SIDOARJO - Ketua Umum DPP Pertiwi Nusantara Bersatu (PNB) Hj Sri Setyo Pertiwi, SH., S.Kom., SIP. telah mengembalikan formulir penjaringan yang dilakukan DPC PPP Kota Probolinggo.
Pengembalian formulir dilakukan pada Kamis (16/5/2024) sore dan diterima langsung oleh Ketua Desk Pilkada 2024 DPC PPP, As’ad, di kantor DPC PPP Probolinggo, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Ning Tiwi panggilan akrabnya tiba di kantor DPC PPP Probolinggo sekitar pukul 17.35. Pengusaha asal Sidoarjo itu didampingi Ketua DPC Pertiwi Nusantara Bersatu Probolinggo Raya Aspari AR beserta timnya. Setibanya di kantor, rombongan langsung menuju aula untuk mengembalikan formulir.
Ning Tiwi menyatakan, pengembalian formulir pendaftaran di DPC PPP ini dalam rangka penjaringan calon. Dia mengaku mengikuti proses penjaringan sesuai dengan mekanisme yang berlaku sebagai bentuk keseriusannya dalam pencalonan di Pilkada atau Pilwali 2024.
“Hari ini saya bersama dengan tim datang untuk mengembalikan formulir yang sebelumnya kita ambil. Untuk selanjutnya kita ikuti prosesnya,” ujar Ning Tiwi.
"Keseriusan saya ikut Pilwali di Kota Probolinggo ini, saya buktikan dengan datang sendiri mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PPP, meski harus sopiri sendiri mobil, karena sopir pribadi saya sedang sakit," ucap pengusaha cantik itu.
Sementara itu, Ketua Penjaringan Desk Pilkada 2024 DPC PPP, As’ad Anshari, mengatakan, pengembalian formulir oleh Ning Tiwi menunjukkan keseriusan dalam penjaringan yang dilakukan oleh DPC PPP Kota Probolinggo.
“Dan saat ini yang paling serius dalam penjaringan ini yakni Ning Tiwi, terbukti dengan mengembalikan formulir penjaringan,” kata As’ad.
As’ad juga menyambut baik pengembalian formulir yang dilakukan langsung oleh Ning Tiwi. Meskipun PPP hanya memiliki dua kursi, namun komunikasi antara mereka sangat intens.
“Alhamdulillah, suatu kehormatan bagi kami, sebab dengan dua kursi (legislatif) tapi begitu intens dengan kami,” tutup As’ad. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista