alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Kawasan Kafe Kavling DPR Jadi Pilot Project Tertib Vaksin

SIDOARJO – Ratusan pegawai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di kawasan Kavling DPR Pagerwojo mulai menjalani vaksinsi, Jumat (13/8). Mereka berasal dari 47 UMKM kuliner Distric Kuliner Merdeka.

Vaksinasi terhadap ratusan pegawai UMKM kuliner itu menjadi pilot project dari kawasan wajib vaksin dan juga kawasan taat protokol kesehatan (prokes). Upaya itu dilakukan untuk menghidupkan kembali ekonomi yang lesu dengan tetap mematuhi peraturan terkait pandemi.

“Ini adalah inisiasi Polresta Sidoarjo yang cukup bagus untuk seluruh paguyupan kafe disini. Jadi tawarannya apa, ekonomi terus jalan dengan tetap mematuhi prokes dan aturan yang ada,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Mereka yang sudah divaksin dan ingin bisa nongkrong di kafe yang ada di Distric Kuliner Merdeka itu, akan diberikan previlege. Yaitu, boleh makan di tempat alias dine in dengan batas waktu 20 menit. Mereka juga tetap bisa memilih take away.

Sehingga pengunjung yang akan nongkrong di kafe dapat menunjukkan sertifikat vaksin. Bahkan mereka nantinya bisa mendapatkan diskon antara 5 hingga 10 persen. Sehingga pola semacam itu dapat diikuti oleh kawasan lainnya di wilayah Sidoarjo.

“Para pengusaha kafe disini punya banyak pegawai. Jadi mereka yang akan melayani pengunjung harus sudah divaksin. Nah, kami disini menyediakan bus gerai vaksinasi bagi pegawai,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Menurutnya, dengan begitu, usaha kafe dapat terus berjalan. Namun juga tetap mematuhi aturan yang ada. Seperti jumlah pengunjung dan jam operasional. Tak hanya itu, jika seluruh pegawai dan masyarakat sekitar sudah divaksin, maka layanan akan pindah ke lokasi lainnya.

Ahmad Fauzi, pelaku usaha kafe mengaku, gembira dengan dijadikannya kawasan tertib vaksin itu. Sebab role model ini bisa membangkitkan ekonomi. Dia pun berjanji akan mematuhi aturan yang ada mengenai prokes.

“Seperti yang sudah disampaikan, nyawa nomor satu, dan ekonomi nomor dua. Jadi untuk itu kami akan patuhi prokes sehingga ekonomi bisa bangkit,” terangnya. (far/vga)

 


SIDOARJO – Ratusan pegawai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di kawasan Kavling DPR Pagerwojo mulai menjalani vaksinsi, Jumat (13/8). Mereka berasal dari 47 UMKM kuliner Distric Kuliner Merdeka.

Vaksinasi terhadap ratusan pegawai UMKM kuliner itu menjadi pilot project dari kawasan wajib vaksin dan juga kawasan taat protokol kesehatan (prokes). Upaya itu dilakukan untuk menghidupkan kembali ekonomi yang lesu dengan tetap mematuhi peraturan terkait pandemi.

“Ini adalah inisiasi Polresta Sidoarjo yang cukup bagus untuk seluruh paguyupan kafe disini. Jadi tawarannya apa, ekonomi terus jalan dengan tetap mematuhi prokes dan aturan yang ada,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Mereka yang sudah divaksin dan ingin bisa nongkrong di kafe yang ada di Distric Kuliner Merdeka itu, akan diberikan previlege. Yaitu, boleh makan di tempat alias dine in dengan batas waktu 20 menit. Mereka juga tetap bisa memilih take away.

Sehingga pengunjung yang akan nongkrong di kafe dapat menunjukkan sertifikat vaksin. Bahkan mereka nantinya bisa mendapatkan diskon antara 5 hingga 10 persen. Sehingga pola semacam itu dapat diikuti oleh kawasan lainnya di wilayah Sidoarjo.

“Para pengusaha kafe disini punya banyak pegawai. Jadi mereka yang akan melayani pengunjung harus sudah divaksin. Nah, kami disini menyediakan bus gerai vaksinasi bagi pegawai,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Menurutnya, dengan begitu, usaha kafe dapat terus berjalan. Namun juga tetap mematuhi aturan yang ada. Seperti jumlah pengunjung dan jam operasional. Tak hanya itu, jika seluruh pegawai dan masyarakat sekitar sudah divaksin, maka layanan akan pindah ke lokasi lainnya.

Ahmad Fauzi, pelaku usaha kafe mengaku, gembira dengan dijadikannya kawasan tertib vaksin itu. Sebab role model ini bisa membangkitkan ekonomi. Dia pun berjanji akan mematuhi aturan yang ada mengenai prokes.

“Seperti yang sudah disampaikan, nyawa nomor satu, dan ekonomi nomor dua. Jadi untuk itu kami akan patuhi prokes sehingga ekonomi bisa bangkit,” terangnya. (far/vga)

 


Most Read

Berita Terbaru