alexametrics
27 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

Nekat Buka Malam, Kolam Pemancingan Asa Fishing Desa Lebo Dibubarkan

SIDOARJO – Meski sudah disosialisasikan, namun pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat masih saja ditemui. Salah satunya di kolam pemancingan Asa Fishing Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo. Mereka nekat membuka pemancingan malam hari melebihi pukul 20.00.

Saat didatangi petugas gabungan, Kamis (8/7) malam, lampu di area pemacingan nampak gelap. Namun petugas tetap mendatangi kolam pemancingan tersebut. Sebab ada sejumlah motor terparkir di depan pemancingan.

Benar saja, kecurigaan petugas pun terbukti. Sejumlah pemancing nampak berada di kolam sedang asyik memancing. Mereka pun langsung diminta mengemas alat pancingnya. Petugas lalu mendata para pemancing untuk ditilang.

“Akhirnya mereka kami data, dan diberi surat tilang yustisi. Termasuk bagi pengelola kolam pemancingan tersebut,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Tak berhenti di Desa Lebo, petugas gabungan juga berkeliling ke kampung-kampung. Mulai Desa Sidodadi, Desa Durung Bedug hingga Desa Candi, Kecamatan Candi. Hasilnya petugas juga masih mendapati warga yang asyik nongkrong di kafe dan warung-warung.

Meski sudah malam, namun sejumlah kafe masih melayani pembeli nongkrong di kafe. Akibatnya belasan warga yang rata-rata remaja dan pemuda itu pun ditilang petugas. Mereka akan menjalani persidangan Kamis pekan depan.

“Kami jalan ke perkampungan atau desa-desa dan kami temui banyak sekali warga yang melanggar peraturan PPKM darurat,” ujarnya.

Mantan Wakapolresta Banyuwangi itu berharap, dengan operasi yustisi semacam itu, kepatuhan dan kesadaran masyarakat dapat meningkat. Yustisi dilakukan untuk memberi efek jera kepada pelanggar PPKM darurat dan protokol kesehatan (prokes).

“Untuk memberikan efek jera kepada pelanggar agar mematuhi peraturan yang ditentukan pemerintah,” jelasnya. (far/vga)

SIDOARJO – Meski sudah disosialisasikan, namun pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat masih saja ditemui. Salah satunya di kolam pemancingan Asa Fishing Desa Lebo, Kecamatan Sidoarjo. Mereka nekat membuka pemancingan malam hari melebihi pukul 20.00.

Saat didatangi petugas gabungan, Kamis (8/7) malam, lampu di area pemacingan nampak gelap. Namun petugas tetap mendatangi kolam pemancingan tersebut. Sebab ada sejumlah motor terparkir di depan pemancingan.

Benar saja, kecurigaan petugas pun terbukti. Sejumlah pemancing nampak berada di kolam sedang asyik memancing. Mereka pun langsung diminta mengemas alat pancingnya. Petugas lalu mendata para pemancing untuk ditilang.

“Akhirnya mereka kami data, dan diberi surat tilang yustisi. Termasuk bagi pengelola kolam pemancingan tersebut,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Tak berhenti di Desa Lebo, petugas gabungan juga berkeliling ke kampung-kampung. Mulai Desa Sidodadi, Desa Durung Bedug hingga Desa Candi, Kecamatan Candi. Hasilnya petugas juga masih mendapati warga yang asyik nongkrong di kafe dan warung-warung.

Meski sudah malam, namun sejumlah kafe masih melayani pembeli nongkrong di kafe. Akibatnya belasan warga yang rata-rata remaja dan pemuda itu pun ditilang petugas. Mereka akan menjalani persidangan Kamis pekan depan.

“Kami jalan ke perkampungan atau desa-desa dan kami temui banyak sekali warga yang melanggar peraturan PPKM darurat,” ujarnya.

Mantan Wakapolresta Banyuwangi itu berharap, dengan operasi yustisi semacam itu, kepatuhan dan kesadaran masyarakat dapat meningkat. Yustisi dilakukan untuk memberi efek jera kepada pelanggar PPKM darurat dan protokol kesehatan (prokes).

“Untuk memberikan efek jera kepada pelanggar agar mematuhi peraturan yang ditentukan pemerintah,” jelasnya. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/