Pelatih Benahi Pertahanan Deltras FC Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 15:54 WIB
FOKUS: Pemain Deltras saat mengikuti latihan. (Foto Deltras Sidoarjo)
FOKUS: Pemain Deltras saat mengikuti latihan. (Foto Deltras Sidoarjo)

RADAR SIDOARJO - Lini pertahanan menjadi salah satu fokus utama Pelatih Deltras FC Sidoarjo Leonard Tupamahu setelah timnya menjalani tiga pertandingan awal Liga 2 Championship 2026/2027.

Pelatih yang akrab disapa Coach Leo itu menilai pembenahan pertahanan tidak cukup hanya dilakukan terhadap pemain belakang. Menurutnya, seluruh pemain harus memahami sistem bertahan sebagai sebuah tim.

Baca Juga: Deltras Sidoarjo Terus Menang, Lini Pertahanan Jadi Sorotan

Hal tersebut menjadi perhatian Leonard menyusul sorotan terhadap potensi kepanikan lini belakang ketika mendapat tekanan lawan. Selain itu, jarak antarlini juga dinilai masih perlu diperbaiki agar organisasi permainan Deltras lebih solid.

Leonard mengatakan pembenahan pertahanan telah menjadi bagian dari programnya sejak pertama kali menangani The Lobster. Pengalamannya sebagai mantan pemain belakang membuat aspek tersebut mendapat perhatian khusus.

Baca Juga: Deltras FC Sidoajo Tekuk RANS Nusantara, Dua Gol dari Bola Mati

“Memang dalam sepak bola, kalau kita memegang sebuah tim, hal pertama yang saya latih pasti cara kita bertahan dulu,” ujar Leonard, Rabu (30/9).

Mantan pemain Persija Jakarta itu menegaskan, latihan bertahan tidak hanya ditujukan kepada pemain yang berposisi sebagai bek. Setiap pemain harus memahami peran dan tanggung jawabnya ketika tim kehilangan bola maupun saat menghadapi serangan lawan.

Baca Juga: Manajemen Deltras Sidoarjo: Komunikasi dengan Pemkab Sudah Terjalin

“Bukan cuma sekadar melatih pemain bertahan, tetapi cara kita bertahan secara tim. Karena menurut saya, itu yang paling penting di dalam sebuah tim,” jelasnya.

Leonard menyebut membangun serangan relatif lebih mudah karena setiap pemain memiliki naluri untuk menyerang. Sebaliknya, bertahan membutuhkan pemahaman yang lebih kompleks karena pemain harus menguasai berbagai prinsip dan menjalankan tugasnya secara disiplin.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Minta Manajemen Deltras Terbuka

“Kalau menyerang, ya gampang saja. Memang orang kalau mau menyerang, sebuah tim mau menyerang itu kalau kita sebutnya naluri saja, semua orang bisa menyerang,” katanya.

Namun, situasinya berbeda ketika bertahan. Menurut Leonard, terdapat banyak aspek yang harus dipahami pemain, mulai dari tanggung jawab individu hingga menjaga organisasi tim agar tetap solid ketika mendapat tekanan.

“Tapi bagaimana cara bertahan itu memang agak sulit. Banyak checklist-nya, banyak prinsip-prinsipnya yang harus mereka tahu,” lanjutnya.

Karena itu, Leonard memastikan evaluasi terhadap lini pertahanan akan terus dilakukan sepanjang kompetisi. Ia ingin kemampuan bertahan pemain, baik secara individu maupun sebagai bagian dari organisasi tim, terus mengalami peningkatan.

“Jadi, itu yang memang terus saya ingatkan, terus saya latih, terus saya evaluasi agar individualnya dan juga cara bertahannya secara tim bisa terus improve,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Pelatih Pemain Deltras pertahanan Liga 2