RADAR SIDOARJO - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Sidoarjo pada Rabu (14/10) malam. Kebakaran pertama melanda kamar santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Gerbang Iman, Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu.
Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di sebuah pabrik tahu di Desa Tropodo, Kecamatan Krian.
Baca Juga: Kebakaran Rumput Liar di Watugolong Sidoarjo, Personel Polsek Krian Turun Lapangan
Humas BPBD Damkar Sidoarjo M Faex mengatakan, petugas pemadam kebakaran menerima laporan pertama pada pukul 18.34 WIB, setelah api diketahui membakar kamar santri di Ponpes Gerbang Iman sekitar pukul 18.30 WIB.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. "Petugas dari Pos Krian dan Sukodono langsung melakukan penanganan di lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.10 WIB," ujar Faex.
Baca Juga: Dua Kebakaran, Satu Korban Meninggal di Waru Sidoarjo
Kebakaran di Ponpes Gerbang Iman yang berlokasi di RT 01 RW 02, Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, menghanguskan area kamar santri seluas sekitar 5 x 5 meter.
Bangunan yang menjadi objek kebakaran tersebut memiliki luas sekitar 15 x 35 meter. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Baca Juga: Semalam, Dua Kebakaran di Sidoarjo, Truk dan Tumpukan Sampah Terbakar di Lokasi Berbeda
Belum selesai penanganan kejadian pertama, kebakaran juga terjadi di sebuah pabrik tahu milik H. Abd. Khofar di Desa Tropodo RT 02 RW 04, Kecamatan Krian. Peristiwa tersebut dilaporkan pada pukul 18.38 WIB, setelah api diketahui muncul sekitar pukul 18.35 WIB.
Faex menjelaskan, objek yang terbakar di lokasi kedua meliputi tahu dan bahan kayu jati. Petugas kembali mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Krian dan satu unit dari Pos Sukodono untuk melakukan pemadaman.
Baca Juga: Kompor Diduga Picu Kebakaran di Pasar Kedungrejo Sidoarjo
"Untuk kebakaran di pabrik tahu, petugas melakukan pemadaman hingga pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Warga Keboansikep Gelar Pelatihan Kebakaran, Tingkatkan Kesiapsiagaan di Permukiman Padat Sidoarjo
Area pabrik tahu yang terbakar diperkirakan mencapai 10 x 30 meter. Hingga penanganan selesai, nilai kerugian materiil dari kedua peristiwa kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Penyebab kebakaran di pabrik tahu juga masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Faex mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan tempat tinggal, tempat usaha, maupun fasilitas pendidikan dan pondok pesantren.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo