alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Tingkatkan Kompetensi Keahlian Sebelum Praktik di Perusahaan

Keberadaan Bursa Kerja Khusus (BKK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dinilai sangat membantu lulusan SMK dalam mendapatkan pekerjaan. Namun demikian, kompetensi siswa harus terus ditingkatkan agar saat bekerja tak kesulitan.

Kepala SMK PGRI 1 Sidoarjo Musahili mengatakan, saat ini yang terus dilakukan adalah memantapkan dan meningkatkan siswa yang sedang praktik. Tujuannya agar saat berada di perusahaan mereka dapat langsung beradaptasi.

“Ya supaya tidak memalukan kalau sudah di perusahaan. Jadi kompetensinya memang terus kami kembangkan sebagai modal mereka ketika praktik atau magang hingga bekerja,” katanya.

Tak hanya itu, dalam program keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) sudah bekerjasama dengan salah satu perusahaan multinasional asal Jepang. Di samping itu, lanjut Mussahili, para dewan guru diminta untuk selalu siap dengan kurikulum yang ada.

Salah satu yang dikembangkan saat ini adalah menciptakan mobil listrik untuk golf alias golf car. Hal tersebut menjadi pilihan lantaran tak banyak diciptakan di sekolah kejuruan di Jatim, termasuk di Sidoarjo. Bahkan progresnya mencapai 20 persen.

“Sebenarnya tidak hanya untuk golf saja, tapi untuk kegiatan keliling di tempat wisata. Namun yang pasti, kompetensi keahliannya terus kami tingkatkan,” jelasnya. (far/vga)

 

Keberadaan Bursa Kerja Khusus (BKK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dinilai sangat membantu lulusan SMK dalam mendapatkan pekerjaan. Namun demikian, kompetensi siswa harus terus ditingkatkan agar saat bekerja tak kesulitan.

Kepala SMK PGRI 1 Sidoarjo Musahili mengatakan, saat ini yang terus dilakukan adalah memantapkan dan meningkatkan siswa yang sedang praktik. Tujuannya agar saat berada di perusahaan mereka dapat langsung beradaptasi.

“Ya supaya tidak memalukan kalau sudah di perusahaan. Jadi kompetensinya memang terus kami kembangkan sebagai modal mereka ketika praktik atau magang hingga bekerja,” katanya.

Tak hanya itu, dalam program keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) sudah bekerjasama dengan salah satu perusahaan multinasional asal Jepang. Di samping itu, lanjut Mussahili, para dewan guru diminta untuk selalu siap dengan kurikulum yang ada.

Salah satu yang dikembangkan saat ini adalah menciptakan mobil listrik untuk golf alias golf car. Hal tersebut menjadi pilihan lantaran tak banyak diciptakan di sekolah kejuruan di Jatim, termasuk di Sidoarjo. Bahkan progresnya mencapai 20 persen.

“Sebenarnya tidak hanya untuk golf saja, tapi untuk kegiatan keliling di tempat wisata. Namun yang pasti, kompetensi keahliannya terus kami tingkatkan,” jelasnya. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/