alexametrics
26 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Permata Konsisten Kembangkan Digitalpreneur Masa Depan

SIDOARJO – Permata Bank melalui PermataHati CSR, kembali menyelenggarakan program pelatihan digitalpreneur PermataYouthPreneur (PYP) 2021. PYP yang tahun ini mengangkat tema “Membantu Pertumbuhan UMKM Melalui Teknologi Finansial (FinTech)”, dibuka, Rabu (2/6).

Di tahun ke-4 penyelenggaraannya, PermataHati CSR memperkuat ekosistem PYP dengan menggandeng Arkademy serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Program pelatihan yang komprehensif dalam bidang kewirausahaan digital dan literasi keuangan bagi para pelajar tingkat SMA/SMK ini, bertujuan untuk menjadi platform pemupukan pengetahuan dan pengembangan keterampilan berwirausaha bagi generasi muda yang beraspirasi menjadi ahli teknologi finansial dan penggagas startup di masa depan.

Tahun ini terdapat 157 tim yang mendaftar dari Sabang sampai Merauke. Sebanyak 59 tim di antaranya berasal dari luar pulau Jawa. Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar 221 persen bagi pendaftar di luar pulau Jawa dari tahun sebelumnya.

Dhien Tjahajani, Direktur Hukum dan Kepatuhan PermataBank mengatakan, hingga saat ini, program PYP telah mencetak lebih dari 600 lulusan yang diharapkan ke depannya bisa menjadi ahli fintech atau pendiri startup yang membanggakan bangsa. Tahun ini pendaftar dari luar Jawa meningkat sangat signifikan yang tersebar dari Sumatera, Riau, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi dan Papua.

“Hal ini tentu sangat menggembirakan karena memang sudah menjadi misi kami untuk terus memperluas jangkauan pelatihan wirausaha, fintech dan literasi keuangan untuk generasi muda Indonesia melalui rangkaian program PermataYouthPreneur yang diharapkan dapat turut memajukan pendidikan di Indonesia,” paparnya dalam pembukaan program.

Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Bagian Edukasi OJK mengatakan, OJK menyambut baik program PYP yang sudah memasuki tahun keempatnya ini. Program ini menggabungkan unsur literasi dan inovasi keuangan, sehingga ke depannya diharapkan dapat lebih meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia. Khususnya generasi milenial dan generasi Z yang tingkat literasi keuangannya sudah cukup baik, yaitu berada di level 44,04 persen dan 47,98 persen. Angka tersebut di atas rata-rata tingkat literasi keuangan nasional yang saat ini berada pada level 38,0 persen. “Selamat untuk PermataHati dan Arkademy, dan selamat belajar dan mengikuti kegiatan ini bagi semua peserta PermataYouthPreneur 2021,” ungkapnya.

Selama Mei sampai Juni 2021, PYP akan memberikan pelatihan dalam bentuk modul dan mentoring online dari experts dan pelaku startup dalam bentuk modul, seperti business validation, product validation, software development, financial literacy, hingga soft skills dalam bentuk presentation dan pitching skill. Seperti tahun sebelumnya, seluruh kegiatan akan dilakukan secara online sebagai bentuk adaptasi terhadap new normal. (awa/opi)

 

SIDOARJO – Permata Bank melalui PermataHati CSR, kembali menyelenggarakan program pelatihan digitalpreneur PermataYouthPreneur (PYP) 2021. PYP yang tahun ini mengangkat tema “Membantu Pertumbuhan UMKM Melalui Teknologi Finansial (FinTech)”, dibuka, Rabu (2/6).

Di tahun ke-4 penyelenggaraannya, PermataHati CSR memperkuat ekosistem PYP dengan menggandeng Arkademy serta didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Program pelatihan yang komprehensif dalam bidang kewirausahaan digital dan literasi keuangan bagi para pelajar tingkat SMA/SMK ini, bertujuan untuk menjadi platform pemupukan pengetahuan dan pengembangan keterampilan berwirausaha bagi generasi muda yang beraspirasi menjadi ahli teknologi finansial dan penggagas startup di masa depan.

Tahun ini terdapat 157 tim yang mendaftar dari Sabang sampai Merauke. Sebanyak 59 tim di antaranya berasal dari luar pulau Jawa. Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar 221 persen bagi pendaftar di luar pulau Jawa dari tahun sebelumnya.

Dhien Tjahajani, Direktur Hukum dan Kepatuhan PermataBank mengatakan, hingga saat ini, program PYP telah mencetak lebih dari 600 lulusan yang diharapkan ke depannya bisa menjadi ahli fintech atau pendiri startup yang membanggakan bangsa. Tahun ini pendaftar dari luar Jawa meningkat sangat signifikan yang tersebar dari Sumatera, Riau, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi dan Papua.

“Hal ini tentu sangat menggembirakan karena memang sudah menjadi misi kami untuk terus memperluas jangkauan pelatihan wirausaha, fintech dan literasi keuangan untuk generasi muda Indonesia melalui rangkaian program PermataYouthPreneur yang diharapkan dapat turut memajukan pendidikan di Indonesia,” paparnya dalam pembukaan program.

Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Bagian Edukasi OJK mengatakan, OJK menyambut baik program PYP yang sudah memasuki tahun keempatnya ini. Program ini menggabungkan unsur literasi dan inovasi keuangan, sehingga ke depannya diharapkan dapat lebih meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia. Khususnya generasi milenial dan generasi Z yang tingkat literasi keuangannya sudah cukup baik, yaitu berada di level 44,04 persen dan 47,98 persen. Angka tersebut di atas rata-rata tingkat literasi keuangan nasional yang saat ini berada pada level 38,0 persen. “Selamat untuk PermataHati dan Arkademy, dan selamat belajar dan mengikuti kegiatan ini bagi semua peserta PermataYouthPreneur 2021,” ungkapnya.

Selama Mei sampai Juni 2021, PYP akan memberikan pelatihan dalam bentuk modul dan mentoring online dari experts dan pelaku startup dalam bentuk modul, seperti business validation, product validation, software development, financial literacy, hingga soft skills dalam bentuk presentation dan pitching skill. Seperti tahun sebelumnya, seluruh kegiatan akan dilakukan secara online sebagai bentuk adaptasi terhadap new normal. (awa/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/