alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Belum Semua Titik Berlaku Karcis Parkir

SIDOARJO – Retribusi parkir dengan sistem karcis sudah mulai kembali berlaku di Sidoarjo. Namun belum semua titik parkir diberlakukan. Alasannya juga karena faktor terbatasnya sumber daya manusia (SDM).

Plt Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, Rizal Asnan menguraikan, saat ini memang belum seluruh SDM juru parkir (jukir) yang dikerahkan untuk penerapan karcis parkir. “Hanya 200 jukir saja, dari 600 jukir yang ada,” terangnya.

Hal itulah yang membuat belum semua titik parkir diberlakukan program transisi retribusi parkir itu. “Pungutan karcis hanya ada di ruang tepi jalan dan beberapa pasar,” urainya. Contohnya seperti parkiran yang ada di sepanjang Jalan Gajah Mada.

Untuk sejumlah lokasi pasar lain, Dishub juga masih berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Nantinya juga akan dikaji untuk penambahan jukir yang akan dilibatkan dalam penarikan retribusi parkir di area pasar.

Penerapan kembali retribusi parkir menggunakan karcis itu juga merupakan salah satu rekomendasi Komisi B DPRD Sidoarjo. Tujuannya untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor parkir. “Agar tetap ada pemasukan. Tidak vakum,” kata Ketua Komisi B Bambang Pujianto.

Memang, lanjut Bambang, pendapatan daerah dari sektor parkir sempat vakum. Yakni setelah diberhentikannya mekanisme parkir berlangganan.

Nantinya, pengelolaan parkir di Sidoarjo bakal dikembangkan secara digital. “Masih nunggu lelang di tim TKKSD (Koordinasi Kerja Sama Daerah),” pungkas politikus Gerindra itu. (son/opi)

 

SIDOARJO – Retribusi parkir dengan sistem karcis sudah mulai kembali berlaku di Sidoarjo. Namun belum semua titik parkir diberlakukan. Alasannya juga karena faktor terbatasnya sumber daya manusia (SDM).

Plt Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, Rizal Asnan menguraikan, saat ini memang belum seluruh SDM juru parkir (jukir) yang dikerahkan untuk penerapan karcis parkir. “Hanya 200 jukir saja, dari 600 jukir yang ada,” terangnya.

Hal itulah yang membuat belum semua titik parkir diberlakukan program transisi retribusi parkir itu. “Pungutan karcis hanya ada di ruang tepi jalan dan beberapa pasar,” urainya. Contohnya seperti parkiran yang ada di sepanjang Jalan Gajah Mada.

Untuk sejumlah lokasi pasar lain, Dishub juga masih berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan. Nantinya juga akan dikaji untuk penambahan jukir yang akan dilibatkan dalam penarikan retribusi parkir di area pasar.

Penerapan kembali retribusi parkir menggunakan karcis itu juga merupakan salah satu rekomendasi Komisi B DPRD Sidoarjo. Tujuannya untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor parkir. “Agar tetap ada pemasukan. Tidak vakum,” kata Ketua Komisi B Bambang Pujianto.

Memang, lanjut Bambang, pendapatan daerah dari sektor parkir sempat vakum. Yakni setelah diberhentikannya mekanisme parkir berlangganan.

Nantinya, pengelolaan parkir di Sidoarjo bakal dikembangkan secara digital. “Masih nunggu lelang di tim TKKSD (Koordinasi Kerja Sama Daerah),” pungkas politikus Gerindra itu. (son/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/