alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Dihantam Covid-19, Penumpang di Bandara Juanda Anjlok 59 Persen

SIDOARJO – Trafik penumpang di Bandara Internasional Juanda tahun 2020 anjlok 59 persen. Perjalanan udara juga masih didominasi penerbangan domestik.

PTS. General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, MMA. Indah Preastuty mengatakan, catatan statistik pergerakan lalu lintas penumpang selama tahun 2020 sejumlah 6.801.099 orang. Lalu ada 69.248 pergerakan pesawat, dan 65.310.883 kilogram kargo.

Tentu, jumlah penumpang itu sangat jauh jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Alasan utamanya memang faktor pembatasan akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020. “Sampai 59 persen penurunan,” sebutnya.

Lebih jauh Indah menjelaskan, jumlah penumpang tertinggi pada masa pandemi Covid-19 terjadi pada bulan Desember. Yakni sejumlah 605.795 penumpang. “Secara total, kinerja Bandara Juanda menyumbang 21 persen dari total kinerja operasional perusahaan,” imbuhnya.

Menurut Indah, meski secara total jumlah trafik tahun ini tidak setinggi kinerja tahun lalu, namun data per bulan menunjukkan peningkatan. Terutama sejak pertengahan tahun atau triwulan III. Pihaknya optimistis di tahun 2021 bakal segera ada pemulihan.

Ia memprediksi di tahun 2021 ini, jumlah penumpang mencapai 11,8 juta. Sedangkan pergerakan pesawat diperkirakan akan mencapai 94.876 pergerakan. Kemudian untuk kargo diperkirakan akan mencapai 63 juta kg.

Rencana vaksinasi Covid-19 tentu juga menjadi angin segar bisnis penerbangan. Diharapkan progres penerbangan bakal segera bangkit. Tentu, pihaknya juga akan melayani penumpang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (son/opi)

SIDOARJO – Trafik penumpang di Bandara Internasional Juanda tahun 2020 anjlok 59 persen. Perjalanan udara juga masih didominasi penerbangan domestik.

PTS. General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, MMA. Indah Preastuty mengatakan, catatan statistik pergerakan lalu lintas penumpang selama tahun 2020 sejumlah 6.801.099 orang. Lalu ada 69.248 pergerakan pesawat, dan 65.310.883 kilogram kargo.

Tentu, jumlah penumpang itu sangat jauh jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Alasan utamanya memang faktor pembatasan akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020. “Sampai 59 persen penurunan,” sebutnya.

Lebih jauh Indah menjelaskan, jumlah penumpang tertinggi pada masa pandemi Covid-19 terjadi pada bulan Desember. Yakni sejumlah 605.795 penumpang. “Secara total, kinerja Bandara Juanda menyumbang 21 persen dari total kinerja operasional perusahaan,” imbuhnya.

Menurut Indah, meski secara total jumlah trafik tahun ini tidak setinggi kinerja tahun lalu, namun data per bulan menunjukkan peningkatan. Terutama sejak pertengahan tahun atau triwulan III. Pihaknya optimistis di tahun 2021 bakal segera ada pemulihan.

Ia memprediksi di tahun 2021 ini, jumlah penumpang mencapai 11,8 juta. Sedangkan pergerakan pesawat diperkirakan akan mencapai 94.876 pergerakan. Kemudian untuk kargo diperkirakan akan mencapai 63 juta kg.

Rencana vaksinasi Covid-19 tentu juga menjadi angin segar bisnis penerbangan. Diharapkan progres penerbangan bakal segera bangkit. Tentu, pihaknya juga akan melayani penumpang dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/