alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Amankan Jaringan Rafi, Fokus di Residensial

SURABAYA – Pada Ramadan dan Idulfitri (Rafi) tahun ini, pengamanan operasional jaringan Telkomsel akan difokuskan di wilayah residensial, rumah ibadah, rumah sakit penanganan Covid-19. Juga di titik transit transportasi, seperti bandara, terminal bus, pelabuhan, jalur penyaluran logistik, serta area spesial lainnya seperti pusat pelayanan publik.

Direktur Sales Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, secara keseluruhan, optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan tersebut akan difokuskan di 554 point of interest (POI) di seluruh Indonesia. Rinciannya terdiri dari 255 area residensial, 21 rumah sakit rujukan Covid-19, 43 area transit transportasi utama (bandara, stasiun, terminal dan pelabuhan), 196 area special, seperti pusat pelayanan publik dan pusat perbelanjaan, 32 area jalur transportasi dan logistik, serta 7 rumah ibadah besar.

“Telkomsel memperkirakan akan tetap terjadi pergerakan yang cukup signifikan pada trafik komunikasi di momen Rafi 2021 jika dibandingkan dengan hari normal di 2021,” ungkap Hendri dalam webinar, Senin (12/4).

Ia menjelaskan, trafik layanan broadband diprediksi akan tumbuh sebesar 8,54 persen. Sedangkan trafik layanan panggilan suara dan SMS diproyeksi akan mengalami peningkatan masing-masing 3,14 persen dan 2,95 persen.

“Proyeksi tersebut terutama didasari dengan semakin cepatnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengadopsi pemanfaatan layanan digital untuk mendapatkan kemudahan dan pengalaman lebih dalam menjalani aktivitas keseharian. Khususnya di tengah pandemi Covid-19,” urainya.

Memahami hal tersebut, Telkomsel secara proaktif telah menjalankan berbagai upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan dengan mengoperasikan tambahan 63 unit Compact Mobile BTS (Combat). Juga dengan menambah kapasitas internet capacity menjadi 8,07 Tbps.

“Selain itu, hingga April 2021, Telkomsel juga telah menggelar tambahan 263 unit BTS 4G/LTE baru. Sehingga secara keseluruhan Telkomsel kini telah mengoperasikan lebih dari 236.000 unit BTS yang sebagian besarnya telah didukung teknologi broadband 3G dan 4G/LTE. Selain itu, lebih dari 50 kota/kabupaten di Indonesia juga telah terlayani layanan VoLTE,” urai Hendri.

Selain mematangkan infrastruktur di titik-titik dengan potensi pertumbuhan trafik komunikasi yang siginfikan, juga telah dijalankan uji jaringan (drive test) untuk memastikan kualitas dan kestabilan dari jaringan broadband Telkomsel secara merata dan kontinu di seluruh titik populasi di penjuru negeri. Pada uji jaringan tahun ini, total jarak tempuh dari inisiatif pengujian jaringan tersebut mencapai 15.135 km yang meliputi 57 ruas tol. Termasuk sejumlah ruas yang baru beroperasi di seluruh wilayah di Indonesia. Berdasarkan kegiatan uji jaringan tersebut, secara umum Telkomsel mencatatkan hasil baik di tiap parameter performa. (awa/opi)

SURABAYA – Pada Ramadan dan Idulfitri (Rafi) tahun ini, pengamanan operasional jaringan Telkomsel akan difokuskan di wilayah residensial, rumah ibadah, rumah sakit penanganan Covid-19. Juga di titik transit transportasi, seperti bandara, terminal bus, pelabuhan, jalur penyaluran logistik, serta area spesial lainnya seperti pusat pelayanan publik.

Direktur Sales Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, secara keseluruhan, optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan tersebut akan difokuskan di 554 point of interest (POI) di seluruh Indonesia. Rinciannya terdiri dari 255 area residensial, 21 rumah sakit rujukan Covid-19, 43 area transit transportasi utama (bandara, stasiun, terminal dan pelabuhan), 196 area special, seperti pusat pelayanan publik dan pusat perbelanjaan, 32 area jalur transportasi dan logistik, serta 7 rumah ibadah besar.

“Telkomsel memperkirakan akan tetap terjadi pergerakan yang cukup signifikan pada trafik komunikasi di momen Rafi 2021 jika dibandingkan dengan hari normal di 2021,” ungkap Hendri dalam webinar, Senin (12/4).

Ia menjelaskan, trafik layanan broadband diprediksi akan tumbuh sebesar 8,54 persen. Sedangkan trafik layanan panggilan suara dan SMS diproyeksi akan mengalami peningkatan masing-masing 3,14 persen dan 2,95 persen.

“Proyeksi tersebut terutama didasari dengan semakin cepatnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengadopsi pemanfaatan layanan digital untuk mendapatkan kemudahan dan pengalaman lebih dalam menjalani aktivitas keseharian. Khususnya di tengah pandemi Covid-19,” urainya.

Memahami hal tersebut, Telkomsel secara proaktif telah menjalankan berbagai upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan dengan mengoperasikan tambahan 63 unit Compact Mobile BTS (Combat). Juga dengan menambah kapasitas internet capacity menjadi 8,07 Tbps.

“Selain itu, hingga April 2021, Telkomsel juga telah menggelar tambahan 263 unit BTS 4G/LTE baru. Sehingga secara keseluruhan Telkomsel kini telah mengoperasikan lebih dari 236.000 unit BTS yang sebagian besarnya telah didukung teknologi broadband 3G dan 4G/LTE. Selain itu, lebih dari 50 kota/kabupaten di Indonesia juga telah terlayani layanan VoLTE,” urai Hendri.

Selain mematangkan infrastruktur di titik-titik dengan potensi pertumbuhan trafik komunikasi yang siginfikan, juga telah dijalankan uji jaringan (drive test) untuk memastikan kualitas dan kestabilan dari jaringan broadband Telkomsel secara merata dan kontinu di seluruh titik populasi di penjuru negeri. Pada uji jaringan tahun ini, total jarak tempuh dari inisiatif pengujian jaringan tersebut mencapai 15.135 km yang meliputi 57 ruas tol. Termasuk sejumlah ruas yang baru beroperasi di seluruh wilayah di Indonesia. Berdasarkan kegiatan uji jaringan tersebut, secara umum Telkomsel mencatatkan hasil baik di tiap parameter performa. (awa/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/