Ketua Forum DPAC PKB se-Sidoarjo Maksum Zubair menegaskan bahwa dukungan yang diberikan kepada Mas Iin dan Bunda Ainun sudah melalui sejumlah pertimbangan. Keduanya merupakan kader PKB yang layak mendapat rekomendasi. "Setelah kami amati Mas Iin adalah satu-satunya kader PKB yang layak mendapat rekomendasi sebagai cabup," katanya dalam Sosialisasi Pelaksanaan Pilbup Sidoarjo dan Konsolidasi Kader oleh DPC PKB Sidoarjo, Sabtu (29/8) di Hotel Aston, Sidoarjo.
Gus Maksum--panggilan akrab Maksum Zubair--dalam deklarasi dukungannya berpesan jangan pernah memilih calon yang masih belum jelas track record-nya. DPAC PKB tidak mau bukan kader yang mendapatkan rekomendasi untuk mewakili PKB maju pilkada. "Karena itu kami dukung Mas Iin sebagai satu-satunya calon untuk mendapatkan rekom dan maju sebagai cabup dari PKB," terangnya disambut tepuk tangan para undangan yang hadir.
Menurutnya, Mas Iin adalah murni kader NU dan PKB. Sudah dua periode jadi anggota DPRD Sidoarjo dan saat ini menjadi anggota DPRD Jatim. Karena itu pengalamannya sudah tidak diragukan lagi. "Mas Iin layak dan siap untuk maju sebagai cabup. Kita sedih jika bukan kader malah nyerobot," ucapnya.
Ia menambahkan, dirinya mewakili DPAC PKB Sidoarjo mendukung sepenuhnya Mas Iin-Bunda Ainun sebagai calon dari PKB pada Pilkada 2020. "Peribahasanya kita tidak mau membeli kucing dalam karung. Calon PKB sudah jelas dari kader yang berpengalaman," ujarnya.
Lebih jauh, forum konsolidasi kader DPC PKB Sidoarjo juga berharap agar DPW PKB meneruskan kepada DPP PKB untuk merekomendasikan Mas Iin sebagai cabup Sidoarjo. Selain itu sebagai tindak lanjut banyaknya dukungan dari kader PKB dan juga Fraksi PKB Sidoarjo untuk Mas Iin, sehingga rekom DPP PKB Sidoarjo layak jika diberikan kepadanya.
Dalam kegiatan tersebut hadir pengurus DPAC PKB Sidoarjo, Banom PKB yakni Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, dan Gemasaba serta anggota Fraksi PKB. Mereka kompak mendukung Mas Iin. (son/vga/opi) Editor : Nofilawati Anisa