alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

UMKM Segera Rasakan Kurda, Bunga Cuma 3 Persen

SIDOARJO – Stimulus memulihkan ekonomi segera diterima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta. Pemkab akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) melalui BPR Delta Artha.

Draf Perbup telah tersusun dan ditandatangani Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono. Dan disahkan dalam PAK Jumat (2/10). “Setelah ini konsultasi ke Pemprov. Paling lambat dua minggu. Tapi target bulan ini bisa mulai cair,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo Noer Rochmawati.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sidoarjo Chusnul Inayah menyampaikan, BPR Delta Artha akan menyiapkan sekitar Rp 4 miliar setiap bulan untuk Kurda. Jika sebelumnya setiap pinjaman memiliki suku bunga 10 persen per tahun, masyarakat cukup menanggung pengembalian pinjaman pokok dengan tambahan bunga 3 persen. Sisanya ditanggung Pemkab Sidoarjo. “Tujuh persen disubsidi pemkab,” katanya.

Pihaknya telah mengajukan anggaran subsidi bunga kredit bagi pelaku usaha mikro (UM). Besarannya sekitar 7 persen dari total pinjaman. Menurutnya, suku bunga yang dibebankan kepada pengusaha mikro tidak terlalu berat. Ada beberapa syarat bagi pelaku UMKM yang hendak meminjam.

Pertama, peminjam modal harus ber-KTP Sidoarjo. Tak hanya itu, tempat usahanya juga bermodisili di Sidoarjo. Untuk pinjaman di atas Rp 50 juta wajib ber-NPWP dan SIUP.
Inayah mencontohkan, jika meminjam Kurda Rp 150 juta, suku bunga 3 persen yang harus dibayar dalam setahun Rp 4,5 juta. “Kalau dicicil tiap bulan, hanya Rp 375 ribu,” jelasnya.

Kedua adalah pengusaha tidak punya kredit murah lain. Pihak BPR Delta Artha akan mengecek riwayat tunggakan dari pemohon tersebut. Khusus bagi para pengusaha mikro, lanjut dia, mereka dapat mengajukan pinjaman modal di bawah Rp 10 juta dengan jaminan apapun.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Delta Artha Sidoarjo Sofia Nurkrisnajati Atmaja menyatakan, pihaknya menyiapkan Rp 15 miliar untuk dana Kurda. Mulai Oktober hingga Desember. Adapun jumlah maksimal pinjaman sekitar Rp 240 juta, sedangkan minimalnya hanya Rp 5-10 juta. “Pengajuan sudah mulai berjalan,” katanya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Stimulus memulihkan ekonomi segera diterima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta. Pemkab akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) melalui BPR Delta Artha.

Draf Perbup telah tersusun dan ditandatangani Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono. Dan disahkan dalam PAK Jumat (2/10). “Setelah ini konsultasi ke Pemprov. Paling lambat dua minggu. Tapi target bulan ini bisa mulai cair,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo Noer Rochmawati.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sidoarjo Chusnul Inayah menyampaikan, BPR Delta Artha akan menyiapkan sekitar Rp 4 miliar setiap bulan untuk Kurda. Jika sebelumnya setiap pinjaman memiliki suku bunga 10 persen per tahun, masyarakat cukup menanggung pengembalian pinjaman pokok dengan tambahan bunga 3 persen. Sisanya ditanggung Pemkab Sidoarjo. “Tujuh persen disubsidi pemkab,” katanya.

Pihaknya telah mengajukan anggaran subsidi bunga kredit bagi pelaku usaha mikro (UM). Besarannya sekitar 7 persen dari total pinjaman. Menurutnya, suku bunga yang dibebankan kepada pengusaha mikro tidak terlalu berat. Ada beberapa syarat bagi pelaku UMKM yang hendak meminjam.

Pertama, peminjam modal harus ber-KTP Sidoarjo. Tak hanya itu, tempat usahanya juga bermodisili di Sidoarjo. Untuk pinjaman di atas Rp 50 juta wajib ber-NPWP dan SIUP.
Inayah mencontohkan, jika meminjam Kurda Rp 150 juta, suku bunga 3 persen yang harus dibayar dalam setahun Rp 4,5 juta. “Kalau dicicil tiap bulan, hanya Rp 375 ribu,” jelasnya.

Kedua adalah pengusaha tidak punya kredit murah lain. Pihak BPR Delta Artha akan mengecek riwayat tunggakan dari pemohon tersebut. Khusus bagi para pengusaha mikro, lanjut dia, mereka dapat mengajukan pinjaman modal di bawah Rp 10 juta dengan jaminan apapun.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Delta Artha Sidoarjo Sofia Nurkrisnajati Atmaja menyatakan, pihaknya menyiapkan Rp 15 miliar untuk dana Kurda. Mulai Oktober hingga Desember. Adapun jumlah maksimal pinjaman sekitar Rp 240 juta, sedangkan minimalnya hanya Rp 5-10 juta. “Pengajuan sudah mulai berjalan,” katanya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/