bahan pokok (bapok) seperti minyak goreng, telur, gula, beras, tepung terigu dan ayam dijual lebih murah dari harga pasar.

Selain di Barengkrajan, secara bergantian di hari berikutnya, pemkab mengadakan operasi pasar di Desa Ngares, Kecamatan Sukodono, dan Desa Wonokasian Kecamatan Wonoayu. Serta Kantor Kecamatan Tarik dan Balongbendo.

Berdasar data harga bahan pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, minyak goreng rata-rata masih Rp 20 ribu per liter. Daging ayam Rp 35 ribu per kg, telur ayam Rp 21 ribu per kg. Gula pasir Rp 14 ribu per kg. Sementara itu beras Rp 13 ribu per kg.

Melalui operasi pasar, harga minyak goreng dijual Rp 14 ribu per liter. Ayam Rp 30 ribu per kg. Gula pasir menjadi Rp 12.500 per kg. Kemudian beras dijual per 5 kg Rp 58 ribu.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sidoarjo Listyaningsih menjelaskan, operasi pasar ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sidoarjo. Terutama yang terdampak langsung kenaikan harga bahan pokok seperti para pelaku usaha kecil.

Khusus untuk pembelian minyak goreng, maksimal setiap orang membeli 2 liter. Masing-masing pembeli juga harus membawa dan menyerahkan fotokopi KTP supaya tidak ada yang double pembeliannya. Untuk pembelian bahan pokok lainnya tidak ada batasan pembelian.

“Kami juga berharap tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Lis menambahkan, selain di lima titik, operasi pasar khusus menjual minyak goreng murah diterjunkan di tiga titik pasar. Seperti Pasar Porong, Pasar Krembung dan Pasar Gedangan.

Operasi pasar di Krembung dan Gedangan, pemkab bekerjasama dengan Disperindag Jawa Timur.

“Masing-masing digelontor 1.200 liter minyak goreng murah,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

 

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo kembali menggelar operasi pasar. Kali ini titik operasi pasar diperbanyak. Sampai ke desa-desa agar masyarakat lebih mudah menjangkaunya.

Seperti operasi pasar yang berlangsung di Balai Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, Senin (17/1). Komoditas bahan pokok (bapok) seperti minyak goreng, telur, gula, beras, tepung terigu dan ayam dijual lebih murah dari harga pasar.

Selain di Barengkrajan, secara bergantian di hari berikutnya, pemkab mengadakan operasi pasar di Desa Ngares, Kecamatan Sukodono, dan Desa Wonokasian Kecamatan Wonoayu. Serta Kantor Kecamatan Tarik dan Balongbendo.

Berdasar data harga bahan pokok Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, minyak goreng rata-rata masih Rp 20 ribu per liter. Daging ayam Rp 35 ribu per kg, telur ayam Rp 21 ribu per kg. Gula pasir Rp 14 ribu per kg. Sementara itu beras Rp 13 ribu per kg.

Melalui operasi pasar, harga minyak goreng dijual Rp 14 ribu per liter. Ayam Rp 30 ribu per kg. Gula pasir menjadi Rp 12.500 per kg. Kemudian beras dijual per 5 kg Rp 58 ribu.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sidoarjo Listyaningsih menjelaskan, operasi pasar ini sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sidoarjo. Terutama yang terdampak langsung kenaikan harga bahan pokok seperti para pelaku usaha kecil.

Khusus untuk pembelian minyak goreng, maksimal setiap orang membeli 2 liter. Masing-masing pembeli juga harus membawa dan menyerahkan fotokopi KTP supaya tidak ada yang double pembeliannya. Untuk pembelian bahan pokok lainnya tidak ada batasan pembelian.

“Kami juga berharap tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Lis menambahkan, selain di lima titik, operasi pasar khusus menjual minyak goreng murah diterjunkan di tiga titik pasar. Seperti Pasar Porong, Pasar Krembung dan Pasar Gedangan.

Operasi pasar di Krembung dan Gedangan, pemkab bekerjasama dengan Disperindag Jawa Timur.

“Masing-masing digelontor 1.200 liter minyak goreng murah,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

 

Most Read

Berita Terbaru


/