HUT ke-28, DPD PAN Sidoarjo Gelar Doa Bersama 200 Anak Yatim Piatu dan Berbagi 28 Tumpeng

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:40 WIB
TASYAKURAN: PAN Sidoarjo gelar santunan kepada anak yatim piatu di Kantor DPD PAN Sidoarjo, Minggu (23/8) siang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
TASYAKURAN: PAN Sidoarjo gelar santunan kepada anak yatim piatu di Kantor DPD PAN Sidoarjo, Minggu (23/8) siang. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) dimanfaatkan DPD PAN Kabupaten Sidoarjo untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan.

Tak sekadar menggelar tasyakuran, PAN Sidoarjo juga memasang target besar pada Pemilu mendatang, yakni meraih 280 ribu suara.

Target tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Kabupaten Sidoarjo Khulaim Junaidi saat peringatan HUT ke-28 PAN, Minggu (23/8) siang. Angka 280 ribu suara itu terinspirasi dari usia PAN yang ke-28 serta 28 tumpeng yang disiapkan dalam kegiatan tasyakuran.

“Mudah-mudahan dengan 28 tahun dan 28 tumpeng, berharap 280.000 suara,” kata Khulaim.

BERBAGI TUMPENG: Ketua DPD PAN Sidoarjo H Khulaim Junaidi bersama puluhan tumpeng yang dibagikan ke masing masing Dewan Pimpinan Cabang PAN se Kabupaten Sidoarjo.
BERBAGI TUMPENG: Ketua DPD PAN Sidoarjo H Khulaim Junaidi bersama puluhan tumpeng yang dibagikan ke masing masing Dewan Pimpinan Cabang PAN se Kabupaten Sidoarjo.

Dalam tasyakuran tersebut, DPD PAN Sidoarjo mengundang sekitar 200 anak yatim untuk mengikuti doa bersama sekaligus menerima santunan. Jumlah tersebut melampaui instruksi DPP PAN yang menetapkan minimal 100 anak yatim untuk setiap DPD.

Khulaim mengatakan, kegiatan serupa juga diinstruksikan digelar seluruh DPC PAN di Kabupaten Sidoarjo. Masing-masing DPC diminta menggelar tasyakuran bersama anak yatim dan struktur partai di wilayahnya.

Sebanyak 28 tumpeng disiapkan DPD PAN Sidoarjo sebagai simbol usia partai. Sebanyak 18 tumpeng disebar ke 18 DPC di tingkat kecamatan, sementara 10 tumpeng lainnya disantap bersama anak yatim di kantor DPD PAN Sidoarjo.

Menurut Khulaim, pola kegiatan tersebut merupakan program baru PAN Sidoarjo untuk mendorong seluruh DPC lebih aktif turun langsung ke masyarakat. Kegiatan partai tidak lagi terpusat di tingkat kabupaten, tetapi dimulai dari tingkat kecamatan.

“Jadi tidak tersentral di DPD, sehingga DPC-DPC punya tanggung jawab masing-masing dalam rangka membesarkan Partai PAN ini di kecamatannya. Urusan DPD hanya memanage saja, menyiapkan alat perangkatnya, biaya atau apa pun yang dibutuhkan oleh DPC,” jelasnya.

Dia menyebut pola tersebut sejalan dengan semangat Ketua Umum PAN untuk bergerak cepat membantu rakyat dan turun langsung ke lapangan.

Ke depan, Khulaim berharap kegiatan serupa dapat berkembang hingga tingkat desa. Namun, hal itu dilakukan secara bertahap karena Sidoarjo memiliki ratusan desa dan kelurahan.

“Syukur-syukur nanti di tingkat desa bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagaimana yang kita laksanakan. Tapi itu mungkin butuh waktu karena 353 desa. Kalau saat ini kan kecamatan hanya 18,” ujarnya.

Khulaim juga mendorong DPC PAN rutin menggelar kegiatan sosial, termasuk buka bersama saat Ramadan dengan mengundang anak yatim, tetangga, serta tokoh masyarakat di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, langkah tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan politik, melainkan membangun kedekatan dan keberadaan PAN di tengah masyarakat jauh sebelum momentum pemilu tiba.

“Dengan harapan cabang ini menjadi figur, menjadi tokoh di lingkungannya. Sehingga nanti pada saat membutuhkan suara ke masyarakat, selama tiga tahun atau empat tahun ke depan pernah berbuat untuk masyarakat, pernah mengajak buka bersama, pernah ngumpul-ngumpulkan untuk makan, itu tidak pekewuh dan masyarakat tidak antipati,” ungkapnya.

Dia menilai, apabila Ketua DPC mampu menjadi tokoh di tingkat kecamatan, maka PAN juga akan semakin kuat di wilayah tersebut.

Selain kegiatan tasyakuran, DPD PAN Sidoarjo juga mengikuti teleconference atau Zoom bersama DPP PAN. Dalam kegiatan tersebut, seluruh DPD menyampaikan pelaksanaan tasyakuran HUT ke-28 PAN di daerah masing-masing.

PAN Sidoarjo bahkan memberikan apresiasi kepada DPC yang mampu menggelar kegiatan HUT dengan suasana paling semarak. Tersedia hadiah masing-masing Rp 3 juta, Rp 2 juta dan Rp 1 juta untuk juara pertama hingga ketiga.

Khulaim mengatakan, pemberian hadiah tersebut dimaksudkan untuk memotivasi DPC agar tidak sekadar menjalankan instruksi partai, tetapi mampu membuat kegiatan yang melibatkan dan menggembirakan masyarakat.

“Agar memotivasi tidak sekadar mengadakan atas instruksi menggugurkan kewajiban, tapi dia juga senang dengan adanya diberi amanah untuk menyelenggarakan kegiatan ulang tahun ini,” katanya.

Dia mengaku melihat antusiasme tinggi dari sejumlah DPC. Bahkan, warga sekitar ikut membantu mempersiapkan lokasi kegiatan, mulai membersihkan lingkungan hingga menata kursi.

“Pagi itu sudah semua suasana ruangannya itu divideo oleh teman-teman, bahu-membahu tetangga kiri kanannya ngresiki, ngetokno kursi dan sebagainya seperti punya hajat. Bahkan tetangga kiri kanan tanya, ‘Jang nyunatno sopo?’ Nah semacam itulah kejadian di DPC-DPC saat ini. Itu luar biasa,” tuturnya.

Dalam kegiatan tasyakuran di kantor DPD PAN Sidoarjo tersebut, sejumlah kader dan anggota legislatif PAN turut hadir. Di antaranya Wakil Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo sekaligus Sekretaris DPD PAN Sidoarjo Bangun Winarso, anggota DPRD Sidoarjo Emir Firdaus, anggota DPRD Sidoarjo sekaligus Sekretaris Fraksi PAN Sidoarjo Rizal Fuadi, serta jajaran pengurus dan kader PAN lainnya.

Kegiatan juga diisi tausiah dan doa bersama yang disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Islam At-Tauhid, kawasan Sidosermo, Surabaya, Kiai Mas Mansur Talha. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Anak Yatim doa bersama hari jadi tumpeng PAN