Deltras FC Sidoajo Tekuk RANS Nusantara, Dua Gol dari Bola Mati

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 11:28 WIB
TIGA POIN: Deltras FC (hijau) melawan RANS Nusantara di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto Deltras FC)
TIGA POIN: Deltras FC (hijau) melawan RANS Nusantara di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto Deltras FC)

RADAR SIDOARJO - Deltras FC Sidoarjo sukses membawa pulang tiga poin dari Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (27/9) sore. The Lobster menundukkan tuan rumah RANS Nusantara FC dengan skor 1-2.

Dua gol kemenangan Deltras lahir melalui skema bola mati. Hasil tersebut menjadi kemenangan ketiga Deltras FC pada awal kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.

Baca Juga: Deltras Sidoarjo Bidik Tiga Poin Melawan RANS di Kanjuruhan

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi yang pertama bagi RANS Nusantara FC sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka.

Deltras langsung mengejutkan tuan rumah saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Jahanbakhsh Taher memanfaatkan situasi bola mati untuk membawa Deltras unggul 0-1.

Baca Juga: Manajemen Deltras Sidoarjo: Komunikasi dengan Pemkab Sudah Terjalin

Keunggulan tersebut membuat permainan Deltras semakin percaya diri. RANS berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Namun, hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan The Lobster.

Memasuki babak kedua, Deltras kembali menunjukkan efektivitas dalam memanfaatkan bola mati. M Idris mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53 untuk menggandakan keunggulan menjadi 0-2.

Baca Juga: Manajemen Deltras Sidoarjo: Komunikasi dengan Pemkab Sudah Terjalin

Tertinggal dua gol, RANS meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kubu tuan rumah. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversikan menjadi gol.

Tekanan RANS akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time. Jan Martin Hoel mencetak gol pada menit ke-90+4 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Minta Manajemen Deltras Terbuka

Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat. Deltras mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dan memastikan tiga poin dari Kanjuruhan.

Baca Juga: Martinus Pemain Deltras Sidoarjo: Semua Tim di Grup B Punya Kekuatan Merata

Pelatih Deltras FC Leonard Tupamahu mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Menurutnya, para pemain mampu menjalankan rencana permainan, terutama dalam mengantisipasi agresivitas RANS pada menit-menit akhir.

“Puji Tuhan saya mengucapkan syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan Yesus yang sudah memberikan kami hasil yang luar biasa,” ujar Coach Leo dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Pelatih yang akrab disapa Coach Leo itu menyebut RANS sebagai tim yang patut diwaspadai pada menit-menit akhir. Kondisi tersebut sudah menjadi perhatian Deltras sebelum pertandingan.

“Kita tahu sendiri RANS selalu berbahaya di menit-menit akhir, terutama ketika mereka tertinggal,” jelasnya.

Menurutnya, RANS mampu mencetak gol pada menit-menit akhir dalam dua pertandingan sebelumnya. Karena itu, Deltras melakukan analisis khusus untuk mengantisipasi situasi tersebut.

“Dan hari ini juga betul seperti itu terjadi lagi. Tapi puji Tuhan kita bisa mempertahankan keunggulan yang kita dapat tadi di babak pertama,” lanjutnya.

Dua gol Deltras melalui skema set piece juga menjadi bukti efektivitas strategi yang disiapkan tim. Meski demikian, Coach Leo mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama di sektor pertahanan.

“Lagi-lagi ada kesalahan-kesalahan yang menurut saya masih elementer terjadi pada tim kami. Itu yang menjadi bahan evaluasi saya ke depannya. Terutama dari sisi defense, kita harus lebih baik lagi,” tegasnya.

Pemain Deltras FC Samuel Reimas juga bersyukur atas kemenangan tersebut. Menurutnya, hasil positif di Kanjuruhan merupakan buah kerja keras tim selama latihan serta tekad untuk membawa pulang poin dari laga tandang.

“Kami bersyukur, terutama saya bersyukur kepada Tuhan Yesus. Ini hasil dari apa yang kita latih, apa yang kita tanamkan dalam diri kami, tim semuanya untuk datang ke sini untuk mendapatkan poin. Puji Tuhan kita bisa mendapatkan tiga poin,” ujar Reimas.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Deltras untuk menjaga tren positif pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, pelatih RANS Nusantara FC Kas Hartadi mengakui kekalahan timnya tidak lepas dari buruknya antisipasi terhadap bola mati. Ironisnya, kelemahan tersebut sebenarnya sudah menjadi bahan evaluasi sebelum pertandingan.

“Kami selalu mengingatkan di setiap pertandingan dan sudah mengevaluasi kelemahan ini. Kami selalu banyak kebobolan dari skema set piece,” kata Kas Hartadi.

Selain pertahanan, mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut juga menyoroti penyelesaian akhir para pemainnya. RANS dinilai mampu menguasai pertandingan setelah tertinggal, tetapi sejumlah peluang emas gagal dimanfaatkan.

“Para pemain sebenarnya sudah berusaha keras dan kita banyak menguasai permainan. Namun, penyelesaian akhir lini depan juga masih menjadi kendala dan kami belum beruntung,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
kanjuruhan Rans Nusantara Malang Deltras Menang