alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 21 September 2021

Lonjakan Covid-19 Sidoarjo Masih Belum Landai

SIDOARJO – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dilakukan sejak 3 Juli masih akan berjalan hingga Minggu (25/7). Namun, hingga kini lonjakan kasus Covid-19 belum melandai signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, di sektor kesehatan dampak PPKM yang kini disebut level 4 di Sidoarjo tidak begitu terasa.
“Justru di pekan pertama PPKM darurat mengalami kenaikan jumlah kasus positif,” katanya, Kamis (22/7).

Seperti pada 3 Juli hari pertama penerapan PPKM darurat, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Delta sebanyak 12.222 orang, bertambah 57 kasus dari 2 Juli. Penambahan warga positif virus corona rata-rata per hari lebih dari 60 orang, membuat Kota Delta per 6 Juli berubah menjadi zona merah Covid-19.

Sementara itu, sepekan PPKM darurat berjalan, lonjakan tajam penderita virus corona mulai muncul pada 12 Juli. Saat itu dalam sehari ada penambahan 227 warga Sidoarjo terpapar Covid-19. “Angka itu terus meningkat,” imbuhnya.

Selama PPKM penambahan terbanyak kasus konfirmasi positif terjadi pada 16 Juli. Yakni dalam sehari 659 orang warga Sidoarjo dinyatakan terpapar virus corona.

Secara akumulatif, dari 3-21 Juli selama diterapkan PPKM darurat ada 4.680 penambahan baru pasien Covid-19. Dengan total 1.569 warga berhasil sembuh.

Syaf menegaskan masyarakat jangan sampai lalai menerapkan protokol kesehatan 5 M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Angka kesembuhan harus terus dikejar,” tegasnya.

Dia menilai bahwa penambahan kasus Covid-19 yang luar biasa ini, tidak terlepas dari Covid-19 varian delta yang penyebarannya begitu cepat. Maka pemkab berusaha memenuhi kebutuhan ruang isolasi dengan menambah lima shelter di eks kawedanan.

Selain itu, kata Syaf, Dinas Kesehatan terus memasifkan vaksinasi yang dilakukan gencar tiap hari, agar terbentuk herd immunity. “Kita baru saja mendapat tambahan 760 vial vaksin. Jangan khawatir. Stok aman,” pungkasnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dilakukan sejak 3 Juli masih akan berjalan hingga Minggu (25/7). Namun, hingga kini lonjakan kasus Covid-19 belum melandai signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, di sektor kesehatan dampak PPKM yang kini disebut level 4 di Sidoarjo tidak begitu terasa.
“Justru di pekan pertama PPKM darurat mengalami kenaikan jumlah kasus positif,” katanya, Kamis (22/7).

Seperti pada 3 Juli hari pertama penerapan PPKM darurat, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Delta sebanyak 12.222 orang, bertambah 57 kasus dari 2 Juli. Penambahan warga positif virus corona rata-rata per hari lebih dari 60 orang, membuat Kota Delta per 6 Juli berubah menjadi zona merah Covid-19.

Sementara itu, sepekan PPKM darurat berjalan, lonjakan tajam penderita virus corona mulai muncul pada 12 Juli. Saat itu dalam sehari ada penambahan 227 warga Sidoarjo terpapar Covid-19. “Angka itu terus meningkat,” imbuhnya.

Selama PPKM penambahan terbanyak kasus konfirmasi positif terjadi pada 16 Juli. Yakni dalam sehari 659 orang warga Sidoarjo dinyatakan terpapar virus corona.

Secara akumulatif, dari 3-21 Juli selama diterapkan PPKM darurat ada 4.680 penambahan baru pasien Covid-19. Dengan total 1.569 warga berhasil sembuh.

Syaf menegaskan masyarakat jangan sampai lalai menerapkan protokol kesehatan 5 M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Angka kesembuhan harus terus dikejar,” tegasnya.

Dia menilai bahwa penambahan kasus Covid-19 yang luar biasa ini, tidak terlepas dari Covid-19 varian delta yang penyebarannya begitu cepat. Maka pemkab berusaha memenuhi kebutuhan ruang isolasi dengan menambah lima shelter di eks kawedanan.

Selain itu, kata Syaf, Dinas Kesehatan terus memasifkan vaksinasi yang dilakukan gencar tiap hari, agar terbentuk herd immunity. “Kita baru saja mendapat tambahan 760 vial vaksin. Jangan khawatir. Stok aman,” pungkasnya. (rpp/vga)


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags