alexametrics
30 C
Sidoarjo
Monday, 8 August 2022

Kembangkan Perekonomian untuk Warga NU

Peningkatan ekonomi menjadi fokus saat ini. Termasuk di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo. Di MWC NU Tulangan, pengembangan ekonomi akan difokuskan pada UMKM.

Ketua MWC NU Tulangan Fachri Siradj mengatakan, ke depan pengembangan UMKM menjadi fokusnya. Pihaknya sedang mencari lokasi yang tepat untuk menjadi lokasi UMKM berjualan. Bentuknya seperti food court. Sehingga warga NU yang datang bisa menikmati makanan di lokasi yang sama.

Fachri menyebutkan, sasarannya adalah warga NU. Terutama untuk pedagang UMKM-nya. ”Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga NU,” ujarnya.

Dia menjelaskan, program kerja di MWC NU Tulangan merespon program kerja PBNU. Yaitu berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Untuk pendidikan, di Tulangan sudah ada 14 MI. Ke depan bahkan ada rencana untuk membangun pondok pesantren (ponpes).

Sedangkan untuk sektor kesehatan ada klinik milik NU juga. Nah saat ini yang sedang berjalan adalah sektor perekonomian. Selain berfokus pada UMKM, MWC Tulangan juga sedang memproses Baitul Mal wat Tamwil (BMT). Yakni sebuah lembaga keuangan.

Dalam sektor perekonomian akan diwujudkan dalam program BMT tersebut.  ”Namun masih menunggu kantor MWC NU Tulangan selesai dibangun,” katanya.

Lantai satu nantinya akan digunakan untuk BMT. ”Tujuannya adalah memudahkan warga NU dalam mengelola keuangan,” pungkasnya. (nis/vga)

Peningkatan ekonomi menjadi fokus saat ini. Termasuk di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo. Di MWC NU Tulangan, pengembangan ekonomi akan difokuskan pada UMKM.

Ketua MWC NU Tulangan Fachri Siradj mengatakan, ke depan pengembangan UMKM menjadi fokusnya. Pihaknya sedang mencari lokasi yang tepat untuk menjadi lokasi UMKM berjualan. Bentuknya seperti food court. Sehingga warga NU yang datang bisa menikmati makanan di lokasi yang sama.

Fachri menyebutkan, sasarannya adalah warga NU. Terutama untuk pedagang UMKM-nya. ”Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga NU,” ujarnya.

Dia menjelaskan, program kerja di MWC NU Tulangan merespon program kerja PBNU. Yaitu berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Untuk pendidikan, di Tulangan sudah ada 14 MI. Ke depan bahkan ada rencana untuk membangun pondok pesantren (ponpes).

Sedangkan untuk sektor kesehatan ada klinik milik NU juga. Nah saat ini yang sedang berjalan adalah sektor perekonomian. Selain berfokus pada UMKM, MWC Tulangan juga sedang memproses Baitul Mal wat Tamwil (BMT). Yakni sebuah lembaga keuangan.

Dalam sektor perekonomian akan diwujudkan dalam program BMT tersebut.  ”Namun masih menunggu kantor MWC NU Tulangan selesai dibangun,” katanya.

Lantai satu nantinya akan digunakan untuk BMT. ”Tujuannya adalah memudahkan warga NU dalam mengelola keuangan,” pungkasnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/