alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Perkuat Legalitas Usaha, Pemkab Dorong UMKM Miliki NIB

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus mendorong semua Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta mengantongi izin usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB ini penting untuk mendeteksi keberadaan UMKM se-Sidoarjo.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo Wahyu Herison Made mengatakan, untuk mempercepat pencatatan usaha itu, pihaknya melakukan upaya jemput bola untuk mendekatkan layanan ke masyarakat.

“Sesuai dengan target dari Pak Bupati agar semakin banyak pelaku UMKM di Sidoarjo, karena itu kami dekatkan layanan,” jelasnya, Selasa (1/2).

Seperti melalui program desa melek izin. Pihaknya menggandeng mahasiswa untuk turun langsung ke desa-desa menyisir warga yang butuh mengurus NIB.

“Sekitar Desember lalu berjalan selama sebulan. Tercatat ada 876 yang mengurus NIB,” imbuhnya.

Herison menyebut syarat yang dibutuhkan tidak banyak untuk membuat NIB. “Hanya KTP elektronik, NPWP dan keterangan alas hak seperti alamat tempat usaha. Bahkan tempatnya bukan milik sendiri atau sewa juga bisa,” paparnya.

Jika syarat sudah terpenuhi, pelaku usaha langsung dapat NIB. Keuntungannya, jika sudah memiliki NIB maka bisa mengurus izin lanjutan seperti merek dan juga sertifikasi halal.

Selain itu, pekan lalu DPMPTSP membuka layanan di Alun-alun. Tidak hanya pendaftaran NIB, juga ada layanan konsultasi perizinan berusaha dan yang ketiga konsultasi penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

Herison menyebut rata-rata pendaftar di Alun-alun kemarin adalah usaha mikro kecil seperti pengecer, toko kelontong, perajin handycraft dan juga produk makanan. Tercatat ada 60 UMKM yang memanfaatkan layanan tersebut.

“Bagi yang ingin mengurus online juga tetap bisa lewat OSS, atau bisa datang juga ke mal pelayanan publik,” jelasnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus mendorong semua Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Delta mengantongi izin usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB ini penting untuk mendeteksi keberadaan UMKM se-Sidoarjo.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo Wahyu Herison Made mengatakan, untuk mempercepat pencatatan usaha itu, pihaknya melakukan upaya jemput bola untuk mendekatkan layanan ke masyarakat.

“Sesuai dengan target dari Pak Bupati agar semakin banyak pelaku UMKM di Sidoarjo, karena itu kami dekatkan layanan,” jelasnya, Selasa (1/2).

Seperti melalui program desa melek izin. Pihaknya menggandeng mahasiswa untuk turun langsung ke desa-desa menyisir warga yang butuh mengurus NIB.

“Sekitar Desember lalu berjalan selama sebulan. Tercatat ada 876 yang mengurus NIB,” imbuhnya.

Herison menyebut syarat yang dibutuhkan tidak banyak untuk membuat NIB. “Hanya KTP elektronik, NPWP dan keterangan alas hak seperti alamat tempat usaha. Bahkan tempatnya bukan milik sendiri atau sewa juga bisa,” paparnya.

Jika syarat sudah terpenuhi, pelaku usaha langsung dapat NIB. Keuntungannya, jika sudah memiliki NIB maka bisa mengurus izin lanjutan seperti merek dan juga sertifikasi halal.

Selain itu, pekan lalu DPMPTSP membuka layanan di Alun-alun. Tidak hanya pendaftaran NIB, juga ada layanan konsultasi perizinan berusaha dan yang ketiga konsultasi penyampaian laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).

Herison menyebut rata-rata pendaftar di Alun-alun kemarin adalah usaha mikro kecil seperti pengecer, toko kelontong, perajin handycraft dan juga produk makanan. Tercatat ada 60 UMKM yang memanfaatkan layanan tersebut.

“Bagi yang ingin mengurus online juga tetap bisa lewat OSS, atau bisa datang juga ke mal pelayanan publik,” jelasnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/