Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

80 Kades di Sidoarjo Dilantik, 17 Incumbent 

diky sansiri • Senin, 29 Juni 2026 | 13:12 WIB
SAH: Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana melantik 80 kepala desa. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SAH: Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana melantik 80 kepala desa. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Sebanyak 80 kepala desa (kades) hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 resmi dilantik oleh Bupati Sidoarjo Subandi didampingi Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana di Pendapa Delta Wibawa, Senin (29/6) pagi.

Dari total 80 kepala desa yang dilantik, hanya 17 orang yang merupakan petahana atau incumbent. Sementara itu, 63 kepala desa lainnya merupakan wajah baru yang akan memimpin desa masing-masing untuk periode mendatang.

Baca Juga: Tiga Kades Terpilih di Sidoarjo Tetap Dilantik Besok meski Digugat ke PTUN

Bupati Sidoarjo Subandi berharap para kepala desa yang baru dilantik mampu menjadi penggerak pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam mempercepat pembangunan sekaligus mendukung program prioritas pemerintah pusat.

“Total ada 80 kepala desa yang dilantik. Yang incumbent hanya 17 orang, sebagian besar merupakan kepala desa baru. Meski demikian, ada beberapa yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris desa maupun perangkat desa sehingga sudah memiliki pengalaman dalam pemerintahan,” ujar Subandi.

Baca Juga: Panitia dan Kades Terpilih Pilkades Balongdowo Candi Sidoarjo Digugat ke PTUN 

Subandi menegaskan, setelah pelaksanaan Pilkades dan pelantikan, seluruh perbedaan akibat kontestasi politik desa harus segera disudahi. Para kepala desa diminta tidak membedakan masyarakat berdasarkan pilihan politik saat Pilkades berlangsung.

Menurutnya, kepala desa terpilih harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh warga desa tanpa terkecuali. Seluruh energi harus diarahkan untuk membangun desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Saksi Sebut Kades dan BPD Sudah Mengetahui Alih Fungsi TKD Damarsi Sejak Awal, Kejari Sidoarjo Dalami Keterangan

“Setelah dilantik tidak boleh ada lagi sekat. Kepala desa harus segera bekerja, menjalankan visi dan misi, serta memastikan roda pemerintahan desa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Subandi menyampaikan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada program yang telah dirancang kepala desa, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Semangat kebersamaan, kerukunan, dan gotong royong menjadi kunci agar pembangunan desa dapat berjalan maksimal.

Baca Juga: Pilkades Balongdowo Sidoarjo Memanas, Mantan Calon Minta Pengesahan Kades Terpilih Ditunda

“Saya percaya saudara-saudara akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Insyaallah apabila kebersamaan, kerukunan, dan kekompakan dapat dijaga, visi dan misi untuk membangun desa akan terwujud,” tuturnya.

Melihat mayoritas kepala desa yang dilantik merupakan pemimpin baru, Subandi meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama para camat segera memberikan pendampingan dan pembinaan. Pembekalan tersebut dinilai penting agar para kepala desa memahami tugas, fungsi, serta aturan dalam menjalankan pemerintahan desa.

Ia meminta pembinaan tidak hanya menunggu pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) dari pemerintah daerah. Menurutnya, pendampingan awal perlu segera diberikan agar kepala desa baru memiliki bekal dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Nah, bagi yang belum pernah menjalankan fungsi pemerintahan, saya mohon Dinas PMD dan para camat sebagai pembina kepala desa memberikan pembinaan. Jangan menunggu Bimtek, minimal diberikan pembekalan terlebih dahulu,” katanya.

Subandi mengakui, kepala desa baru biasanya memiliki semangat dan energi besar untuk membangun wilayahnya. Namun, semangat tersebut harus dibarengi dengan pemahaman terhadap regulasi agar tidak terjadi kesalahan dalam menjalankan tugas.

“Kepala desa baru biasanya masih enerjik, tetapi belum memahami seluruh aturan. Minimal harus diberi pondasi mengenai tugas dan fungsi kepala desa agar mereka bisa menjalankan amanah dengan baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga pelaksanaan Pilkades 2026 berjalan aman dan kondusif. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian dan TNI yang turut mengawal proses demokrasi di tingkat desa.

Ia berharap seluruh kepala desa yang baru dilantik mampu menjalankan amanah masyarakat dengan baik serta menghindari persoalan hukum selama menjalankan tugas.

“Harapan kita, 80 kepala desa yang dilantik hari ini dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjauhi masalah hukum. Terima kasih kepada Pak Kapolres dan Pak Dandim yang telah mengawal Pilkades 2026 sehingga berjalan aman dan tidak terjadi persoalan,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pilkades #Wabup #Pelantikan #Kades #Bupati