Bupati Sidoarjo Lepas 57 Pesilat Pagar Nusa, Bidik Juara Umum Kejurwil X

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB
SEMANGAT: Sebanyak 57 pesilat Pagar Nusa (PN) Sidoarjo diberangkatkan untuk berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) X Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi.
SEMANGAT: Sebanyak 57 pesilat Pagar Nusa (PN) Sidoarjo diberangkatkan untuk berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) X Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi.

RADAR SIDOARJO - Sebanyak 57 pesilat Pagar Nusa (PN) Sidoarjo diberangkatkan untuk berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) X Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi.

Mereka ditargetkan mampu mempertahankan gelar juara umum sekaligus diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Sidoarjo menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

Baca Juga: Silaturahmi, Manajemen Radar Surabaya Disambut Hangat Kemenag Sidoarjo

Pelepasan kontingen dilakukan Bupati Sidoarjo Subandi di Pendapa Delta Wibawa, Rabu (23/9) pagi. Total rombongan yang berangkat sebanyak 70 orang, terdiri atas 57 atlet putra-putri serta pelatih dan ofisial.

Baca Juga: Terima Silaturahmi GP Ansor, Polresta Sidoarjo Ajak Sukseskan Pilkades

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Sidoarjo Nurul Huda mengatakan, 57 atlet tersebut merupakan hasil penjaringan dari sekitar 1.002 pesilat yang sebelumnya mengikuti Kejuaraan Kabupaten Sidoarjo untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati.

“Terjaringlah 57 atlet putra-putri yang hari ini kita berangkatkan dengan pelatih, jumlah semuanya 70 orang,” kata Nurul Huda.

Baca Juga: Pererat Silaturahmi, Pegawai Lapas Porong Sidoarjo Gelar Halalbihalal

Menurut dia, kontingen Sidoarjo turun dengan kekuatan penuh. Seluruh nomor yang dipertandingkan diikuti, mulai kategori tanding remaja dan dewasa hingga seni tunggal, ganda, dan regu.

Kejurwil X di Banyuwangi juga menjadi ajang penting karena sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi atlet Jawa Timur yang diproyeksikan tampil pada Kejurnas mendatang.

Baca Juga: Silaturahmi ke Sejumlah Kiai, Bupati Sidoarjo Bangun Sinergitas

Nurul Huda optimistis kontingen Sidoarjo mampu kembali menorehkan prestasi. Apalagi, pada Kejurnas sebelumnya di Padepokan IPSI Taman Mini, Jakarta, Jawa Timur berhasil menjadi juara umum. Pagar Nusa Sidoarjo juga menjadi salah satu daerah yang menyumbangkan banyak atlet.

“Doakan kita bisa meraih juara umum lagi untuk membawa trofi piala bergilir Gubernur yang tahun kemarin alhamdulillah dimenangkan oleh Sidoarjo. Mudah-mudahan kali ini kembali lagi Sidoarjo juara,” ujarnya.

Baca Juga: Viral, Polisi Amankan Remaja Beratribut Perguruan Silat di Sidoarjo, Tegaskan Tak Ada Unsur Pidana

Untuk mematangkan persiapan, para atlet hasil penjaringan menjalani training center (TC). Pelaksanaan TC dilakukan secara bergiliran di sejumlah lokasi, di antaranya YPM Sepanjang, Sarirogo, dan SMK Plus NU. Pola tersebut diterapkan agar pembinaan atlet dapat menjangkau berbagai wilayah.

“TC-nya kita pindah-pindah, sesuai untuk menyebarkan zona agar yang dekat tidak merasa jauh, yang jauh tidak merasa dekat,” jelasnya.

Para pesilat yang masuk dalam kontingen Sidoarjo berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Selain pelajar, terdapat atlet dari sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa), UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), dan Universitas Surabaya (Ubaya). Sejumlah santri Pondok Pesantren Al Khoziny juga turut memperkuat kontingen.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurut dia, prestasi olahraga tidak cukup hanya ditopang latihan dan kompetisi, tetapi juga membutuhkan dukungan pendidikan, jaminan kesehatan, serta kepastian masa depan setelah atlet menyelesaikan pendidikan.

“Karena Sidoarjo ini adalah gudangnya atlet, ini perlu dijaga. Yang pertama jaga kesehatannya, yang kedua membawa nama keluarga, yang nomor tiga adalah membawa nama Sidoarjo,” kata Subandi.

Subandi meminta jajaran pemerintah daerah ikut mengayomi atlet berprestasi sejak jenjang SD, SMP hingga SMA. Pemkab Sidoarjo juga akan mendorong keberlanjutan pendidikan atlet melalui program beasiswa serta membangun komunikasi dengan perguruan tinggi.

Perhatian juga diberikan terhadap masa depan atlet setelah menyelesaikan pendidikan. Subandi meminta atlet berprestasi mendapat pendampingan agar memiliki peluang memasuki dunia kerja.

“Yang ketiga ini yang harus kita komunikasikan, gimana memberikan pelatihan, gimana memberikan support bahwa anak-anak kita yang sudah selesai kuliah yang punya prestasi ini bisa bekerja. Nah ini yang penting,” tegasnya.

Selain pendidikan dan pekerjaan, Subandi meminta para atlet mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi risiko cedera saat atlet menjalani aktivitas olahraga.

Kejurwil X Pagar Nusa Jawa Timur di Banyuwangi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (24–26/9). Bagi Subandi, kejuaraan tersebut menjadi ajang pemanasan sekaligus evaluasi untuk mematangkan atlet Sidoarjo menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Kejurnas dan Porprov 2027.

“Ini untuk ajang pemanasan yang kita siapkan untuk Porprov dan nanti untuk kegiatan nasional Kejurnas itu,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
kejurwil Banyuwangi Silat Pagar Nusa Bupati