alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Komisi B DPRD Sidoarjo Tegaskan Pendapatan Parkir Harus Meningkat

SIDOARJO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 dari pos pajak daerah cukup memuaskan. Realisasinya melebihi target yang ditentukan. Yakni mencapai Rp 1 triliun, dari target Rp 953 miliar.

Tahun ini, target PAD pada pos pajak daerah pun meningkat. Menjadi Rp 1,8 triliun. Komisi B DPRD Sidoarjo berharap tidak ada kebocoran sehingga target tersebut mamp dipenuhi. Apalagi tahun ini pengelolaan parkir sudah diserahkan ke pihak ketiga.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengatakan, sektor parkir menjadi salah satu jenis usaha daerah yang dapat menambah PAD di Sidoarjo. Di samping itu juga merupakan salah satu bentuk pelayanan umum bagi masyarakat.

Oleh karena itu, dia berharap pelaksanaan perparkiran dapat berjalan sebaik mungkin. Sehingga PAD naik, pelayanan ke masyarakat juga baik.

“Untuk itu, pengelola dan juru parkir diharapkan semakin meningkatkan kontribusinya sesuai dengan aturan,” katanya.

Sejak parkir berlangganan dihentikan, pengelolaan parkir di Sidoarjo kembali menggunakan sistem karcis. Hal ini membuat rawan kebocoran. Tidak ada pemgawasan juru parkir (jukir). Sehingga rawan terjadi pungutan liar. “Tahun ini jangan sampai kecolongan lagi,” imbuhnya.

Menurut Bambang, harusnya sektor parkir bisa memberikan tambahan lebih besar lagi. Sebab dipungut dari dua komponen, yakni pajak parkir dan retribusi parkir. Untuk mengoptimalkan sektor parkir terhadap PAD maka pelaksanaan perparkiran perlu diselengarakan secara tertib dan terkendali.

Perlu adanya persamaan persepsi antara pemerintah, penyelenggara, pengelola dan juru parkir terhadap penyelenggaran perparkiran. Dia berharap lelang pengelolaan parkir bisa dilakukan secepatnya. Sehingga tidak banyak potensi pendapatan yang terbuang.

Seharusnya akhir tahun lalu sudah selesai lelangnya. Agar awal tahun ini bisa langsung diterapkan. Namun ternyata ada kendala yang membuat proses lelang pengelolaan parkir mundur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, saat ini proses lelang masih berlangsung. Saat ini pihaknya masih menyusun tata cara lelang. “Lelangnya minggu depan, ” ujarnya singkat. (nis/vga)

SIDOARJO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2021 dari pos pajak daerah cukup memuaskan. Realisasinya melebihi target yang ditentukan. Yakni mencapai Rp 1 triliun, dari target Rp 953 miliar.

Tahun ini, target PAD pada pos pajak daerah pun meningkat. Menjadi Rp 1,8 triliun. Komisi B DPRD Sidoarjo berharap tidak ada kebocoran sehingga target tersebut mamp dipenuhi. Apalagi tahun ini pengelolaan parkir sudah diserahkan ke pihak ketiga.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengatakan, sektor parkir menjadi salah satu jenis usaha daerah yang dapat menambah PAD di Sidoarjo. Di samping itu juga merupakan salah satu bentuk pelayanan umum bagi masyarakat.

Oleh karena itu, dia berharap pelaksanaan perparkiran dapat berjalan sebaik mungkin. Sehingga PAD naik, pelayanan ke masyarakat juga baik.

“Untuk itu, pengelola dan juru parkir diharapkan semakin meningkatkan kontribusinya sesuai dengan aturan,” katanya.

Sejak parkir berlangganan dihentikan, pengelolaan parkir di Sidoarjo kembali menggunakan sistem karcis. Hal ini membuat rawan kebocoran. Tidak ada pemgawasan juru parkir (jukir). Sehingga rawan terjadi pungutan liar. “Tahun ini jangan sampai kecolongan lagi,” imbuhnya.

Menurut Bambang, harusnya sektor parkir bisa memberikan tambahan lebih besar lagi. Sebab dipungut dari dua komponen, yakni pajak parkir dan retribusi parkir. Untuk mengoptimalkan sektor parkir terhadap PAD maka pelaksanaan perparkiran perlu diselengarakan secara tertib dan terkendali.

Perlu adanya persamaan persepsi antara pemerintah, penyelenggara, pengelola dan juru parkir terhadap penyelenggaran perparkiran. Dia berharap lelang pengelolaan parkir bisa dilakukan secepatnya. Sehingga tidak banyak potensi pendapatan yang terbuang.

Seharusnya akhir tahun lalu sudah selesai lelangnya. Agar awal tahun ini bisa langsung diterapkan. Namun ternyata ada kendala yang membuat proses lelang pengelolaan parkir mundur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo Benny Airlangga mengatakan, saat ini proses lelang masih berlangsung. Saat ini pihaknya masih menyusun tata cara lelang. “Lelangnya minggu depan, ” ujarnya singkat. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/