alexametrics
29 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Kadin Sidoarjo Dorong Perbup UMKM

SIDOARJO – Sejak bertahun-tahun lalu hingga sekarang, Sidoarjo tetap dikenal sebagai kota usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Kota Delta memiliki 206.725 UMKM dalam binaan Provinsi Jawa Timur dan kabupaten. Namun dalam implementasinya belum ada peraturan khusus yang memuat hal-hal berkaitan dengan UMKM ini.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo menginginkan pemkab menyusun peraturan tertulis. Terkait dengan hal tersebut, kadin dan pemkab telah bertemu membahas usulan ini. “Pemkab akan mengakomodir melalui Perbup UMKM,” kata Ketua Kadin Sidoarjo Ahmad Roid, Rabu (7/4).

Roid menjelaskan UMKM mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan
penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

Sehingga penguatan terhadap ekonomi mikro menjadi prioritas. Namun dalam praktiknya, UMKM masih menghadapi banyak permasalahan baik secara internal maupun eksternal.

Keberpihakan pemerintah terhadap sektor ini dirasa masih belum memadai yang ditunjukkan dengan lemahnya dukungan regulasi, kebijakan, anggaran dan program untuk penguatan Usaha Mikro dan Ekonomi Kreatif.

“Maka dari itu perlu ada Perbup khusus UMKM. Inti perbup tersebut tentang pengakuan dan keberpihakan dari keberadaan UMKM. Ada pembinaan kontinyu mulai pelatihan hingga usaha tersebut menjadi usaha yang besar ,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Roid, selain Perbup UMKM, Kadin menegaskan setiap investasi yang masuk harus melibatkan pengusaha lokal. (rpp/opi)

SIDOARJO – Sejak bertahun-tahun lalu hingga sekarang, Sidoarjo tetap dikenal sebagai kota usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Kota Delta memiliki 206.725 UMKM dalam binaan Provinsi Jawa Timur dan kabupaten. Namun dalam implementasinya belum ada peraturan khusus yang memuat hal-hal berkaitan dengan UMKM ini.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo menginginkan pemkab menyusun peraturan tertulis. Terkait dengan hal tersebut, kadin dan pemkab telah bertemu membahas usulan ini. “Pemkab akan mengakomodir melalui Perbup UMKM,” kata Ketua Kadin Sidoarjo Ahmad Roid, Rabu (7/4).

Roid menjelaskan UMKM mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan
penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan.

Sehingga penguatan terhadap ekonomi mikro menjadi prioritas. Namun dalam praktiknya, UMKM masih menghadapi banyak permasalahan baik secara internal maupun eksternal.

Keberpihakan pemerintah terhadap sektor ini dirasa masih belum memadai yang ditunjukkan dengan lemahnya dukungan regulasi, kebijakan, anggaran dan program untuk penguatan Usaha Mikro dan Ekonomi Kreatif.

“Maka dari itu perlu ada Perbup khusus UMKM. Inti perbup tersebut tentang pengakuan dan keberpihakan dari keberadaan UMKM. Ada pembinaan kontinyu mulai pelatihan hingga usaha tersebut menjadi usaha yang besar ,” tegasnya.

Kemudian, lanjut Roid, selain Perbup UMKM, Kadin menegaskan setiap investasi yang masuk harus melibatkan pengusaha lokal. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/