alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Mahasiswa KKN-T Kelompok 34 Umsida Kembangkan UMKM Susu Sapi Segar

Diberi Brand “Sufir 34” di Desa Cemengbakalan

SIDOARJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan KKN di Desa Cemengbakalan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (2/10/2021). Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah pengembangan UMKM.

UMKM memegang peran penting untuk pembangunan dan pertumbuhan perekonomian sebuah negara. Melihat pentingnya peran UMKM tersebut maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan sebuah UMKM. Pengembangannya dapat dilakukan dengan inovasi-inovasi dan strategi khusus.

Menyadari hal tersebut mahasiswa KKN-T Kelompok 34 Umsida berinisiatif untuk mengembangkan salah satu potensi UMKM. Yaitu, UMKM susu sapi segar di Desa Cemengbakalan.

Proses pengolahan susu segar dilakukan oleh mahasiswa KKN-T Kelompok 34 dengan menggunakan metode pateurisasi yang  cukup mudah. Yakni, hanya dengan memanaskan susu ke suhu tertentu untuk menghilangkan bakteri. Sehingga susu dapat disimpan lebih lama.

Pengembangan potensi olahan susu tersebut, juga didampingi hingga ke pemasaran. Caranya dengan membangun brand “Sufir 34”. Sufir 34 merupakan singkatan dari Susu dan Firdaus yang notabene adalah nama pemilik UMKM peternakan susu. Sedangkan 34 diambil dari nomor Kelompok 34 KKN-T Umsida.

Sufir 34 menerapkan strategi diversifikasi produk. Yaitu, dengan mengolah susu segar menjadi olahan susu jelly dengan varian rasa. Seperti rasa cappuccino, green tea, cokelat, mangga, leci, dan red velvet.

Diversifikasi produk tidak menekankan pada produk tertentu tetapi produk dibuat menjadi beranekaragam. Tujuannya menjangkau selera konsumen yang bermacam-macam. Selain itu, Sufir 34 memiliki keunggulan susu yang diolah dari susu segar peternakan. Kemasan juga diubah lebih menarik sedemekian rupa.  Untuk memasarkannya, kelompok 34 KKN-T melakukan promosi melalui media sosial.

Hal tersebut sangat direspon positif oleh Firdaus selaku pemilik UMKM peternakan susu sapi di Desa Cemengbakalan. Dengan adanya Sufir 34, dia berharap kepada mahasiswa agar terus berkarya dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. (*/vga)

Diberi Brand “Sufir 34” di Desa Cemengbakalan

SIDOARJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan KKN di Desa Cemengbakalan, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (2/10/2021). Salah satu program kerja yang dilaksanakan adalah pengembangan UMKM.

UMKM memegang peran penting untuk pembangunan dan pertumbuhan perekonomian sebuah negara. Melihat pentingnya peran UMKM tersebut maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan sebuah UMKM. Pengembangannya dapat dilakukan dengan inovasi-inovasi dan strategi khusus.

Menyadari hal tersebut mahasiswa KKN-T Kelompok 34 Umsida berinisiatif untuk mengembangkan salah satu potensi UMKM. Yaitu, UMKM susu sapi segar di Desa Cemengbakalan.

Proses pengolahan susu segar dilakukan oleh mahasiswa KKN-T Kelompok 34 dengan menggunakan metode pateurisasi yang  cukup mudah. Yakni, hanya dengan memanaskan susu ke suhu tertentu untuk menghilangkan bakteri. Sehingga susu dapat disimpan lebih lama.

Pengembangan potensi olahan susu tersebut, juga didampingi hingga ke pemasaran. Caranya dengan membangun brand “Sufir 34”. Sufir 34 merupakan singkatan dari Susu dan Firdaus yang notabene adalah nama pemilik UMKM peternakan susu. Sedangkan 34 diambil dari nomor Kelompok 34 KKN-T Umsida.

Sufir 34 menerapkan strategi diversifikasi produk. Yaitu, dengan mengolah susu segar menjadi olahan susu jelly dengan varian rasa. Seperti rasa cappuccino, green tea, cokelat, mangga, leci, dan red velvet.

Diversifikasi produk tidak menekankan pada produk tertentu tetapi produk dibuat menjadi beranekaragam. Tujuannya menjangkau selera konsumen yang bermacam-macam. Selain itu, Sufir 34 memiliki keunggulan susu yang diolah dari susu segar peternakan. Kemasan juga diubah lebih menarik sedemekian rupa.  Untuk memasarkannya, kelompok 34 KKN-T melakukan promosi melalui media sosial.

Hal tersebut sangat direspon positif oleh Firdaus selaku pemilik UMKM peternakan susu sapi di Desa Cemengbakalan. Dengan adanya Sufir 34, dia berharap kepada mahasiswa agar terus berkarya dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. (*/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/