RADAR SIDOARJO - Bukan sekadar memperkenalkan skuad baru, Deltras FC Sidoarjo menandai awal perjalanan musim kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027 dengan kembali mendekat kepada masyarakat.
Mengusung semboyan "Kembali ke Hati Darjo", The Lobster resmi melaunching skuadnya di Alun-alun Sidoarjo, tepatnya di depan Pendapa Delta Wibawa, Minggu (6/9).
Baca Juga: Bagus Nirwanto “Pulang Kampung” ke Deltras Sidoarjo
Launching tersebut berlangsung dalam suasana Car Free Day (CFD) dan menjadi momentum bagi manajemen Deltras untuk memperkenalkan wajah baru klub kepada masyarakat Sidoarjo.
Sebanyak 31 pemain, terdiri dari pemain lokal dan asing, diperkenalkan untuk menjadi bagian dari perjuangan Deltras di kompetisi musim ini.
Baca Juga: Uji Coba, Deltras FC Sidoarjo Dikalahkan Arema
Presiden Deltras FC Deddy Adrianto Wibowo menegaskan, konsep launching tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, Deltras sejatinya merupakan klub milik masyarakat Sidoarjo sehingga keberadaannya harus kembali dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Jadi pagi ini adalah sebuah implementasi Deltras FC kembali ke hati masyarakat Sidoarjo. Semboyan kita di musim ini 'Kembali ke Hati Darjo'," kata Deddy.
Baca Juga: Deltras Sidoarjo Uji Coba Lawan Arema FC di Kanjuruhan
Deddy menyebut, Deltras harus kembali ke tanah kelahirannya dan hadir di tengah masyarakat. Karena itu, musim ini klub tidak ingin hanya berorientasi sebagai tim sepak bola, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Sidoarjo.
"Deltras sejatinya milik masyarakat Sidoarjo. Jadi kami harus kembali ke mana tanah lahir kami. Deltras harus hadir di tengah-tengah masyarakat Sidoarjo karena Deltras merupakan bagian dari masyarakat Sidoarjo," tegasnya.
Baca Juga: Deltras FC Sidoarjo Masih Cari Satu Pemain
Dalam kesempatan tersebut, Deddy juga memperkenalkan dirinya sebagai Presiden Deltras FC. Ia menegaskan komitmen manajemen untuk membawa Deltras lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membangun klub secara lebih serius.
Baca Juga: Deltras FC Sidoarjo Makin Siap Tempur Jelang Kompetisi
"Kita sangat bersungguh-sungguh di musim ini. Nanti kita akan perkenalkan baik dari official maupun dari pemain. Nanti teman-teman juga akan melihat betapa kita nggak main-main di musim ini," ujarnya.
Selain skuad utama, Deltras juga memperkenalkan keberadaan Deltras Academy sebagai bagian dari upaya membangun pembinaan sepak bola sejak usia dini.
Akademi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak Sidoarjo yang memiliki minat dan bakat di bidang sepak bola.
Deddy menjelaskan, jalur pembinaan yang disiapkan Deltras cukup jelas. Pemain muda yang berkembang di akademi memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk tim utama dan kompetisi Elite Pro Academy.
"Jadi buat bapak-bapak, ibu-ibu yang ada anaknya berminat dengan sepak bola, Deltras ini merupakan sebuah wadah di mana putra dan putri bisa mulai latihan di Deltras Academy," jelasnya.
"Jenjang kariernya pun sudah jelas karena kita punya tim utama, kita juga berkompetisi di Elite Pro Academy," imbuhnya.
Tak hanya pemain, Deltras juga memperkenalkan jajaran manajemen, official, hingga maskot baru klub. Seluruh elemen tersebut menjadi bagian dari apa yang disebut Deddy sebagai "kelahiran baru Deltras" dalam menyambut musim kompetisi 2026/2027.
Di sektor kepelatihan, Deltras FC akan dikomandoi Leonard Tupamahu. Deddy berharap pengalaman Leonard sebagai mantan pemain yang pernah meraih dua trofi bersama satu klub dapat menjadi modal penting untuk membawa kesuksesan ketika kini beralih sebagai pelatih.
"Coach Leo ini tidak banyak pemain sepak bola di Indonesia yang bisa mendapatkan dua trofi, dua trofi dalam satu klub dalam karier beliau masih menjadi pemain sepak bola," ungkapnya.
Atas pencapaian tersebut, manajemen Deltras berharap Leonard mampu membawa prestasi serupa, bahkan lebih baik, saat memimpin The Lobster di kompetisi musim ini.
Sementara itu, manajemen Deltras menegaskan bahwa konsep launching di tengah CFD merupakan bagian dari upaya menghapus jarak antara klub dengan suporternya. Deltras ingin keberadaan klub tidak hanya terasa ketika pertandingan berlangsung di stadion, tetapi juga hadir dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Memang kita menghadirkan kembali Deltras ke tengah-tengah masyarakat. Konsep launching-nya 'Kembali ke Hati Darjo', yang artinya kita kembali ke masyarakat, kita mendekat ke masyarakat karena sejatinya klub ini adalah milik masyarakat Sidoarjo," ujar manajemen Deltras.
Dengan skuad anyar, pelatih baru, akademi, maskot, serta semangat "Kembali ke Hati Darjo", Deltras kini bersiap menatap Liga 2 Championship 2026/2027. Tak sekadar mengejar hasil di lapangan, The Lobster ingin membangun kembali ikatan kuat dengan masyarakat Sidoarjo sebagai rumah besar klub. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo